Ahmad Syawaluddin
Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Makassar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penguatan Instructional English Guru Sekolah Dasar melalui Pelatihan Berbasis Praktik di Kabupaten Barru Rifhani Handayani Lelong; Hamzah Pagarra; Hardiyanti Hatibu; Ahmad Syawaluddin; Unga Utami
LESTARI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2026): LESTARI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/lestari.v4i1.3302

Abstract

Penggunaan instructional English berperan penting dalam pembelajaran bahasa Inggris sebagai bahasa asing (EFL) di sekolah dasar karena guru menjadi sumber utama input dan interaksi bahasa. Namun, banyak guru masih mengalami kendala dalam penggunaan bahasa Inggris sebagai bahasa instruksional, terutama keterbatasan kosakata dan rendahnya kepercayaan diri. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkuat penggunaan instructional English guru sekolah dasar melalui pelatihan berbasis praktik. Kegiatan dilaksanakan di Kabupaten Barru pada April 2026 dengan melibatkan 30 guru sekolah dasar. Pelatihan dilakukan melalui ceramah, demonstrasi, praktik microteaching, dan umpan balik. Data dikumpulkan melalui observasi, refleksi peserta, dan kuesioner, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan penggunaan instructional English, terutama pada kejelasan instruksi, frekuensi penggunaan bahasa Inggris, dan interaksi kelas. Selain itu, kepercayaan diri peserta juga mengalami peningkatan, meskipun kelancaran berbicara dan penguasaan kosakata masih menjadi tantangan. Disimpulkan bahwa pelatihan berbasis praktik efektif dalam memperkuat penggunaan instructional English guru sekolah dasar. Program pendampingan berkelanjutan diperlukan untuk mendukung penerapan bahasa Inggris secara konsisten dalam pembelajaran.
Implementasi Pelatihan Pendidikan Karakter Berbasis Budaya Sekolah bagi Guru Sekolah Dasar di SDN Centre Malino Hamzah Pagarra; Hardianto Rahman; Sayidiman; Muhammad Nur Abdullah; Ahmad Syawaluddin
LESTARI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2026): LESTARI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/lestari.v4i1.3335

Abstract

Pendidikan karakter berbasis budaya sekolah merupakan salah satu strategi penting dalam membentuk peserta didik yang berkarakter, disiplin, dan berintegritas. Namun, implementasi pendidikan karakter di sekolah dasar masih menghadapi berbagai kendala, terutama keterbatasan kompetensi guru dalam mengintegrasikan nilai-nilai karakter ke dalam budaya sekolah secara sistematis dan berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam merancang serta mengimplementasikan pendidikan karakter berbasis budaya sekolah di SDN Centre Malino Kabupaten Gowa. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan partisipatif, diskusi kelompok, studi kasus, simulasi, praktik penyusunan program budaya sekolah, serta pendampingan berbasis Learning Management System menggunakan Google Classroom. Kegiatan diikuti oleh 21 peserta yang terdiri atas kepala sekolah dan guru. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep pendidikan karakter dan budaya sekolah dengan tingkat penguasaan materi mencapai rata-rata 88%. Selain itu, peserta mampu menyusun rancangan program budaya sekolah yang kontekstual dan sesuai dengan kebutuhan sekolah. Pemanfaatan Google Classroom juga membantu meningkatkan aksesibilitas materi, interaksi peserta, dan efektivitas evaluasi pelatihan. Kegiatan ini berkontribusi dalam memperkuat budaya sekolah sebagai basis pendidikan karakter sekaligus meningkatkan kompetensi profesional guru sekolah dasar.