Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENDAMPINGAN HUKUM DAN DIGITALISASI ARSIP KELUARGA UNTUK MITIGASI ADMINISTRATIF DESA SIMPANG LHEE KABUPATEN ACEH TAMIANG Hendri Dwitanto; T. M. Tajus Barraq; Erza Nabilla Syahputri; Deni Kurniawan
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v6i1.6396

Abstract

Abstract: Flooding in Aceh Tamiang has had a significant impact on the disruption of village administrative services, particularly in Simpang Lhee Village, due to damage to office equipment and data storage media. This condition has hindered public services such as the issuance of official letters, document management, and community access to post-disaster services. This community service program aims to restore the function of village administration while strengthening the capacity of village officials in managing digital archives. The implementation method was carried out systematically through stages of needs assessment, provision of facilities in the form of printers and external hard drives, as well as technical training and assistance. The results indicate that village administrative services have gradually returned to normal, supported by the availability of operational equipment and improved capacity of village officials in managing documents and performing routine data backups. Overall, this program not only contributes to the recovery of public services after the flood but also promotes the development of a more resilient, efficient, and sustainable village administrative system. Keywords: Village Administrative Recovery; Digital Archiving; Post-Flood Recovery.     Abstrak: Bencana banjir di Aceh Tamiang berdampak signifikan terhadap terganggunya layanan administrasi desa, khususnya di Desa Simpang Lhee, akibat kerusakan perangkat perkantoran dan media penyimpanan data. Kondisi ini menghambat pelayanan publik seperti penerbitan surat keterangan, pengelolaan dokumen, dan akses masyarakat terhadap layanan pasca-bencana. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memulihkan fungsi administrasi desa sekaligus memperkuat kapasitas aparatur dalam pengelolaan arsip digital. Metode pelaksanaan dilakukan secara sistematis melalui tahapan identifikasi kebutuhan, intervensi sarana berupa pemberian printer dan hard disk eksternal, pelatihan dan pendampingan teknis. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa layanan administrasi desa mulai kembali berjalan normal, didukung oleh ketersediaan perangkat operasional dan meningkatnya kemampuan aparatur desa dalam mengelola dokumen serta melakukan pencadangan data secara rutin. Secara keseluruhan, program ini tidak hanya berkontribusi pada pemulihan layanan publik pasca-banjir, tetapi juga mendorong terbentuknya sistem administrasi desa yang lebih tangguh, efisien, dan berkelanjutan. Kata Kunci: Pemulihan Administrasi Desa; Arsip Digital; Pasca-Banjir.