Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Perbandingan Makna dan Simbol dalam Puisi Hujan Bulan Juni dan Yang Fana Adalah Waktu Auralia Aini; Alya Salsabila; Lisa Lulua; Wawan Hermawan
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 1 No. 4 (2025): October
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jpbsi.v1i4.2359

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan membandingkan arti serta lambang yang ada dalam dua puisi oleh Sapardi Djoko Damono, yaitu Hujan Bulan Juni dan Yang Fana Adalah Waktu. Pemilihan kedua puisi ini didasarkan pada penonjolan ciri estetika khas Sapardi, yang melibatkan penggunaan elemen alam dan fenomena seharihari sebagai sarana untuk menyampaikan ide-ide tentang cinta, ketahanan, waktu, dan kefanaan. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan acuan teori semiotika dari Charles Sanders Peirce dan Roland Barthes. Analisis yang menggunakan model trikotomi Peirce (ikon, indeks, dan simbol) diterapkan untuk mengenali jenis tanda yang muncul dalam kedua puisi, sedangkan pendekatan Barthes berfungsi untuk mengungkap arti denotatif, konotatif, dan mitos yang terdapat di dalamnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hujan Bulan Juni didominasi simbol alam yang merepresentasikan cinta yang sabar dan ikhlas, sementara Yang Fana Adalah Waktu menonjolkan simbol abstrak yang merefleksikan kefanaan waktu dan keabadian makna manusia. Temuan ini menegaskan bahwa puisi Sapardi tidak hanya bernilai estetis, tetapi juga memuat refleksi filosofis yang mendalam tentang kehidupan dan kemanusiaan.
Representasi Konflik Keluarga dan Dinamika Hubungan Ayah–Anak dalam Naskah Drama Langkah Ayah di Ujung Senja Auralia Qurrota Aini; Alya Nadhifa Salsabila; Lisa Lulua; Akhmad Fatoni
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 2 No. 1 (2026): January
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jpbsi.v2i1.2410

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis representasi konflik keluarga dan dinamika hubungan ayah–anak dalam naskah drama Langkah Ayah di Ujung Senja melalui pendekatan apresiasi drama dan sosiologi pengarang dengan landasan teori Strukturalisme Profetik. Drama ini menggambarkan relasi ayah dan anak yang mengalami ketegangan akibat perbedaan habitus, kesibukan kerja, serta melemahnya adab dalam kehidupan keluarga modern. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik analisis teks terhadap dialog, alur, tokoh, dan petunjuk pementasan. Analisis dilakukan dengan memanfaatkan konsep amil, amal, dan amul untuk mengungkap peran agen, praktik sosial, serta proses pembentukan kesadaran etis dan transendental dalam naskah drama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik keluarga dalam drama tidak hanya berfungsi sebagai unsur dramatik, tetapi juga sebagai sarana refleksi moral yang mengarahkan tokoh utama pada kesadaran akan pentingnya menghormati orang tua. Transformasi tokoh Irwan dari sikap abai menuju penyesalan dan komitmen moral menegaskan bahwa adab kepada orang tua merupakan nilai fundamental yang tidak dapat ditunda. Penelitian ini menegaskan bahwa pendekatan Strukturalisme Profetik efektif digunakan untuk membaca karya sastra sebagai praktik sosial yang mengintegrasikan dimensi estetika, sosial, dan etis, serta relevan sebagai rujukan dalam kajian sastra dan pendidikan karakter.