Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

LITERASI DIGITAL SEBAGAI PILAR SISWA MERDEKA BELAJAR DALAM PRAKTIK ASISTENSI MENGAJAR MAHASISWA PGSD UNIVERSITAS KATOLIK SANTO THOMAS MEDAN DI UPT SD NEGERI 060922 MEDAN SUNGGAL Joen Parningotan Purba; Reflina Sinaga; Nela Suriani Siregar; Elisabet Jojor Rumahorbo; Masriani Sinaga; Vince Kristin Manurung; Venantia Tamba; Lestarina Tamba
Jurnal Pendidikan: Media, Strategi, dan Metode VOLUME 01 NO 06 JUNI 2025
Publisher : Pustaka Karya Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0905/vol1iss6pp333-338

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang pesat telah mengubah wajah pendidikan di seluruh dunia. Di Indonesia, konsep Merdeka Belajar yang dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi mendorong terwujudnya sistem pendidikan yang lebih fleksibel, inklusif, dan berorientasi pada pengembangan kompetensi siswa. Dalam konteks ini, literasi digital menjadi salah satu kompetensi kunci yang harus dimiliki oleh siswa agar mampu beradaptasi dengan dinamika zaman. Literasi digital tidak hanya mencakup kemampuan mengakses dan menggunakan perangkat teknologi, tetapi juga mencakup keterampilan berpikir kritis, etika dalam penggunaan media digital, serta kemampuan untuk menciptakan dan membagikan informasi secara bertanggung jawab. Di tingkat sekolah dasar, pengenalan literasi digital sejak dini menjadi landasan penting dalam membentuk karakter siswa yang cakap secara digital. Sebagai bagian dari implementasi program Kampus Merdeka, mahasiswa Universitas Katolik Santo Thomas Medan melaksanakan praktik asistensi mengajar di UPT SD Negeri 060922 Medan Sunggal. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan kontribusi nyata dalam proses pembelajaran serta menjadi ajang penerapan teori pendidikan yang telah dipelajari. Dalam praktiknya, mahasiswa berupaya mengintegrasikan literasi digital dalam kegiatan belajar mengajar, baik melalui media interaktif maupun pemanfaatan internet sebagai sarana belajar mandiri. Tulisan ini akan membahas bagaimana praktik asistensi mengajar mahasiswa dapat menjadi motor penggerak literasi digital di sekolah dasar, serta bagaimana peran tersebut mendukung terciptanya siswa merdeka yang mampu belajar secara mandiri, kreatif, dan bertanggung jawab.
ANALISIS PENYEBAB KURANGNYA KEDISIPLINAN SISWA DI UPT SD NEGERI 060919 MEDAN SUNGGAL Reflina Sinaga; Joen Parningotan Purba; Olivia Angelina Panjaitan; Evi Beneditta Br Meliala; Frisa Meilani Simarmata; Mardiana Sinaga; Awani Haloho; Risna Wati Br Sitepu
Jurnal Pendidikan: Media, Strategi, dan Metode VOLUME 01 NO 06 JUNI 2025
Publisher : Pustaka Karya Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0905/vol1iss6pp313-319

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab kurangnya kedisiplinan siswa di SD Negeri 060919 Medan Sunggal. Kurangnya kedisiplinan siswa berdampak negatif pada proses pembelajaran dan pencapaian hasil belajar. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan angket kepada guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor penyebab utama kurangnya kedisiplinan siswa meliputi rendahnya motivasi belajar, kurangnya pengawasan dari orang tua, serta penerapan tata tertib sekolah yang belum konsisten. Selain itu, lingkungan sekolah yang kurang kondusif dan kurangnya pemahaman siswa tentang pentingnya kedisiplinan juga menjadi faktor pendukung. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan peran guru dan orang tua dalam membangun kedisiplinan serta penegakan tata tertib yang lebih tegas dan konsisten.
Strategi Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan Sebagai The Regency Of Sport Tourism Rizki Bastanta B Manalu; Joen Parningotan Purba; Samuel Suranta Barus
Gelanggang Olahraga: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga (JPJO) Vol. 9 No. 1 (2025): Gelanggang Olahraga: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/9kr00r64

Abstract

This study aims to identify the potential and actual conditions of sports tourism, analyze internal and external factors that influence its development, and formulate effective strategies to strengthen Samosir's competitiveness and image as a leading sports tourism destination. The method used is a qualitative descriptive approach with a SWOT analysis. The results show that the development of Samosir's sports tourism is in Quadrant I (aggressive strategy), with external opportunities (O = +1.86) and internal strengths (S = +1.53) more dominant than weaknesses and threats. Therefore, expansion and innovation strategies through branding strengthening, digital promotion, human resource capacity building, and sustainable environmental management are key to Samosir's growth as a competitive sports tourism destination nationally and internationally. In conclusion, Samosir Regency has great potential to develop sustainable tourism through expansion and innovation strategies Keywords: Development strategy; tourism; sustainable
PERAN PERMAINAN LOMPAT TALI DALAM MENGEMBANGKAN MOTORIK KASAR ANAK DI PANTI ASUHAN LKSA JIREH SEMENIFESTARA KOTA MEDAN Heka Maya Sari Br Sembiring; Joen Parningotan Purba; Floranta Br Tobing; Erna Sintya; Meiberina Br Sitepu
PUAN INDONESIA Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Puan Indonesia Vol 7 No 2 januari 2026
Publisher : ASOSIASI IDEBAHASA KEPRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37296/jpi.v7i2.509

Abstract

Limited play spaces and low levels of physical activity among children in urban areas can negatively affect the development of gross motor skills. This community service activity aimed to enhance children’s gross motor development through the implementation of the traditional jump rope game at LKSA Jireh Semeinifestara Orphanage, Medan City. The participants were elementary school–aged children living in the orphanage. The methods used in this activity included initial observation, socialization of the jump rope game, direct practice with supervision, and evaluation through observation of children’s gross motor abilities. The results showed that the jump rope game was able to improve children’s gross motor skills, particularly in terms of balance, movement coordination, and leg muscle strength. In addition, the children demonstrated high enthusiasm and active participation throughout the activity. Therefore, the jump rope game can be considered an effective, simple, and easily implemented physical activity to support gross motor development among children in urban orphanage settings.