Olivia Angelina Panjaitan
Universitas Katolik Santo Thomas

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS PENYEBAB KURANGNYA KARAKTER KEPEDULIAN SOSIAL SISWA PADA LINGKUNGAN SDN 096779 JANGGIR LETO Evi Beneditta Br Meliala; Olivia Angelina Panjaitan; Meikardo Samuel Prayuda
Jurnal Pendidikan: Media, Strategi, dan Metode VOLUME 01 NO 04 FEBRUARI 2025
Publisher : Pustaka Karya Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0905.vol2iss1no04pp23

Abstract

Karakter adalah sifat yang dapat membuat seseorang terlihat berbeda dengan orang lain. Karakter kepedulian sosial merupakan tindakan yang menunjukkan upaya untuk memberikan bantuan baik secara moril maupun materil. Pada saat ini, banyak anak SD yang kurang memiliki rasa kepedulian sosial khususnya di lingkungan sekolah, misalnya menertawakan teman yang terjatuh, bersikap acuh jika ada teman atau guru yang memerlukan bantuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab kurangnya karakter kepedulian sosial siswa pada lingkungan SDN 096779 Janggir Leto. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data wawancara dan observasi. Sumber data pada penelitian ini yaitu informan dan hasil observasi. Informan dalam penelitian ini adalah guru. Observasi dilakukan dengan pengamatan secara langsung pada proses pembelajaran di lingkungan sekitar sekolah. Hasil penelitian menunjukkan: Pertama, melaksanakan rutinitas menjaga kebersihan lingkungan sekolah. Kedua, ketika guru menemukan siswa yang kurang peduli dengan lingkungan guru dapat langsung menegur. Ketiga, guru menunjukkan karakter kepedulian sosial yang baik agar siswa mencontohnya
PENERAPAN MODEL DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN IPAS DI KELAS IV SDN 064025 MEDAN Darinda Sofia Tanjung; Olivia Angelina Panjaitan; Evi Beneditta Br Meliala; Awani Haloho; Risna Wati Br Sitepu
Jurnal Pendidikan: Media, Strategi, dan Metode VOLUME 01 NO 06 JUNI 2025
Publisher : Pustaka Karya Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0905/vol1iss6pp301-307

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS melalui penerapan model pembelajaran Discovery Learning di kelas IV SDN 064025 Medan. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya keterlibatan dan pemahaman konsep siswa dalam pembelajaran IPAS yang ditandai dengan tingkat ketuntasan belajar yang belum mencapai target. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tahapan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar, observasi aktivitas siswa, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan hasil belajar siswa: dari 36,4% siswa yang tuntas pada pra-siklus, menjadi 54,6% pada siklus I, dan mencapai 86,3% pada siklus II. Penerapan Discovery Learning juga mendorong siswa untuk lebih aktif, kritis, dan terlibat dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, model Discovery Learning terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar dan kualitas proses pembelajaran IPAS di tingkat sekolah dasar.
ANALISIS PENYEBAB KURANGNYA KEDISIPLINAN SISWA DI UPT SD NEGERI 060919 MEDAN SUNGGAL Reflina Sinaga; Joen Parningotan Purba; Olivia Angelina Panjaitan; Evi Beneditta Br Meliala; Frisa Meilani Simarmata; Mardiana Sinaga; Awani Haloho; Risna Wati Br Sitepu
Jurnal Pendidikan: Media, Strategi, dan Metode VOLUME 01 NO 06 JUNI 2025
Publisher : Pustaka Karya Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0905/vol1iss6pp313-319

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab kurangnya kedisiplinan siswa di SD Negeri 060919 Medan Sunggal. Kurangnya kedisiplinan siswa berdampak negatif pada proses pembelajaran dan pencapaian hasil belajar. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan angket kepada guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor penyebab utama kurangnya kedisiplinan siswa meliputi rendahnya motivasi belajar, kurangnya pengawasan dari orang tua, serta penerapan tata tertib sekolah yang belum konsisten. Selain itu, lingkungan sekolah yang kurang kondusif dan kurangnya pemahaman siswa tentang pentingnya kedisiplinan juga menjadi faktor pendukung. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan peran guru dan orang tua dalam membangun kedisiplinan serta penegakan tata tertib yang lebih tegas dan konsisten.