Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengembangan Desain Kurikulum Terpadu di Al-Rifa’ie Satu Intan Karisma Intan; Uchik Rini Qomaria; Muhammad Umar Faruq; Sita Acetylena
QAYID : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2026): 2026
Publisher : PT. Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qd.v2i1.706

Abstract

Pengembangan kurikulum pesantren menjadi kebutuhan strategis untuk menjaga keseimbangan antara pelestarian tradisi keilmuan Islam dan tuntutan kompetensi abad ke-21. Penelitian ini bertujuan menganalisis desain dan implementasi kurikulum terpadu di Pondok Pesantren Al-Rifa’ie dalam mengintegrasikan Kurikulum Diniyyah, Kurikulum Kepesantrenan, dan Kurikulum Merdeka. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum terpadu mampu membentuk santri yang memiliki kompetensi keagamaan, akademik, dan sosial secara seimbang melalui penguatan kajian kitab klasik, pembelajaran bahasa Arab dan Inggris, literasi digital, program bimbingan belajar, pembentukan akhlakul karimah, serta pengembangan keterampilan komunikasi dan kepemimpinan. Meskipun menghadapi tantangan dalam sinkronisasi tiga sistem kurikulum yang berbeda, implementasi kurikulum terpadu terbukti meningkatkan kualitas lulusan yang adaptif, kompetitif, dan tetap berlandaskan nilai-nilai Islam
Relevansi Pemikiran Pendidikan Ibnu Khaldun Terhadap Prinsip-Prinsip Teknologi Pembelajaran Modern umar faruq; Alfin Nuris Sa’adah; Fanny Apriyaldi Andrean; Sita Acetylena
TARBIYAH DARUSSALAM: JURNAL ILMIAH KEPENDIDIKAN DAN KEAGAMAAN Vol. 10 No. 01 (2026): Tarbiyah Darussalam : Jurnal Ilmiah Kependidikan dan Keagamaan
Publisher : Fakultas Tarbiyah IAI Darussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58791/tadrs.v10i01.787

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana teori pendidikan Ibnu Khaldun dalam kitab Muqaddimah memengaruhi standar teknologi pembelajaran kontemporer. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif, yang merupakan jenis penelitian kepustakaan. Data primer berasal dari kitab Muqaddimah, sedangkan data sekunder berasal dari buku, jurnal, dan penelitian yang berkaitan dengan teknologi pembelajaran kontemporer dan pendidikan Islam. Analisis isi digunakan dalam teknik analisis data untuk menemukan hubungan konseptual antara pemikiran Ibnu Khaldun dan metode pembelajaran digital kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gagasan tentang tadarruj (pembelajaran bertahap), learning by doing, dan perhatian terhadap kondisi siswa memiliki hubungan dengan prinsip pembelajaran interaktif, pembelajaran berpusat pada siswa, dan personalisasi pembelajaran berbasis teknologi. Selain memiliki nilai historis, pemikiran pendidikan Ibnu Khaldun memberikan kontribusi konseptual untuk pengembangan metode pembelajaran modern yang lebih humanis dan efisien. Kata Kunci: Ibnu Khaldun, Muqaddimah, teknologi pembelajaran, pendidikan Islam, pembelajaran modern. Abstract: This study looks at how modern learning technology standards are influenced by Ibn Khaldun's educational ideas found in the Muqaddimah. One kind of library research methodology used in this study is qualitative. The Muqaddimah provides primary data, while books, journals, and studies on Islamic education and modern learning technologies provide secondary data. The data analysis technique uses content analysis to identify conceptual connections between Ibn Khaldun's ideas and modern digital learning approaches. The study's findings demonstrate how interactive learning, student-centered learning, and technology-based personalized learning are connected to the concepts of tadarruj (gradual learning), learning by doing, and attention to student conditions. Ibn Khaldun's educational philosophy has historical significance as well as conceptual contributions to the creation of more effective and humanistic contemporary teaching techniques.
Strategi Kepala Madrasah dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran PAI di MIS Hidayatul Mubtadiin Junaidi; Sita Acetylena
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mutu pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di madrasah ibtidaiyah sering mengalami kendala akibat lemahnya strategi kepemimpinan kepala madrasah, sebagaimana diidentifikasi oleh Nizamudin (2020, hlm. 45) dalam studi supervisi akademik di Bengkulu. Permasalahan ini mencakup kurangnya supervisi kelas dan pelatihan guru yang kontekstual, sehingga menurunkan prestasi siswa dan profesionalisme pengajar di MIS Hidayatul Mubtadiin. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi strategi kepala madrasah dalam meningkatkan mutu pembelajaran PAI, sekaligus menguji efektivitasnya terhadap iklim belajar kolaboratif. Kegunaan penelitian mencakup rekomendasi model kepemimpinan adaptif bagi madrasah serupa guna memperkuat daya saing pendidikan Islam dasar.
Khataman Al-Qur'an dalam Shalat Tarawih sebagai Media Experiential Learning di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an Klinterejo Sita Acetylena; Illu Huril Firdaus
AMI Vol 4, No 2 (2026)
Publisher : AMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tradisi khataman Al-Qur'an dalam shalat Tarawih di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an Mojokerto, sebagai sebuah sistem teknologi pembelajaran dan wahana experiential learning. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, penelitian ini menggali data dari wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa tradisi ini telah bertransformasi menjadi tiga klaster instruksional yang terstruktur: khataman jamaah putra yang diasuh oleh Kiai dan ustadz, khataman jamaah putri yang dipimpin oleh Bu Nyai dan para Ning, serta khataman di aula yang dipimpin langsung oleh santri kelas 12. Tradisi ini berfungsi sebagai rehearsal technology yang efektif dalam konsolidasi memori hafalan melalui tekanan psikologis positif saat menjadi imam. Lebih jauh, siklus Experiential Learning David Kolb terjadi secara natural di mana santri mengalami transformasi pengalaman konkret menjadi internalisasi nilai. Studi ini mengisi kesenjangan literatur dengan menawarkan perspektif baru bahwa tradisi pesantren bukanlah ritual yang statis, melainkan sistem pedagogis yang adaptif.
Analysis of the Implementation of Religious Character Education and the Influence of Islamic Education on Religious Character Sita Acetylena; Mokhammad Fajar Febrian
Nidhomul Haq : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 11 No. 2 (2026): Transformative Islamic education management
Publisher : Prodi Manajemen Pendidikan Islam Universitas KH Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/ndhq.v11i2.407

Abstract

This study aims to analyse the implementation of Islamic Education (PAI) and its influence on students’ religious character, specifically in the aspects of worship and responsibility at SMK Turen in 2025. This study employed a mixed-methods approach, utilising data collection techniques such as distributing questionnaires to 52 respondents, observations, interviews, and documentation. Descriptive analysis results indicate that PAI implementation is in the good category (48.1%), aligning with the achievement of religious character in the worship aspect (42.3%) and the responsibility aspect (44.2%), which are also in the good category. Qualitatively, the implementation of this character is successfully realised through the habituation of religious activities, the integration of values into learning materials, teacher exemplars, and the formation of school culture. Hypothesis testing results prove that PAI has a positive and significant influence on students’ religious character, with a correlation value of 0.827 and a significance of 0.000 < 0.05. A coefficient of determination of 68.4% confirms the dominant role of PAI, while the remainder is influenced by external variables. This success is technically supported by school policies regarding routine religious activities, such as congregational Dhuha and Dzuhur prayers and the 5S school culture program, reinforced by educators’ exemplary behavior through integrating character values into learning materials and daily discipline oversight. Obstacles include negative social media exposure and a lack of intrinsic awareness among some students. The limitation of this study is that PAI effectiveness remains constrained by external variable disruptions beyond the school’s reach. Therefore, it is recommended for future research to design a tripartite collaboration model involving the school, parents, and the community, alongside developing adaptive and dialogic learning methods for vocational adolescents.