Zalfa Hervianuri
Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Neuroendocrine-Immune Homeostasis Disruption in Livestock: Molecular Mechanisms, Health Consequences, and Mitigation Strategies A Systematic Literature Review Sabrina Putri Setiawan; Zalfa Hervianuri; Amelia Fildza Ramadhani; Adit Rizki Sudrajat; Afridha Laily Alindra
BIOCHEPHY: Journal of Science Education Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : MO.RI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52562/biochephy.v6i1.1959

Abstract

Livestock are routinely exposed to environmental, nutritional, managerial, and infectious stressors that challenge the neuroendocrine and immune systems. Dysregulation of this integrated axis is increasingly recognised as a principal driver of reduced health resilience and productive performance. This systematic literature review characterised the molecular mechanisms underlying neuroendocrine–immune homeostasis in livestock, identified major disruption categories triggered by stressor exposure, and synthesised evidence-based mitigation strategies. Forty-one peer-reviewed articles from 2020–2026 were retrieved from Scopus, Web of Science, and Google Scholar and analysed through data reduction, display, and conclusion drawing. Findings indicate that chronic HPA axis over-activation triggers six inter-related disturbances: periparturient immunosuppression, Th1/Th2 imbalance, reproductive hormone dysregulation, pro-inflammatory cytokine dysregulation, heat-stress-induced endocrine disruption, and negative energy balance collectively heightening susceptibility to mastitis and metritis while suppressing reproductive efficiency and growth. Effective mitigation requires adaptive housing, precision nutrition, and evidence-based welfare practices to sustain livestock productivity in tropical systems.
Tugas-Tugas Pertumbuhan dan Perkembangan Peserta Didik Usia 7-12 Tahun (Sekolah Dasar) Afifah Khoerani; Najmira Nurul Azizah; Syahira Ramadhini; Yuhaniz Aqila; Zalfa Hervianuri; Wina Mustikaati
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 9.A (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini meneliti tugas-tugas perkembangan siswa usia 7–12 tahun di tingkat sekolah dasar. Perkembangan didefinisikan sebagai proses perubahan bertahap yang meliputi aspek fisik, kognitif, sosial, emosional, moral, dan bahasa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep tugas-tugas pertumbuhan dan perkembangan peserta didik usia 7–12 tahun, mengidentifikasi karakteristik perkembangan pada usia sekolah dasar dalam berbagai aspek, menganalisis tugas-tugas perkembangan yang harus dicapai peserta didik, serta menjelaskan peran pendidik dan lingkungan dalam mendukung pencapaian tugas perkembangan tersebut secara optimal. Studi ini menggunakan metode tinjauan pustaka dengan menganalisis sumber-sumber ilmiah yang relevan. Temuan menunjukkan bahwa anak-anak pada tahap ini berada dalam fase operasional konkret, menunjukkan pemikiran logis dalam situasi konkret, interaksi sosial yang lebih luas, dan peningkatan pengendalian emosi serta pemahaman moral. Pencapaian tugas-tugas perkembangan dipengaruhi oleh faktor internal dan dukungan lingkungan, khususnya dari keluarga dan sekolah. Oleh karena itu, strategi pembelajaran yang tepat diperlukan untuk mengoptimalkan perkembangan siswa dan mendukung kesiapan mereka untuk menghadapi tahapan perkembangan selanjutnya secara efektif dan berkelanjutan