Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peluang dan Tantangan Pendidikan Islam di Tengah Arus Global Sirojul Huda; Nur Cholid; M. Ahsanul Husna
At-Tadris: Journal of Islamic Education Vol. 5 No. 1 (2026): At-Tadris: Journal of Islamic Education
Publisher : Ikatan Dai Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56672/gccpvf51

Abstract

The wave of globalization brings multidimensional disruptions that redefine the global educational landscape, and Islamic education is no exception. This study aims to comprehensively analyze the opportunities and challenges of Islamic education amid globalization, as well as formulate its theoretical and practical implications for educational institutions. The research method employed is qualitative descriptive-analytical with a library research approach. Data were gathered through a literature review of reputable academic sources, which were subsequently analyzed using content analysis and critical discourse analysis techniques. The results indicate that globalization offers significant opportunities, including theological digitalization, the cosmopolitanism of Islamic values, and the integration of science and religion (such as eco-theology). Conversely, Islamic education faces serious challenges, namely covert epistemological secularization, digital moral decadence (cyber-decadence), and the pragmatic commodification of education. This study concludes that the repositioning of Islamic education requires an integrative-inclusive curriculum reconstruction and the internalization of a positive culture based on local-universal values. Consequently, policymakers and practitioners are urged to transform learning systems to be adaptive to technology without losing their prophetic traditions.
Moderasi Beragama di Kalangan Generasi Z: Strategi Pendidikan Karakter Berbasis Nilai Pancasila Sirojul Huda; Faqih Utsman; Akhmad Arifudin; Ifada Retno Ekaningrum
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v4i3.8249

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan terhadap pola interaksi sosial, cara berpikir, dan perilaku keberagamaan Generasi Z. Sebagai generasi yang tumbuh dalam lingkungan digital, Generasi Z memiliki akses yang sangat luas terhadap berbagai informasi keagamaan yang tidak selalu sejalan dengan nilai-nilai toleransi dan kebangsaan. Kondisi tersebut menimbulkan tantangan baru dalam upaya penguatan moderasi beragama di tengah masyarakat multikultural Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis moderasi beragama di kalangan Generasi Z serta mengkaji strategi pendidikan karakter berbasis nilai Pancasila sebagai upaya penguatan sikap keberagamaan yang moderat, toleran, dan inklusif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Data diperoleh dari berbagai sumber berupa buku, jurnal ilmiah nasional dan internasional, dokumen kebijakan pemerintah, serta hasil penelitian yang relevan dengan moderasi beragama, pendidikan karakter, nilai-nilai Pancasila, dan Generasi Z. Analisis data dilakukan menggunakan teknik content analysis melalui proses identifikasi, kategorisasi, interpretasi, dan sintesis konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai Pancasila memiliki relevansi yang kuat dengan prinsip-prinsip moderasi beragama, terutama dalam aspek toleransi, penghormatan terhadap keberagaman, keadilan sosial, persatuan, dan kemanusiaan. Strategi pendidikan karakter berbasis Pancasila dapat diimplementasikan melalui integrasi kurikulum, penguatan budaya sekolah, pengembangan literasi digital, keteladanan guru, serta kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat. Model pendidikan karakter yang dikembangkan berorientasi pada internalisasi nilai, transformasi kesadaran, aktualisasi sosial, dan penguatan identitas kebangsaan. Dengan demikian, pendidikan karakter berbasis nilai Pancasila dapat menjadi strategi efektif dalam membentuk Generasi Z yang memiliki sikap moderat, berwawasan kebangsaan, serta mampu hidup harmonis dalam masyarakat yang plural dan multikultural.