Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Penguatan Soft Skill Leadership bagi Ibu – Ibu Penggerak Usaha Mikro di Ponrang Selatan Risda Mustakim; Muh Fitra Nur Asri; Nur Aqidah; Ariani Amri; Nur Azizah Jaya; Nabila Febriyanti; Chalik Mawardi; Erin Savitri Gawing
Abdimas Singkerru Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v5i1.263

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan ibu-ibu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kecamatan Ponrang Selatan melalui penguatan soft skill leadership. Permasalahan utama yang diidentifikasi adalah rendahnya keterampilan komunikasi, pengambilan keputusan, dan manajemen waktu yang menjadi penghambat berkembangnya usaha mikro secara berkelanjutan. Metode pelaksanaan mencakup pelatihan interaktif, diskusi kelompok, simulasi kasus, serta pendampingan praktik usaha. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan dalam kepercayaan diri, kemampuan berbicara di depan umum, dan kemampuan manajerial peserta, yang diukur melalui evaluasi pre dan post-test serta observasi lapangan. Program ini berhasil membentuk embrio komunitas wirausaha perempuan yang solid dan kolaboratif. Temuan ini menegaskan pentingnya pendekatan pelatihan soft skill sebagai fondasi dalam pemberdayaan ekonomi perempuan berbasis komunitas.
Aksi Bersih Pantai : Upaya Pelestarian Lingkungan Pesisir Pantai Benteng melalui Kegiatan Pengabdian Masyarakat Nurul Qisti; Nabila Febriyanti; Nur Azizah Jaya; Tiara; Alni Muh Arifin3; Anastasya Putri; Wulan Lestari; Fadhillah Nurjannah Asrul; A. Mukrima Tunnisa; Eva Maulana; Alif Hisyam Rais; Muh Agung Ma’aruf; Muh Afriansyah; Putu Wira Gunawan
Abdimas Singkerru Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v4i1.281

Abstract

Kegiatan aksi bersih pantai merupakan salah satu bentuk nyata pengabdian masyarakat dalam upaya pelestarian lingkungan pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pelaksanaan aksi bersih pantai di wilayah Pantai Benteng sebagai kontribusi dalam menjaga kebersihan dan kelestarian ekosistem pesisir. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui kerja sama antara mahasiswa, masyarakat setempat, dan pihak terkait. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa keterlibatan aktif berbagai pihak dapat meningkatkan kesadaran lingkungan dan memberikan dampak positif terhadap kondisi pantai yang sebelumnya tercemar oleh sampah. Kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi lingkungan yang efektif bagi masyarakat. Kesimpulannya, aksi bersih pantai tidak hanya berdampak secara fisik terhadap lingkungan, tetapi juga memperkuat nilai-nilai kepedulian sosial dan tanggung jawab bersama dalam menjaga kelestarian alam.
Pemanfaatan Smartphone untuk Strategi Pemasaran Digital yang Efektif bagi Pelaku UMKM di Lembang Angin-Angin Risda Mustakim; M. Ishak Ishak; Tenri Ampareng; Nabila Febriyanti; Nur Aqidah; Erin Savitri Gawing; Erin Savitri Gawing Jaya; Nur Azizah Jaya; Ariani Amri; Ricky Gazali
Abdimas Singkerru Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v5i2.315

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku UMKM—khususnya ibu-ibu pelaku usaha mikro - dalam memanfaatkan smartphone sebagai strategi pemasaran digital yang lebih efektif di Lembang Angin-Angin, Kabupaten Toraja Utara. Permasalahan awal yang ditemukan meliputi promosi yang masih dominan dari mulut ke mulut, penggunaan WhatsApp pribadi dan Facebook secara terbatas, belum tersedianya katalog produk, kualitas dokumentasi foto/video yang kurang menarik, caption promosi yang belum persuasif, serta pengelolaan respons pelanggan yang belum sistematis. Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif melalui observasi awal dan audit sederhana kanal digital, pelatihan berbasis praktik (hands-on) terkait penguatan identitas usaha, optimalisasi WhatsApp Business (profil, katalog, label pelanggan, balasan cepat), pembuatan konten foto/video menggunakan smartphone, penyusunan caption dengan call-to-action, serta pendampingan (coaching clinic) dan monitoring–evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya perbaikan kesiapan kanal digital UMKM, peningkatan kualitas konten promosi, dan komunikasi pelanggan yang lebih tertata. Peserta mulai lebih rutin melakukan promosi melalui status WhatsApp dan media sosial, serta menunjukkan peningkatan interaksi pelanggan berupa bertambahnya pesan masuk/pertanyaan produk. Temuan ini menegaskan bahwa pelatihan praktis berbasis smartphone disertai pendampingan efektif sebagai langkah awal memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan daya saing UMKM di Toraja Utara.
Pelatihan dan Pendampingan Perangkat Lunak Aplikasi Bagi Mahasiswa Teknologi Rekayasa Multimedia Politeknik Dewantara Nabila Febriyanti; Miftahul Hairia; Nur Azizah Jaya
Jurnal IPMAS Vol. 6 No. 1 (2026): Januari - April 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.6.1.2026.1097

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi menuntut mahasiswa vokasi untuk memiliki literasi digital yang kuat guna mendukung kegiatan akademik maupun kebutuhan industri. Program Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa Teknologi Rekayasa Multimedia Politeknik Dewantara melalui dua kegiatan utama, yaitu Edukasi dan Pengenalan Perangkat Lunak Aplikasi serta Pendampingan Pengolahan Data Berbasis Microsoft Excel. Kegiatan diawali dengan identifikasi kebutuhan belajar mahasiswa dan penyusunan materi pelatihan yang relevan dengan profil kompetensi program studi. Program pertama memperkenalkan berbagai perangkat lunak esensial, termasuk aplikasi produktivitas, aplikasi berbasis cloud, perangkat pengelolaan data, serta aplikasi pendukung multimedia. Melalui demonstrasi dan praktik mandiri, mahasiswa memperoleh pemahaman mengenai fungsi, manfaat, serta alur kerja aplikasi untuk menyelesaikan tugas akademik dan pengembangan proyek digital. Program kedua berfokus pada peningkatan keterampilan pengolahan data menggunakan Microsoft Excel. Mahasiswa dilatih untuk menggunakan rumus dasar hingga menengah, mengelola tabel data, menerapkan fitur filter dan sort, serta membuat grafik sebagai bentuk visualisasi data. Pendampingan dilakukan melalui latihan kasus dan sesi troubleshooting sehingga mahasiswa dapat memahami logika pengolahan data secara lebih mendalam. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan mahasiswa dalam memilih dan menggunakan perangkat lunak sesuai kebutuhan, mengoperasikan fitur dasar aplikasi, serta mengolah data secara sistematis menggunakan Excel. Mahasiswa juga menunjukkan kepercayaan diri yang lebih tinggi dalam menyelesaikan tugas berbasis teknologi dan dalam menghadapi tuntutan kompetensi digital di dunia kerja multimedia. Program ini memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat literasi digital dan kesiapan profesional mahasiswa vokasi.
Optimalisasi Kalender Tanam dan Mitigasi Risiko Iklim Berbasis Analisis Curah Hujan di Kota Palopo Nur Azizah Jaya; Erin Savitri Gawing; Nur Aqidah; Nabila Febriyanti
Dewantara Journal of Technology Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/djtech.v5i2.283

Abstract

Curah hujan merupakan salah satu faktor penentu dalam keberhasilan usaha pertanian, khususnya dalam pengaturan kalender tanam dan mitigasi risiko iklim lokal. Kota Palopo sebagai salah satu wilayah agraris di Sulawesi Selatan mengalami fluktuasi curah hujan yang cukup signifikan dalam lima tahun terakhir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola curah hujan Kota Palopo periode 2020–2024 dan menyusun kalender tanam berbasis iklim. Fluktuasi curah hujan di Kota Palopo selama lima tahun terakhir (2020–2024) memengaruhi pertanian dan adaptasi iklim lokal. Metode yang digunakan meliputi pengumpulan data curah hujan bulanan, analisis tren tahunan dan bulanan, klasifikasi iklim berdasarkan standar BMKG, serta penyusunan rekomendasi teknis untuk penjadwalan tanam. Hasil analisis menunjukkan bahwa tahun 2020, 2021, dan 2024 tergolong sebagai tahun basah, sementara tahun 2023 termasuk tahun sedang. Kalender tanam menunjukkan bulan-bulan optimal untuk menanam padi berada pada Februari hingga Mei dan November, sementara musim kering ideal untuk tanaman palawija terjadi pada Agustus hingga Oktober. Penelitian ini memberikan kontribusi nyata terhadap perencanaan pertanian adaptif di tingkat lokal berbasis data klimatologis terkini.
Analisis Risiko Longsor Berbasis Data Tingkat Pelapukan di Kecamatan Wara Barat Erin Savitri Gawing; Nur Aqidah; Nur Azizah Jaya
Dewantara Journal of Technology Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/djtech.v6i1.298

Abstract

Kecamatan Wara Barat merupakan salah satu wilayah dengan tingkat kerawanan longsor yang tinggi di Kota Palopo, terutama dipengaruhi oleh kondisi geomorfologi perbukitan serta tingkat pelapukan batuan yang bervariasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara derajat pelapukan batuan dan tingkat risiko longsor berdasarkan pengamatan lapangan pada lima lokasi, yaitu Kelurahan Battang Barat, Battang, Lebang, Tomarundung, dan Padang Lambe. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif melalui observasi visual terhadap kondisi batuan, tingkat pelapukan, kemiringan lereng, tanda-tanda kelongsoran, serta faktor pemicu alami seperti rembesan air dan erosi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lokasi dengan pelapukan lanjut hingga sangat lapuk (Grade IV–V) cenderung memiliki risiko longsor tinggi karena disintegrasi material, retakan memanjang, serta lereng yang curam. Sebaliknya, lokasi dengan pelapukan rendah (Grade I–II) memiliki stabilitas lereng lebih baik dengan indikasi longsor yang minimal. Temuan ini menegaskan bahwa tingkat pelapukan merupakan indikator dominan dalam menentukan kerentanan longsor di Wara Barat, terutama ketika berinteraksi dengan faktor geomorfologi dan kondisi hidrologi lereng. Studi ini memberikan kontribusi penting bagi upaya mitigasi berbasis kondisi geologi aktual serta dapat menjadi dasar perencanaan tata ruang aman bencana pada wilayah rawan longsor.