Rizkha Ajeng Rochmatika
Teknik Telekomunikasi, Jurusan Teknik Elektro, Politeknik Negeri Semarang, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Alih Teknologi Pengolahan Produk Kopi dalam Optimalisasi Kapasitas Produksi di Desa Siklatak Kabupaten Temanggung Timotius Anggit Kristiawan; Eni Safriana; Rizkha Ajeng Rochmatika; Ragil Tri Indrawati; Farika Tono Putri; Wahyu Isti Nugroho; Muhammad Alief Raihan Ramadhan; Mukhamad Unlinuha; Muhammad Fathurrohman
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 3 (2026): JAMSI - Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2397

Abstract

Kopi gunung temanggung merupakan salah satu produk unggulan industri rumah tangga di Kabupaten Temanggung. Setiap bulan mitra hanya mampu menghasilkan 30kg untuk grean bean dan 100pcs kemasan kopi bubuk. Hal tersebut dikarenakan seluruh proses produksi masih dilakukan secara konvensional tanpa bantuan teknologi khususnya pada proses sangrai dan penggilingan biji kopi. Sehingga, hal ini dapat menghambat peningkatan produktivitas dan kapasitas produksi. Selain itu, pemasaran produk dilakukan secara konvensional yang hanya menjangkau pembeli di lingkungan sekitar desa. Oleh karena itu, perlu upaya untuk melakukan perbaikan pengelolaan usaha pada aspek produksi dan manajemen pemasaran. Tujuan dan focus kegiatan PKM adalah (a) perbaikan sistem produksi melalui penerapan TTG dan (b) perbaikan sistem pemasaran produk. Metode yang dilakukan pada kegiatan PKM yaitu metode partisipatif dengan melibatkan mitra dengan tahapan kegiatan berupa: perencanaan, sosialisasi, pelaksanaan program, pendampingan dan monitoring evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan PKM pada apsek produksi yaitu tercipta mesin TTG berupa: 1 unit mesin roasting kopi, 1 unit mesin grinder biji kopi. Pada aspek pemasaran tercipta sebuah website yang terintegrasi dengan ecommerce (shopee dan tokopedia) serta media sosial (whatsapp dan instagram). Hasil kegiatan pada aspek produksi yaitu meningkatkan produksi sebesar 50% dan omzet 42%. Pada aspek manajemen pemasaran, penjualan produk meningkat 5pcc/hari dan menjangkau seluruh kota di Indonesia. Seluruh kegiatan PKM ini sebagai upaya dalam meningkatkan nilai tambah produk kopi unggulan daerah Temanggung, sehingga mampu mendorong peningkatan ekonomi masayarakat di Kabupaten Temanggung.
Penguatan Kapasitas Produksi dan Pemasaran Digital untuk Meningkatkan Daya Saing Keripik Tempe Enggal di Desa Panjunan Kabupaten Pati Rizkha Ajeng Rochmatika; Wahyu Isti Nugroho; Eni Safriana; Ragil Tri Indrawati; Farika Tono Putri; Friska Ayufitrianti Sugiono; Timotius Anggit Kristiawan; Eko Saputra; Hartanto Prawibowo; Zulfa Nur’aini Tamam; Fayha Ghinayu Dzakiyya Ahdie; Raeshard Rakeen Shaquilla; Sigit Tri Bagus Erlangga; Raditya Indra Zuka
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 5 (2026): JAMSI - September 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.3260

Abstract

Usaha keripik tempe Enggal merupakan salah satu usaha yang bergerak di bidang produksi pangan. Tempe yang memiliki citarasa khas gurih dan empuk menjadikan titik balik keberanian bagi Ibu Ngapiyani  untuk mengembangkan produk keripik tempe dengan nilai ekonomis yang lebih. Salah satu faktor yang berpengaruh terhadap usaha keripik tempe pada aspek produksi yang masih menggunakan cara konvensional dalam pengirisan tempe serta penirisan minyak, juga dalam hal pemasaran masih terbatas dengan packing sederhana dan menitipkan di warung sekitar. Jumlah produksi dari usaha keripik tempe Enggal belum mampu memenuhi permintaan pasar yang tinggi, dikarenakan keterbatasan IPTEK dan pengetahuan mitra. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan solusi kepada mitra dalam hal menyelesaikan permasalahan terkait aspek produksi berupa pengirisan keripik tempe, penirisan minyak dan aspek manajemen pada pemasaran produk. Metode yang digunakan adalah metode partisipatif dengan melibatkan satu kelompok mitra. Kegiatan ini dilakukan mulai tahap perencanaan, pelaksanaan program, pendampingan, maupun evaluasi kegiatan mitra. Hasil dari kegiatan ini berupa terealisasinya penerapan 1 unit mesin pengiris tempe dan 1 unit mesin peniris minyak sebagai solusi  dari aspek produksi, dan pada aspek manajemen berupa penerapan digital marketing melalui branding produk dan pemasaran digital melalui platform e-commerce yang dapat dijangkau dari berbagai daerah lain. Peningkatan pengetahuan mitra pada aspek produksi 85% dan pada aspek manajemen 90%. Seluruh rangkaian kegiatan ini berhasil meningkatkan kapasitas produksi, mutu produk, serta efisiensi waktu pada proses produksi dan meningkatkan penjualan ke beberapa wilayah di daerah Jawa Tengah.