Usaha keripik tempe Enggal merupakan salah satu usaha yang bergerak di bidang produksi pangan. Tempe yang memiliki citarasa khas gurih dan empuk menjadikan titik balik keberanian bagi Ibu Ngapiyani untuk mengembangkan produk keripik tempe dengan nilai ekonomis yang lebih. Salah satu faktor yang berpengaruh terhadap usaha keripik tempe pada aspek produksi yang masih menggunakan cara konvensional dalam pengirisan tempe serta penirisan minyak, juga dalam hal pemasaran masih terbatas dengan packing sederhana dan menitipkan di warung sekitar. Jumlah produksi dari usaha keripik tempe Enggal belum mampu memenuhi permintaan pasar yang tinggi, dikarenakan keterbatasan IPTEK dan pengetahuan mitra. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan solusi kepada mitra dalam hal menyelesaikan permasalahan terkait aspek produksi berupa pengirisan keripik tempe, penirisan minyak dan aspek manajemen pada pemasaran produk. Metode yang digunakan adalah metode partisipatif dengan melibatkan satu kelompok mitra. Kegiatan ini dilakukan mulai tahap perencanaan, pelaksanaan program, pendampingan, maupun evaluasi kegiatan mitra. Hasil dari kegiatan ini berupa terealisasinya penerapan 1 unit mesin pengiris tempe dan 1 unit mesin peniris minyak sebagai solusi dari aspek produksi, dan pada aspek manajemen berupa penerapan digital marketing melalui branding produk dan pemasaran digital melalui platform e-commerce yang dapat dijangkau dari berbagai daerah lain. Peningkatan pengetahuan mitra pada aspek produksi 85% dan pada aspek manajemen 90%. Seluruh rangkaian kegiatan ini berhasil meningkatkan kapasitas produksi, mutu produk, serta efisiensi waktu pada proses produksi dan meningkatkan penjualan ke beberapa wilayah di daerah Jawa Tengah.