Wahyu Isti Nugroho
Teknik Mesin Produksi dan Perawatan, Jurusan Teknik Mesin, Politeknik Negeri Semarang, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan Wanita Desa Gondang, Wonosobo, Provinsi Jawa Tengah melalui Penerapan Lean Production untuk Meningkatkan Kesehatan Kerja Industri Rumah Tangga (IRT) Keripik Sunda Wahyu Isti Nugroho; Mella Katrina Sari; Ragil Tri Indrawati; Yanuar Mahfudz Safarudin; Maulana Krisna Sanjaya; Miftakhul Rizky Alfarizi; Salsabila Ashofa
Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): JIPPM - Desember 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jippm.952

Abstract

Usaha Industri Rumah Tangga (IRT) Keripik Sunda di Desa Gondang, Wonosobo, menghadapi tantangan signifikan dalam aspek produksi, keuangan, dan kesehatan kerja. Proses produksi yang masih konvensional mengakibatkan rendahnya produktivitas dan kapasitas produksi, sementara system pencatatan keuangan yang belum tertata menghambat pengelolaan usaha yang sehat. Selain itu, penggunaan peralatan non-food grade berpotensi menimbulkan risiko kesehatan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan melalui pendekatan empat tahapan yaitu (1) Sosialisasi program, (2) Implementasi solusi berupa penerapan teknologi tepat guna (mesin perajang kapasitas 60 kg/jam dan mesin peniris minyak kapasitas 5kg) serta aplikasi pencatatan keuangan digital, (3) Pelatihan dan pendampingan insentif, serta (4) Monitoring dan evaluasi berkelanjutan.  Program ini berhasil mencapai lima luaran utama yaitu (1) Terimplementasinya mesin perajang berkapasitas 60kg/jam, (2) Terpasangnya mesin peniris minyak berkapasitas 5kg dengan material food grade, (3) Terbentuknya system pencatatan arus kas digital dilengkapi SOP, (4) Terstandarisasinya peralatan produksi dengan bahan food grade, (5) Meningkatnya kapasitas mitra melalui pelatihan komprehensif. Integrasi antara modernisasi teknologi produksi, digitalisasi system keuangan, dan peningkatan kapasitas SDM terbukti efektif dalam mengatasi permasalahan fundamentasl pada IRT Keripik Sunda. Melalui keseluruhan kegiatan pengabdiaan ini mampu menciptakan Wanita desa berdaya dan mandiri ekonomi masyarakat serta meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat Desa Gondang Kabupaten Wonosobo, khususnya IRT Keripik Sunda.  
Penguatan Kapasitas Produksi dan Pemasaran Digital untuk Meningkatkan Daya Saing Keripik Tempe Enggal di Desa Panjunan Kabupaten Pati Rizkha Ajeng Rochmatika; Wahyu Isti Nugroho; Eni Safriana; Ragil Tri Indrawati; Farika Tono Putri; Friska Ayufitrianti Sugiono; Timotius Anggit Kristiawan; Eko Saputra; Hartanto Prawibowo; Zulfa Nur’aini Tamam; Fayha Ghinayu Dzakiyya Ahdie; Raeshard Rakeen Shaquilla; Sigit Tri Bagus Erlangga; Raditya Indra Zuka
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 5 (2026): JAMSI - September 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.3260

Abstract

Usaha keripik tempe Enggal merupakan salah satu usaha yang bergerak di bidang produksi pangan. Tempe yang memiliki citarasa khas gurih dan empuk menjadikan titik balik keberanian bagi Ibu Ngapiyani  untuk mengembangkan produk keripik tempe dengan nilai ekonomis yang lebih. Salah satu faktor yang berpengaruh terhadap usaha keripik tempe pada aspek produksi yang masih menggunakan cara konvensional dalam pengirisan tempe serta penirisan minyak, juga dalam hal pemasaran masih terbatas dengan packing sederhana dan menitipkan di warung sekitar. Jumlah produksi dari usaha keripik tempe Enggal belum mampu memenuhi permintaan pasar yang tinggi, dikarenakan keterbatasan IPTEK dan pengetahuan mitra. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan solusi kepada mitra dalam hal menyelesaikan permasalahan terkait aspek produksi berupa pengirisan keripik tempe, penirisan minyak dan aspek manajemen pada pemasaran produk. Metode yang digunakan adalah metode partisipatif dengan melibatkan satu kelompok mitra. Kegiatan ini dilakukan mulai tahap perencanaan, pelaksanaan program, pendampingan, maupun evaluasi kegiatan mitra. Hasil dari kegiatan ini berupa terealisasinya penerapan 1 unit mesin pengiris tempe dan 1 unit mesin peniris minyak sebagai solusi  dari aspek produksi, dan pada aspek manajemen berupa penerapan digital marketing melalui branding produk dan pemasaran digital melalui platform e-commerce yang dapat dijangkau dari berbagai daerah lain. Peningkatan pengetahuan mitra pada aspek produksi 85% dan pada aspek manajemen 90%. Seluruh rangkaian kegiatan ini berhasil meningkatkan kapasitas produksi, mutu produk, serta efisiensi waktu pada proses produksi dan meningkatkan penjualan ke beberapa wilayah di daerah Jawa Tengah.