Penelitian ini bertujuan untuk memetakan penelitian komunikasi matematis dalam pendidikan matematika melalui Systematic Literature Review. Kajian difokuskan pada empat aspek, yaitu tren penelitian berdasarkan tahun publikasi dan jenjang pendidikan, metode penelitian yang digunakan, bentuk komunikasi matematis yang diukur, serta indikator kemampuan komunikasi matematis yang digunakan. Artikel diperoleh dari tiga basis data, yaitu Google Scholar, Scopus, dan ERIC, dengan rentang tahun publikasi 2022–2026. Dari 1.402 artikel yang teridentifikasi, sebanyak 20 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis lebih lanjut. Analisis juga dilengkapi dengan pemetaan bibliometrik menggunakan VOSviewer untuk memvisualisasikan keterhubungan tema penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa publikasi penelitian komunikasi matematis paling banyak ditemukan pada tahun 2023 dan paling banyak dilakukan pada jenjang SMP. Metode penelitian yang paling dominan adalah kualitatif deskriptif. Dari sisi bentuk komunikasi, penelitian terbagi antara pengukuran komunikasi tertulis saja dan komunikasi tertulis yang dipadukan dengan komunikasi lisan, sedangkan komunikasi lisan belum ditemukan sebagai fokus tunggal. Berdasarkan hasil penggabungan indikator, indikator yang paling sering digunakan adalah kemampuan menjelaskan ide atau solusi secara tertulis serta kemampuan menyatakan masalah ke dalam simbol, notasi, rumus, atau model matematika. Temuan ini menunjukkan bahwa penelitian komunikasi matematis masih berorientasi kuat pada komunikasi tertulis dan representasi simbolik, sementara komunikasi lisan masih tampak lebih terbatas.