Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Rating dan Ulasan Digital sebagai Determinan Keputusan Pembelian Mahasiswa di Shopee Food Intan Citra Rusmayanti; Kesya Nabila Sumarlen; Abi Sopyan Febrianto; Ade Sobandi
Indonesia Economic Journal Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/z699th52

Abstract

Keputusan pembelian pada platform pesan-antar makanan digital kini tidak lagi didominasi oleh faktor harga atau promosi, melainkan kian dipengaruhi oleh reputasi digital yang dibangun melalui penilaian (rating) dan ulasan pengguna. Dalam ekosistem ini, rating dan ulasan digital bertindak sebagai elemen determinan yang secara langsung mengonstruksikan persepsi, kepercayaan, serta keputusan pembelian konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kekuatan determinatif rating digital (X₁) dan ulasan digital (X₂) dalam menggerakkan keputusan pembelian mahasiswa pada platform ShopeeFood (Y), baik secara parsial maupun simultan. Melalui pendekatan kuantitatif metode survei, data dihimpun dari 87 responden valid yang merupakan mahasiswa aktif sekaligus pengguna ShopeeFood menggunakan kuesioner daring berbasis skala Likert empat poin. Teknik analisis data yang diterapkan adalah regresi linear berganda setelah memenuhi uji validitas, reliabilitas, dan asumsi klasik. Hasil uji F mengonfirmasi bahwa rating digital dan ulasan digital secara simultan menjadi determinan yang signifikan terhadap keputusan pembelian (F = 25,375; sig. = 0,000) dengan kontribusi model sebesar 36,2% (Adjusted R² = 0,362). Secara parsial, ulasan digital terbukti menjadi determinan utama yang signifikan (t = 2,507; sig. = 0,014), sedangkan rating digital hanya menunjukkan kekuatan determinatif yang marginal pada taraf α = 5% (t = 1,949; sig. = 0,054). Temuan ini menegaskan bahwa pada segmen mahasiswa sebagai konsumen digital yang kritis, narasi ulasan berbasis pengalaman nyata memiliki daya persuasi dan penentu yang jauh lebih kuat dibandingkan sekadar representasi numerik berbentuk skor bintang dalam mematangkan keputusan pembelian di ShopeeFood.  
Religiusitas Digital Dan Pergeseran Nilai Budaya Islami Mahasiswa: Kesenjangan Identitas Online Dan Nyata Haya Auliya Kultsum Sayyidah; Nazwa Nawal Sania; Revandhani Agra Kinanti; Intan Citra Rusmayanti; Defia Dealova Kardianto; Arif Mulyadi; Rayhan Ahmad Hayfa Tamam; Syarip Hidayat
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 4 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i4.7703

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara mahasiswa Muslim mengekspresikan dan menghayati identitas keagamaan mereka, memunculkan fenomena religiusitas digital yang kompleks dan multidimensional. Penelitian ini bertujuan mengkaji kesenjangan antara ekspresi keislaman di ruang digital dengan perilaku nyata dalam kehidupan sehari-hari, serta implikasinya terhadap pergeseran nilai budaya Islami di kalangan mahasiswa Indonesia. Metode Systematic Literature Review (SLR) dengan protokol PRISMA digunakan melalui pencarian literatur pada lima basis data, Google Scholar, Scopus, DOAJ, Garuda, dan SINTA, mencakup artikel berbahasa Indonesia dan Inggris yang diterbitkan tahun 2015–2024. Hasil kajian menunjukkan bahwa religiusitas digital mahasiswa cenderung bersifat performatif, ditandai oleh kesenjangan antara identitas keislaman yang dikonstruksi secara online dengan konsistensi perilaku di dunia nyata. Pergeseran ini dipicu oleh logika algoritma media sosial, fragmentasi otoritas keagamaan, dan rendahnya literasi digital Islami. Fenomena ini mencerminkan pergeseran nilai budaya yang lebih luas, di mana ekspresi keagamaan di permukaan semakin menggantikan praktik yang autentik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi literasi digital Islami dalam kurikulum PAI serta penguatan peran institusi pendidikan tinggi Islam merupakan langkah krusial dalam membentuk religiusitas yang autentik dan berakar pada nilai-nilai Islam Nusantara