Ahmad Faisal Hamdi Hakim
Program Studi Teknik Kelautan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perbandingan Ekosistem Sungai, Estuari, dan Laut Melalui Pengamatan Lapang Debby Novelina Riyadi; Ahmad Faisal Hamdi Hakim; Anita Diah Pahlewi; Yuni Kartika Dewi
Jurnal Manajemen Pesisir dan Laut Vol 4 No 01 (2026): Jurnal Manajemen Pesisir dan Laut
Publisher : Program Studi Teknik Kelautan Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/mapel.v4i01.7712

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan karakteristik kualitas air pada ekosistem sungai, estuari, dan laut serta mengkaji keterkaitannya dengan keberadaan organisme akuatik. Permasalahan utama yang dikaji adalah bagaimana variasi parameter fisik dan kimia memengaruhi kondisi ekosistem dan distribusi organisme. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif-komparatif. Data yang digunakan merupakan data primer yang diperoleh melalui pengukuran langsung di lapangan pada tiga lokasi yang mewakili ekosistem sungai, estuari, dan laut menggunakan alat 5-in-1 Water Quality Tester. Parameter yang diukur meliputi suhu, pH, Total Dissolved Solids (TDS), dan salinitas, serta dilengkapi dengan observasi organisme dan kondisi lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan karakteristik kualitas air antar ekosistem. Nilai TDS dan salinitas menunjukkan peningkatan dari ekosistem sungai menuju estuari dan laut, sedangkan pH dan suhu menunjukkan variasi yang relatif kecil. Perbedaan tersebut mencerminkan adanya gradien kualitas air dari perairan tawar ke perairan laut yang memengaruhi jenis organisme yang ditemukan. Organisme air tawar mendominasi sungai, organisme dengan kemampuan adaptasi tinggi ditemukan di estuari, dan organisme yang toleran terhadap salinitas tinggi ditemukan di laut. Kesimpulannya, kualitas air berperan penting dalam menentukan karakteristik ekosistem dan distribusi organisme akuatik. Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar dalam pengelolaan dan pemantauan kualitas perairan serta mendukung upaya konservasi ekosistem perairan secara berkelanjutan. Oleh karena itu, kajian komparatif lintas ekosistem masih relevan untuk menutup celah informasi mengenai perubahan gradien lingkungan dari perairan tawar menuju perairan laut.
Distribusi Ukuran Butir Sedimen di Pantai Tangsi Kecamatan Mangaran Kabupaten Situbondo Jawa Timur Alfian Falihur Rahman; Anita Diah Pahlewi; Nurul Amalia Silviyanti; Ahmad Faisal Hamdi Hakim
Jurnal Manajemen Pesisir dan Laut Vol 3 No 02 (2025): Jurnal Manajemen Pesisir dan Laut
Publisher : Program Studi Teknik Kelautan Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/mapel.v3i02.7424

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis distribusi ukuran butir sedimen di Pantai Tangsi, Kecamatan Mangaran, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis ukuran butir berdasarkan sistem klasifikasi Unified Soil Classification System (USCS). Hasil analisis menunjukkan bahwa sampel didominasi oleh partikel pasir kasar, terutama berukuran sekitar 0,25 mm, yang ditunjukkan oleh massa terbesar (64,98%). Sadimen yang tertahan pada ayakan no. 60 dengan ukuran batas > 0,25mm. Partikel kasar (diameter >0,425 mm) hanya mencakup sekitar 9,39% dari total sampel, sedangkan partikel sangat halus (lanau dan lempung) yang lolos hingga pan hanya sebesar 3,61%. Ukuran sedimen yang paling dominan adalah 0.25 mm, karena memiliki distribusi berat tertahan terbesar yaitu 64.98% dari total sampel.