Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Edukasi Hidrogel Sebagai Alternatif Media Tanam Pada Tanaman Hias Di SMA 1 Kapongan Kabupaten Situbondo Gema Iftitah Anugerah Yekti; Yuni Kartika Dewi; Yasmini Suryaningsih; Fitriyaningsih Fitriyaningsih
GUNAVATTA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 2 (2025): Gunavatta : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/gunavatta.v1i2.6765

Abstract

Tanaman hias merupakan tanaman hortikultura non pangan yang dibudidayakan untuk dinikmati keindahannya. Tanaman hias mulai banyak diminati, terutama oleh masyarakat urban modern karena selain memperindah ruangan, juga dapat meningkatkan kualitas udara. Untuk itu, inovasi dalam tanaman hias terus dikembangkan, termasuk dalam penyediaan media tanam yang efektif dan ramah lingkungan. Salah satu media tanam yang sesuai dengan kondisi masyarakat urban modern adalah hidrogel. Edukasi hidrogel sebagai media tanam pada siswa SMAN 1 Kapongan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan mereka terkait urban dan sustainable farming pada generasi muda agar lebih tertarik pada sektor pertanian. Metode edukasi yang dipilih adalah metode campuran antara ceramah, diskusi, dan demonstrasi. Kegiatan edukasi berjalan efektif dengan tingkat efektifitas sebesar 53,33%.
Coastal Cleanup Sungai Dan Pesisir Pelabuhan Besuki Situbondo Muhammad Thoifur Ibnu Fajar; Yuni Kartika Dewi; Saiful Akbar; Ani Listriyana; Abdullah Muhlis; Ranti Seta Ayu Pratiwi; Awwaliy Maulidna Adhenta Nuriyante; Dinda Mulyasari; Huuriyah Alfiatus Syarofah
GUNAVATTA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2026): Gunavatta : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/gunavatta.v2i1.7268

Abstract

Banyaknya aktivitas kapal laut yang berlabuh di Pelabuhan Besuki dan aktivitas warga yang kurang terkondusif untuk lingkungan sekitar pesisir pantai Pelabuhan besuki serta kurangnya penanganan sampah hasil dari aktivitas warga menyebabkan banyaknya sampah yang berserakan di pesisir pelabuhan Besuki dan banyaknya sampah tergenang di sungai pelabuhan Besuki. Kegiatan pengabdian bertujuan untuk aksi kepedulian dalam membersihkan sampah yang ada di pelabuhan dan sungai Besuki. Metode kegiatan dengan melakukan penyuluhan partisipatif melalui diskusi dengan pihak akademisi perguruan tinggi, sekolah dan beragam komunitas peduli lingkungan untuk penanganan sampah. Hasil kegiatan tercapai dengan baik, Pelabuhan Besuki menjadi bersih dan sampah di sungai Jumain Pelabuhan Besuki dengan bantuan alat berat sudah bersih dari sampah
Perbandingan Ekosistem Sungai, Estuari, dan Laut Melalui Pengamatan Lapang Debby Novelina Riyadi; Ahmad Faisal Hamdi Hakim; Anita Diah Pahlewi; Yuni Kartika Dewi
Jurnal Manajemen Pesisir dan Laut Vol 4 No 01 (2026): Jurnal Manajemen Pesisir dan Laut
Publisher : Program Studi Teknik Kelautan Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/mapel.v4i01.7712

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan karakteristik kualitas air pada ekosistem sungai, estuari, dan laut serta mengkaji keterkaitannya dengan keberadaan organisme akuatik. Permasalahan utama yang dikaji adalah bagaimana variasi parameter fisik dan kimia memengaruhi kondisi ekosistem dan distribusi organisme. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif-komparatif. Data yang digunakan merupakan data primer yang diperoleh melalui pengukuran langsung di lapangan pada tiga lokasi yang mewakili ekosistem sungai, estuari, dan laut menggunakan alat 5-in-1 Water Quality Tester. Parameter yang diukur meliputi suhu, pH, Total Dissolved Solids (TDS), dan salinitas, serta dilengkapi dengan observasi organisme dan kondisi lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan karakteristik kualitas air antar ekosistem. Nilai TDS dan salinitas menunjukkan peningkatan dari ekosistem sungai menuju estuari dan laut, sedangkan pH dan suhu menunjukkan variasi yang relatif kecil. Perbedaan tersebut mencerminkan adanya gradien kualitas air dari perairan tawar ke perairan laut yang memengaruhi jenis organisme yang ditemukan. Organisme air tawar mendominasi sungai, organisme dengan kemampuan adaptasi tinggi ditemukan di estuari, dan organisme yang toleran terhadap salinitas tinggi ditemukan di laut. Kesimpulannya, kualitas air berperan penting dalam menentukan karakteristik ekosistem dan distribusi organisme akuatik. Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar dalam pengelolaan dan pemantauan kualitas perairan serta mendukung upaya konservasi ekosistem perairan secara berkelanjutan. Oleh karena itu, kajian komparatif lintas ekosistem masih relevan untuk menutup celah informasi mengenai perubahan gradien lingkungan dari perairan tawar menuju perairan laut.