Muh. Rusli
Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Bosowa

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KAJIAN YURIDIS TERHADAP TANGGUNG JAWAB PT. DIKA DALAM PEMENUHAN HAK PEKERJA DI KOTA MAKASSAR Rifandy Jauri Samosir; Kamsilaniah Kamsilaniah; Muh. Rusli
Clavia Vol. 23 No. 2 (2025): Clavia : Journal of Law, Agustus 2025
Publisher : Faculty Of Law Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/clavia.v23i2.6612

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis tantangan yang dihadapi oleh PT.DIKA dalam memenuhi kewajibannya terhadap pekerja, serta hambatan yang dihadapi oleh pekerja dalam menuntut haknya sesuai dengan perjanjian kerja yang telah disepakati. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan yuridis -empiris, serta mengacu pada peraturan perundang-undangan dan studi kasus. Data yang digunakan terdiri dari data primer dan sekunder, yang diperoleh dari pengumpulan data dan wawancara pada perusahaan PT.DIKA Makassar serta Dinas Ketenagakerjaan Kota Makassar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Dika menghadapi kesulitan dalam memenuhi kewajibannya memberikan upah kepada pekerja atau sales marketing akibat tindakan kecurangan atau fraud yang dilakukan oleh pihak sales. Tindakan fraud ini berupa manipulasi data nasabah atau pencatatan yang tidak sesuai dengan kenyataan, yang menyebabkan sales tidak menerima haknya sesuai perjanjian. Pekerja mengakui bahwa tindakan kecurangan tersebut diarahkan oleh team leader di perusahaan PT.DIKA. Namun, Dinas Ketenagakerjaan menyatakan bahwa meskipun pekerja melakukan tindakan fraud, upah tetap menjadi hak pekerja selama mereka telah menjalankan kewajiban yang diberikan oleh perusahaan. Oleh karena itu, tindakan kecurangan tidak bisa dijadikan alasan untuk menahan atau tidak memberikan upah, karena upah adalah hak yang tidak bisa diganggu gugat hanya berdasarkan pelanggaran tertentu seperti kecurangan tanpa prosedur yang sah dan adil. This study aims to identify and analyze the challenges faced by PT.DIKA in fulfilling its obligations to workers, as well as the obstacles faced by workers in demanding their rights in accordance with the agreed work agreement. This study uses a qualitative method with a juridical-empirical approach, and refers to laws and regulations and case studies. The data used consists of primary and secondary data, obtained from data collection and interviews at the company PT.DIKA Makassar and the Makassar City Manpower Office. The results of the study indicate that PT Dika faces difficulties in fulfilling its obligations to provide wages to workers or sales marketing due to fraudulent actions carried out by the sales party. This fraudulent action is in the form of manipulation of customer data or records that do not correspond to reality, which causes sales not to receive their rights according to the agreement. Workers admit that the fraudulent actions were directed by the team leader at the company PT.DIKA. However, the Manpower Office stated that even though workers commit fraud, wages remain the workers' rights as long as they have carried out the obligations given by the company. Therefore, fraudulent acts cannot be used as a reason to withhold or not provide wages, because wages are a right that cannot be violated only based on certain violations such as fraud without legal and fair procedures.