Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Intensitas Penggunaan Media Sosial Tiktok terhadap Kemampuan Emosional Anak Usia Dini di TK Daniel HKBP Rumbai Eka Kristiana; Daviq Chairilsyah; Ria Novianti
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.423

Abstract

Kemampuan emosional merupakan kemampuan penting yang harus dimiliki pada anak dan perlu distimulasi sejak dini. Namun, masih ditemukan anak yang sering menggunakan kata-kata tidak sopan atau dengan nada marah, beberapa anak yang cenderung pendiam atau kurang dapat mengekspresikan perasaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dampak dari penggunaaan media sosial TikTok terhadap kemampuan emosional anak usia dini di TK Daniel HKBP Rumbai. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif  karena sifatnya menggunakan analisis deskriptif. Sampel penelitian terdiri dari 61 anak usia dini. Pengumpulan data dilakukan melalui kuisioner yang diisi oleh orang tua untuk menggambarkan kondisi anak sesuai variabel yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas penggunaan media sosial TikTok pada anak usia dini di TK Daniel HKBP Rumbai berada pada kategori “Kurang Baik” dengan persentase 51,16%. Artinya, semakin tinggi intensitas penggunaan media sosial TikTok, maka kemampuan dalam mengelola emosional pada anak akan tergolong sedang hingga rendah.
Hubungan Kecerdasan Emosional dengan Parenting Stress pada Ibu di Kecamatan Kampar Kabupaten Kampar Putri Ramadhani Hs; Ria Novianti; Nurlita Nurlita
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.428

Abstract

Parenting stress merupakan tekanan yang dialami orang tua ketika tuntutan pengasuhan dirasakan melebihi kemampuan yang dimiliki. Salah satu faktor yang diduga berhubungan dengan parenting stress adalah kecerdasan emosional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kecerdasan emosional dengan parenting stress pada ibu di Kecamatan Kampar Kabupaten Kampar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi penelitian berjumlah 999 ibu yang berasal dari 25 taman kanak-kanak di Kecamatan Kampar. Sampel penelitian sebanyak 91 ibu yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket kecerdasan emosional dan parenting stress. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan emosional ibu berada pada kategori tinggi (60,44%), sedangkan parenting stress berada pada kategori rendah (85,71%). Hasil uji hipotesis menunjukkan terdapat hubungan negatif yang signifikan antara kecerdasan emosional dan parenting stress dengan nilai koefisien korelasi sebesar r = -0,533 dan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05). Hasil koefisien determinasi menunjukkan nilai R² sebesar 0,284 yang berarti kecerdasan emosional memberikan kontribusi sebesar 28,4% terhadap parenting stress. Dengan demikian, semakin tinggi kecerdasan emosional yang dimiliki ibu maka semakin rendah parenting stress yang dialami.
Pengaruh Intensitas Penggunaan Media Sosial Tiktok terhadap Kemampuan Emosional Anak Usia Dini di TK Daniel HKBP Rumbai Eka Kristiana; Daviq Chairilsyah; Ria Novianti
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.423

Abstract

Kemampuan emosional merupakan kemampuan penting yang harus dimiliki pada anak dan perlu distimulasi sejak dini. Namun, masih ditemukan anak yang sering menggunakan kata-kata tidak sopan atau dengan nada marah, beberapa anak yang cenderung pendiam atau kurang dapat mengekspresikan perasaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dampak dari penggunaaan media sosial TikTok terhadap kemampuan emosional anak usia dini di TK Daniel HKBP Rumbai. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif  karena sifatnya menggunakan analisis deskriptif. Sampel penelitian terdiri dari 61 anak usia dini. Pengumpulan data dilakukan melalui kuisioner yang diisi oleh orang tua untuk menggambarkan kondisi anak sesuai variabel yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas penggunaan media sosial TikTok pada anak usia dini di TK Daniel HKBP Rumbai berada pada kategori “Kurang Baik” dengan persentase 51,16%. Artinya, semakin tinggi intensitas penggunaan media sosial TikTok, maka kemampuan dalam mengelola emosional pada anak akan tergolong sedang hingga rendah.
Hubungan Kecerdasan Emosional dengan Parenting Stress pada Ibu di Kecamatan Kampar Kabupaten Kampar Putri Ramadhani Hs; Ria Novianti; Nurlita Nurlita
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.428

Abstract

Parenting stress merupakan tekanan yang dialami orang tua ketika tuntutan pengasuhan dirasakan melebihi kemampuan yang dimiliki. Salah satu faktor yang diduga berhubungan dengan parenting stress adalah kecerdasan emosional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kecerdasan emosional dengan parenting stress pada ibu di Kecamatan Kampar Kabupaten Kampar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi penelitian berjumlah 999 ibu yang berasal dari 25 taman kanak-kanak di Kecamatan Kampar. Sampel penelitian sebanyak 91 ibu yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket kecerdasan emosional dan parenting stress. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan emosional ibu berada pada kategori tinggi (60,44%), sedangkan parenting stress berada pada kategori rendah (85,71%). Hasil uji hipotesis menunjukkan terdapat hubungan negatif yang signifikan antara kecerdasan emosional dan parenting stress dengan nilai koefisien korelasi sebesar r = -0,533 dan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05). Hasil koefisien determinasi menunjukkan nilai R² sebesar 0,284 yang berarti kecerdasan emosional memberikan kontribusi sebesar 28,4% terhadap parenting stress. Dengan demikian, semakin tinggi kecerdasan emosional yang dimiliki ibu maka semakin rendah parenting stress yang dialami.