Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Hubungan Kecerdasan Emosional dengan Parenting Stress pada Ibu di Kecamatan Kampar Kabupaten Kampar Putri Ramadhani Hs; Ria Novianti; Nurlita Nurlita
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.428

Abstract

Parenting stress merupakan tekanan yang dialami orang tua ketika tuntutan pengasuhan dirasakan melebihi kemampuan yang dimiliki. Salah satu faktor yang diduga berhubungan dengan parenting stress adalah kecerdasan emosional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kecerdasan emosional dengan parenting stress pada ibu di Kecamatan Kampar Kabupaten Kampar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi penelitian berjumlah 999 ibu yang berasal dari 25 taman kanak-kanak di Kecamatan Kampar. Sampel penelitian sebanyak 91 ibu yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket kecerdasan emosional dan parenting stress. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan emosional ibu berada pada kategori tinggi (60,44%), sedangkan parenting stress berada pada kategori rendah (85,71%). Hasil uji hipotesis menunjukkan terdapat hubungan negatif yang signifikan antara kecerdasan emosional dan parenting stress dengan nilai koefisien korelasi sebesar r = -0,533 dan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05). Hasil koefisien determinasi menunjukkan nilai R² sebesar 0,284 yang berarti kecerdasan emosional memberikan kontribusi sebesar 28,4% terhadap parenting stress. Dengan demikian, semakin tinggi kecerdasan emosional yang dimiliki ibu maka semakin rendah parenting stress yang dialami.
Hubungan Kecerdasan Emosional dengan Parenting Stress pada Ibu di Kecamatan Kampar Kabupaten Kampar Putri Ramadhani Hs; Ria Novianti; Nurlita Nurlita
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.428

Abstract

Parenting stress merupakan tekanan yang dialami orang tua ketika tuntutan pengasuhan dirasakan melebihi kemampuan yang dimiliki. Salah satu faktor yang diduga berhubungan dengan parenting stress adalah kecerdasan emosional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kecerdasan emosional dengan parenting stress pada ibu di Kecamatan Kampar Kabupaten Kampar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi penelitian berjumlah 999 ibu yang berasal dari 25 taman kanak-kanak di Kecamatan Kampar. Sampel penelitian sebanyak 91 ibu yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket kecerdasan emosional dan parenting stress. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan emosional ibu berada pada kategori tinggi (60,44%), sedangkan parenting stress berada pada kategori rendah (85,71%). Hasil uji hipotesis menunjukkan terdapat hubungan negatif yang signifikan antara kecerdasan emosional dan parenting stress dengan nilai koefisien korelasi sebesar r = -0,533 dan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05). Hasil koefisien determinasi menunjukkan nilai R² sebesar 0,284 yang berarti kecerdasan emosional memberikan kontribusi sebesar 28,4% terhadap parenting stress. Dengan demikian, semakin tinggi kecerdasan emosional yang dimiliki ibu maka semakin rendah parenting stress yang dialami.
Analisis Penanaman Nilai Disiplin untuk Pembentukan Karakter Tanggung Jawab pada Anak Usia 5-6 Tahun di TK-Lab FKIP UNRI Diah Karnita Setiawati; Nurlita Nurlita; Novidawati Tambunan
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.461

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penanaman nilai disiplin oleh guru dalam membentuk karakter tanggung jawab anak usia 5-6 tahun di TK-LAB FKIP UNRI yang mencakup disiplin tata tertib, kebersihan dan kerapian, disiplin sosial, serta disiplin tanggung jawab berdasarkan STPPA Kemendikbud No. 137 Tahun 2014. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru secara konsisten menerapkan strategi pembiasaan dalam kegiatan sehari-hari seperti berbaris sebelum masuk kelas, berdoa, mengucapkan salam, mencuci tangan, menyimpan barang pada tempatnya, antre, serta menyelesaikan tugas. Pembiasaan tersebut berdampak pada pembentukan karakter anak, ditunjukkan oleh sebagian besar anak yang sudah mampu melakukan kegiatan disiplin secara mandiri, meskipun sebagian lainnya masih memerlukan pengingat dan bimbingan guru. Pada aspek disiplin sosial, sebagian anak telah menunjukkan kepedulian dan inisiatif membantu teman, sedangkan pada aspek kemandirian masih terdapat anak yang belum konsisten menyelesaikan tugas dan merapikan barang sendiri. Temuan ini menunjukkan bahwa pembiasaan yang dilakukan guru berkontribusi terhadap pembentukan karakter tanggung jawab anak, namun masih memerlukan penguatan secara berkelanjutan.
Pengaruh Video Animasi Terhadap Pengenalan Literasi Keuangan pada Anak Usia 5 – 6 Tahun di TK Pembina Negri 1 Pekanbaru Bellia Rasyidah S; Daviq Chairilsyah; Nurlita Nurlita
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.462

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya pengenalan literasi keuangan pada anak usia dini, di mana anak masih kesulitan mengenali ragam jenis uang dan memahami konsep dasar pengelolaan keuangan seperti menabung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media video animasi terhadap pengenalan literasi keuangan pada anak usia 5-6 tahun di TK Negeri Pembina 1 Pekanbaru. Metode yang digunakan adalah kuantitatif pre eksperimental dengan desain One Group Pretest-Posttest. Sampel penelitian berjumlah 15 anak yang dipilih menggunakan teknik sampel jenuh. Data dikumpulkan melalui observasi menggunakan instrumen tanya jawab, kemudian dianalisis menggunakan paired sample t-test dan uji N-gain. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan literasi keuangan anak secara drastis dari rata-rata persentase pretest sebesar 44,58% (kategori Mulai Berkembang) menjadi 79,58% pada posttest (kategori Berkembang Sesuai Harapan). Pengujian hipotesis membuktikan bahwa nilai t-hitung (22,005) lebih besar dari t-tabel (2,145) dengan signifikansi 0,000 < 0,05, serta persentase N-gain mencapai 75,56%. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan video animasi berpengaruh signifikan dalam meningkatkan pemahaman literasi keuangan anak usia dini.
Analisis Penanaman Nilai Disiplin untuk Pembentukan Karakter Tanggung Jawab pada Anak Usia 5-6 Tahun di TK-Lab FKIP UNRI Diah Karnita Setiawati; Nurlita Nurlita; Novidawati Tambunan
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.461

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penanaman nilai disiplin oleh guru dalam membentuk karakter tanggung jawab anak usia 5-6 tahun di TK-LAB FKIP UNRI yang mencakup disiplin tata tertib, kebersihan dan kerapian, disiplin sosial, serta disiplin tanggung jawab berdasarkan STPPA Kemendikbud No. 137 Tahun 2014. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru secara konsisten menerapkan strategi pembiasaan dalam kegiatan sehari-hari seperti berbaris sebelum masuk kelas, berdoa, mengucapkan salam, mencuci tangan, menyimpan barang pada tempatnya, antre, serta menyelesaikan tugas. Pembiasaan tersebut berdampak pada pembentukan karakter anak, ditunjukkan oleh sebagian besar anak yang sudah mampu melakukan kegiatan disiplin secara mandiri, meskipun sebagian lainnya masih memerlukan pengingat dan bimbingan guru. Pada aspek disiplin sosial, sebagian anak telah menunjukkan kepedulian dan inisiatif membantu teman, sedangkan pada aspek kemandirian masih terdapat anak yang belum konsisten menyelesaikan tugas dan merapikan barang sendiri. Temuan ini menunjukkan bahwa pembiasaan yang dilakukan guru berkontribusi terhadap pembentukan karakter tanggung jawab anak, namun masih memerlukan penguatan secara berkelanjutan.
Pengaruh Video Animasi Terhadap Pengenalan Literasi Keuangan pada Anak Usia 5 – 6 Tahun di TK Pembina Negri 1 Pekanbaru Bellia Rasyidah S; Daviq Chairilsyah; Nurlita Nurlita
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.462

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya pengenalan literasi keuangan pada anak usia dini, di mana anak masih kesulitan mengenali ragam jenis uang dan memahami konsep dasar pengelolaan keuangan seperti menabung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media video animasi terhadap pengenalan literasi keuangan pada anak usia 5-6 tahun di TK Negeri Pembina 1 Pekanbaru. Metode yang digunakan adalah kuantitatif pre eksperimental dengan desain One Group Pretest-Posttest. Sampel penelitian berjumlah 15 anak yang dipilih menggunakan teknik sampel jenuh. Data dikumpulkan melalui observasi menggunakan instrumen tanya jawab, kemudian dianalisis menggunakan paired sample t-test dan uji N-gain. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan literasi keuangan anak secara drastis dari rata-rata persentase pretest sebesar 44,58% (kategori Mulai Berkembang) menjadi 79,58% pada posttest (kategori Berkembang Sesuai Harapan). Pengujian hipotesis membuktikan bahwa nilai t-hitung (22,005) lebih besar dari t-tabel (2,145) dengan signifikansi 0,000 < 0,05, serta persentase N-gain mencapai 75,56%. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan video animasi berpengaruh signifikan dalam meningkatkan pemahaman literasi keuangan anak usia dini.
Pengaruh Media Earthquake Disaster Mitigation untuk Meningkatkan Pengetahuan Mitigasi Bencana Gempa Bumi pada Anak Usia 5-6 Tahun di TK Al Azhar Kabupaten Padang Pariaman Chindy Marza Lena Aditya; Rita Kurnia; Nurlita Nurlita
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 3 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v5i3.589

Abstract

Visi studi guna mengetahui apakah serta bagaimana penggambaran media tentang mitigasi bencana gempa bumi ada keberpengaruha atas wawasan mitigasi gempa bumi pada anak-anak TK di Kabupaten Padang Pariaman, Indonesia, yang berusia lima atau enam tahun. Desain pretest-posttest satu kelompok digunakan dalam penelitian ini. Lima belas anak dijadikan subjek penelitian. Bukti untuk penelitian ini berasal dari lembar penelitian observasional tentang pengetahuan mitigasi gempa bumi anak usia dini berdasarkan indikator, seperti berikut: (1) kemampuan untuk menggambarkan gempa bumi sebagai getaran yang disebabkan oleh pergerakan atau guncangan bumi, (2) kompetensi jelaskan kejadian saat gempa bumi ketika tanah berguncang, (3) kesadaran akan dampak gempa bumi, (4) mengkategorikan langkah-langkah keselamatan gempa bumi, serta (5) menentukan apa yang harus dilakukan saat gempa bumi. Dalam penelitian ini, pemahaman anak-berkaitan mitigasi gempa bumi menunjukkan peningkatan, dari skor rata-rata 34,67% pada pretest menjadi 64,00% pada posttest. Dengan menggunakan tingkat moderat untuk kategori peningkatan, uji t perlihatkan ada beda drastis pada temuan sebelum serta seusi treatment. Ini memperlihatkan media yang bertujuan minimalisir efek gempa bumi anak usia dini dapat meningkatkan pemahaman mereka tentang topik tersebut. Dengan demikian, media mitigasi bencana gempa bumi dapat digunakan sebagai media pembelajaran pengganti dengan aktivitas yang menarik untuk meningkatkan kesadaran anak usia dini berkaitan mitigasi gempa bumi.