Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Gerakan Pelajar Bijak Digital: Membangun Kesadaran Hukum Melalui Penggunaan Media Sosial yang Bijak di Lingkungan Sekolah Anis Sri Wijayanti; Febra Anjar Kusuma; Puspita Sari; Ahmad Rama; Sifah Maharani; Rozalia Rozalia; Naela Faiza Khaerani; Enggy Yose; Mutiara Putri Syahrani; Desvika Putri Lailani; Rezky Tania; Sella Agri Bardana; Susilo Susilo
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2026): MEI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/zrkqqa55

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi di era digital telah membawa dampak signifikan pada kehidupan pelajar, khususnya dalam penggunaan media sosial. Pelajar yang belum memiliki kesadaran hukum dan literasi digital yang baik rentan terhadap berbagai penyalahgunaan media sosial seperti penyebaran hoaks, cyberbullying, dan pelanggaran privasi. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan kegiatan sosialisasi “Gerakan Pelajar Bijak Digital: Membangun Kesadaran Hukum Melalui Penggunaan Media Sosial yang Bijak di Lingkungan Sekolah” di SMP Negeri 10 Bandar Lampung. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan edukasi interaktif. Subjek sasaran adalah siswa kelas VII dan VIII yang berjumlah 64 siswa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebelum sosialisasi, sebagian besar siswa memiliki pemahaman yang rendah tentang etika digital dan aturan hukum di media sosial. Setelah mengikuti sosialisasi, siswa mengalami peningkatan pemahaman yang signifikan mengenai etika bermedia sosial, perlindungan privasi, bahaya cyberbullying, dan konsekuensi hukum berdasarkan UU ITE. Kegiatan ini berhasil membangun kesadaran hukum dan tanggung jawab digital pelajar serta mendorong terciptanya lingkungan digital yang aman, sehat, dan positif di lingkungan sekolah.
Rendahnya Tanggung Jawab Pedagang Akan Limbah Pasar Di Tengah Minimnya Manajemen Limbah Dea Azzahra; Rizka Nurlita; Sifah Maharani; Qitallya Adinda Zahrani; Abdul Halim; Hasan Hariri
Jurnal Ilmu Pendidikan Pancasila, Kewarganegaraan, dan Hukum Vol. 3 No. 1 (2026): PAKEHUM- April
Publisher : CV. SINAR HOWUHOWU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70134/pakehum.v3i1.1639

Abstract

Market revitalization is a government effort to improve trading facilities while creating a cleaner, healthier, and more comfortable market environment. However, the success of revitalization is not solely determined by physical development but also by the environmental behavior of market users. This study aims to analyze traders’ environmental responsibility, governance obstacles in market cleanliness management, and their impact on public ecological rights in the revitalized Natar Market. This research employed a qualitative approach through field observations and in-depth interviews conducted on June 6, 2026. The findings reveal that improper waste disposal behavior remains prevalent due to limited facilities, long-standing habits among traders, and the perception that cleanliness responsibility has shifted to sanitation officers because traders already pay daily cleaning fees. In addition, limitations in infrastructure and governance support have reduced the effectiveness of waste management. These findings indicate a crisis of civic virtue, suboptimal implementation of good governance principles, and threats to the community’s right to a clean and healthy environment.