Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dampak Sosialisasi Pelajar Bijak Digital terhadap Penguatan Civic Empathy Siswa di Lingkungan SMPN 10 Bandar Lampung Muhammad Rizky Al-Farizi; Desta Prianti; Anita Yunida Fikri; Martika Suci Ristyawati; Ziya Ibnu Wafi; Reni Mulia Septia; Anung Mabilla; Rizki Septia Pratiwi; Aftesia Labira Lauli; Diva Aziza Mardiya; Laila Fatia Maharani; Neneng Saputri; Abdul Halim
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2026): MEI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/d1cbe978

Abstract

Penelitian ini membahas dampak sosialisasi “Pelajar Bijak Digital” terhadap penguatan civic empathy siswa di SMP Negeri 10 Bandar Lampung. Latar belakang penelitian didasarkan pada meningkatnya penggunaan media sosial di kalangan remaja yang memicu menurunnya rasa empati, maraknya cyberbullying, komentar kasar, serta budaya flexing di ruang digital. Kegiatan sosialisasi dilaksanakan oleh mahasiswa PPKn Universitas Lampung kepada siswa kelas VIII melalui metode penyampaian materi, diskusi interaktif, dan sesi tanya jawab. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, dokumentasi, dan analisis respons siswa selama kegiatan berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sosialisasi memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesadaran siswa mengenai etika digital, pentingnya menjaga privasi, serta bahaya cyberbullying. Selain itu, kegiatan ini mampu menumbuhkan empati kolektif, refleksi diri, dan dorongan perubahan perilaku digital yang lebih bertanggung jawab. Antusiasme siswa selama kegiatan juga menunjukkan bahwa materi yang disampaikan relevan dengan kehidupan sehari-hari mereka sebagai generasi digital. Dengan demikian, sosialisasi “Pelajar Bijak Digital” dinilai efektif dalam memperkuat civic empathy siswa dan membangun karakter digital yang lebih bijak, peduli, serta bertanggung jawab dalam penggunaan media sosial.
Interaksionisme Simbolik dan Teori Postmodernisme dalam Memahami Realitas Sosial Masyarakat Modern Dhea Novitasari; Adinda Salsabila Rizki O; Lisa Lorensa; Martika Suci Ristyawati; Chaca Alfarica Cahyani; Febra Anjar Kusuma; Fitra Endi Fernanda
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 2 (2026): APRIL-JUNI 2026
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/kz3d3g90

Abstract

Teori dalam bidang sosial sangat penting sebagai dasar untuk memahami berbagai fenomena yang terjadi dalam kehidupan masyarakat, meliputi perilaku individu, proses interaksi sosial, serta pembentukan makna sosial. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis dua pendekatan teoritis yang memiliki pengaruh dalam sosiologi, yakni interaksionisme simbolik dan postmodernisme. Interaksionisme simbolik menegaskan bahwa individu adalah aktor aktif yang menciptakan makna melalui interaksi sosial dengan menggunakan simbol-simbol dalam komunikasi sehari-hari. Di sisi lain, postmodernisme muncul sebagai kritik terhadap modernisme dengan menolak adanya kebenaran tunggal dan menekankan bahwa realitas sosial bersifat beragam, dinamis, serta dibentuk dari berbagai perspektif yang dipengaruhi oleh budaya, media, dan hubungan kekuasaan. Metodologi yang diterapkan dalam artikel ini adalah dengan studi literatur yang menganalisis berbagai sumber yang relevan terkait kedua teori tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa interaksionisme simbolik berkontribusi dalam memahami pembentukan makna di tingkat mikro, sementara postmodernisme memberikan kerangka untuk memahami kerumitan dan keberagaman realitas sosial di tingkat makro. Oleh karena itu, kedua teori ini saling melengkapi dalam menjelaskan kompleksitas dinamika kehidupan masyarakat modern.