Remaja merupakan masa yang membutuhkan perhatian khusus. Aturan terkait masa remaja terutama pengetahuan remaja hidup sehat perlu diperhatikan agar remaja tidak salah memahami kesehatan reproduksi yang benar. Remaja perlu mendapatkan ilmu pengetahuan yang benar terkait kehamilan yang tidak diinginkan, aborsi, dan penyakit menular seksual, penyalahgunaan NAPZA, HIV AIDS, agar terhindar dari pergaulan bebas yang dapat merusak masa depan mereka (Pitri et al., 2026). Sebagai langkah awal pencegahan, peningkatan pengetahuan remaja perlunya memberikan edukasi remaja Putri dalam menggerakkan teman sebaya dalam membentuk remaja yang sehat. Kegiatan ini dilaksanakan di SMP I Soropia. Peserta berjumlah 30 siswa yang terbagi dalam dua kelas. Metode Kegiatan dilakukan dengan pihak sekolah agar tidak mengganggu jam belajar. Pembentukan remaja dan yang berminat menjadi penggerak kesehatan menggerakkan teman sebaya. Pemberian materi berupa kehamilan yang tidak diinginkan, aborsi, dan terinfeksi penyakit menular seksual, penyalahgunaan NAPZA serta HIV AIDS Kesehatan Kebersihan Diri/ organ reproduksi. Hasil Pengukuran terhadap pengetahuan remaja dalam menggerakkan teman sebaya dalam membentuk remaja yang sehat di peroleh hasil nilai rata-rata pengetahuan ibu hamil saat pretest adalah 86,7, semua peserta mengalami peningkatan pengetahuan dengan rata-rata 100,00 (kategori baik menurut Arikunto). Kesimpulan Terlaksananya pemberian edukasi remaja Putri dalam menggerakkan teman sebaya dalam membentuk remaja yang sehat