Pendekatan Acuan Norma (PAN) merupakan salah satu pendekatan evaluasi pendidikan yang menafsirkan hasil belajar berdasarkan posisi relatif peserta didik dalam kelompoknya. Pendekatan ini banyak digunakan dalam kegiatan seleksi, pemeringkatan, dan pemetaan kemampuan akademik karena mampu memberikan gambaran mengenai distribusi kemampuan peserta didik secara objektif. Meskipun demikian, penerapan PAN dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) masih memerlukan kajian yang lebih mendalam karena tujuan pendidikan Islam tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga mencakup pembentukan karakter, penguatan spiritualitas, dan internalisasi nilai-nilai moral. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis landasan psikometrik Pendekatan Acuan Norma, mengkaji implikasi edukatif penerapannya dalam Pendidikan Agama Islam, serta mengeksplorasi integrasinya dengan prinsip-prinsip evaluasi yang bersumber dari Al-Qur’an dan Hadis. Penelitian menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan analisis konseptual terhadap berbagai literatur yang berkaitan dengan evaluasi pendidikan, psikometri, pendidikan Islam, serta sumber-sumber normatif Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa PAN memiliki fondasi psikometrik yang kuat melalui penggunaan distribusi normal, simpangan baku, persentil, dan skor baku yang memungkinkan pemetaan kemampuan peserta didik secara objektif dan sistematis. Dari perspektif pendidikan, PAN efektif digunakan untuk tujuan seleksi dan klasifikasi, tetapi memiliki keterbatasan dalam mengukur tingkat penguasaan kompetensi secara absolut. Integrasi dengan prinsip evaluasi Qur’ani dan Nabawi menunjukkan bahwa implementasi PAN perlu dilandasi nilai keadilan, amanah, akuntabilitas, dan penghargaan terhadap kualitas amal agar proses penilaian tidak semata-mata berorientasi pada kompetisi, tetapi juga mendukung pembentukan karakter dan tanggung jawab moral peserta didik. Artikel ini menawarkan kerangka konseptual yang menghubungkan teori evaluasi modern dengan nilai-nilai pendidikan Islam guna mewujudkan sistem evaluasi yang objektif, adil, dan bermakna. Kata Kunci: Pendekatan Acuan Norma, Pendidikan Agama Islam, Psikometri, Evaluasi Pendidikan, Prinsip Evaluasi Qur’ani dan Nabawi.