Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Hubungan antara Kepribadian Guru dengan Motivasi Belajar Siswa Kelas X di SMK Negeri 1 Tomohon Prayer Yonathan Wungkar; Jeffrey Andre Delarue
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 6 No. 2 (2026): EduTIK : April 2026
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67142/edutik.v6i2.336

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepribadian guru dengan motivasi belajar siswa kelas X di SMK Negeri 1 Tomohon. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survei. Populasi penelitian berjumlah 57 siswa dari kelas X tiga jurusan (DPIB, TKJ1, dan TKJ2) yang sekaligus dijadikan sampel penelitian. Pengumpulan data menggunakan kuesioner tertutup dengan skala Likert yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan teknik korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan SPSS 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terdapat hubungan positif dan signifikan antara kepribadian guru dengan motivasi belajar siswa, dibuktikan dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,768 dan nilai signifikansi 0,000; (2) Kepribadian guru memberikan kontribusi sebesar 58,9% terhadap motivasi belajar siswa berdasarkan nilai R Square 0,589. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa kepribadian guru yang mencerminkan keteladanan, kestabilan, kearifan, dan akhlak mulia memiliki hubungan yang kuat dan signifikan dalam meningkatkan motivasi belajar siswa.  
Pengaruh Metode Demonstrasi terhadap Hasil Belajar Gambar Teknik Siswa Kelas X Jurusan Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan SMK Negeri 1 Tomohon Zefanya Jeremia Ratu; Rolly Robert Oroh; Tendly Shwars Maki; Jeffrey Andre Delarue; Titof Tulaka; Chrisant Florence Lotulung
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 6 No. 2 (2026): EduTIK : April 2026
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67142/edutik.v6i2.363

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode demonstrasi terhadap hasil belajar Gambar Teknik siswa kelas X Jurusan Desain Permodelan dan Informasi Bangunan (DPIB) SMK Negeri 1 Tomohon. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain one-group pretest-posttest. Populasi penelitian berjumlah 20 siswa kelas X DPIB yang sekaligus dijadikan sampel penelitian. Pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar berbentuk uraian yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan uji t berpasangan dengan bantuan SPSS 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Rata-rata nilai pretest siswa adalah 67,4 (kategori Rendah) dan meningkat menjadi 79,1 (kategori Sedang) pada posttest, dengan peningkatan rata-rata sebesar 11,7 poin; (2) Ketuntasan belajar meningkat dari 20% menjadi 75%; (3) Hasil uji t berpasangan diperoleh t hitung = 27,568 > t tabel = 2,093 dengan signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa metode demonstrasi berpengaruh signifikan dan positif terhadap peningkatan hasil belajar Gambar Teknik siswa kelas X DPIB SMK Negeri 1 Tomohon.
Pemodelan Kuat Tekan Beton Ber-Fly Ash Menggunakan Analisis Regresi Linier Berganda Angeline Yuhasnita; Mayawi; Jeffrey Andre Delarue; Emil Padila; Randy Voller Surentu; Imanuel Latumeten
Impression : Jurnal Teknologi dan Informasi Vol. 5 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jti.v5i1.1820

Abstract

Pemanfaatan limbah abu terbang (fly ash) mendukung material konstruksi yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan memodelkan pengaruh persentase substitusi fly ash dan umur beton terhadap kuat tekan menggunakan regresi linier berganda (Ordinary Least Squares). Penelitian ini menggunakan data sekunder dari 20 observasi terdahulu (Kindangen et al., 2024), untuk mencapai efisiensi sumber daya tanpa melakukan repetisi uji laboratorium. Dalam memastikan validitas statistik terhadap heteroskedastisitas, analisis dioptimalkan dengan Robust Standard Errors (HC3). Hasil pemodelan menunjukkan bahwa secara simultan, umur beton dan kadar fly ash mampu memprediksi variasi kuat tekan beton secara akurat. Secara parsial, umur beton menjadi prediktor kuat yang meningkatkan kuat tekan secara signifikan. Sebaliknya, persentase fly ash (hingga 40%) tidak memberikan pengaruh signifikan saat umur dikontrol, mengonfirmasi keamanannya sebagai material substitusi. Model regresi robust menghasilkan persamaan Kuat Tekan (MPa) = 6,865 + 0,346(Umur) - 0,023(FA). Sebagai rekomendasi, praktisi konstruksi dapat mengaplikasikan persamaan ini sebagai pendekatan awal yang efisien untuk memprediksi kuat tekan beton tanpa harus melalui tahapan eksperimen yang panjang   The utilization of fly ash waste supports sustainable construction materials. This study aims to model the simultaneous effects of fly ash substitution percentage and concrete age on compressive strength using multiple linear regression via Ordinary Least Squares. This research utilizes secondary data from 20 previous observations (Kindangen et al., 2024.) to achieve resource efficiency without repeating laboratory tests. To ensure statistical validity against heteroskedasticity constraints, the analysis was optimized using Robust Standard Errors (HC3). Modeling results indicate that simultaneously, concrete age and fly ash content accurately predict variations in compressive strength. Partially, concrete age is a strong predictor that significantly increases compressive strength. Conversely, adding fly ash (up to 40%) does not exert a statistically significant effect when age is controlled, confirming its safety as a substitute material. The robust regression model yields the equation Compressive Strength (MPa) = 6.865 + 0.346(Age) - 0.023(FA). As a recommendation, construction practitioners can apply this equation as an efficient initial approach to predict concrete compressive strength without undergoing lengthy experimental phases