Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

PENGEMBANGAN MODEL SERTIFIKASI GURU SMK Oroh, Rolly R.
Prosiding APTEKINDO Tahun 2010
Publisher : FTK Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bagi kebanyakan orang, guru merupakan jabatan mulia, karena tugas, fungsi dan perannyadalam mendidik anak bangsa. Tapi tingkat kesejahteraan guru masih pada kategori masyarakat prasejahtera. Tidak heran banyak oknum guru masih mencari-cari pekerjaan sampingan sebagai upayauntuk memenuhi kebutuhan harian keluarga. Jangankan untuk mencapai suatu pendapatan lebih,kategori cukuppun terasa jarang bahkan masih jauh dari kenyataan. Akibatnya profesi guru masihmenjadi profesi alternatif paling akhir, ketika tidak ada lagi pekerjaan lain yang diharapkan. Maknanyabahwa, banyak yang menjadi guru bukan karena betul-betul menjadi guru, tetapi menjadi guru karenakebetulan.Suatu langkah maju telah dilakukan oleh pemerintah bersama DPR, dengan disahkannya UUNo 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Guru boleh berbangga karena UU tersebut memberiruang untuk menjadikan guru sebagai profesi yang harus diapresiasi lebih. Bentuk apresiasi tersebutberupa program sertifikasi profesi melalui penilaian portofolio. Walaupun program sertifikasi ini belumtentu berkorelasi signifikan dengan peningkatkan profesionalisme guru sebagai pendidik, tetapimenjadi angin penyejuk bagi guru, karena bagi guru ini berarti peningkatan kesejahteraan.Kenyatannya, pola sertifikasi guru melalui portofolio banyak memberikan peluang untuk melakukanhal-hal manipulatif bukti tertulis yang dapat membawa pada perilaku guru yang kurang terpuji.Ciri khas guru kejuruan atau guru sekolah menengah kejuruan (SMK) memiliki tingkatketrampilan kerja tertentu dengan tahapan dan unjuk kerja yang tertentu pula, jika dibandingkandengan guru non-kejuruan. Ketrampilan kerja guru kejuruan dikembangkan dari tingkat pengetahuansecara teoritis dan praktis. Artinya guru kejuruan dapat menerapkan profesi sebagai pendidik padatiga aspek yaitu, kognitif, afektif dan psikomotor. Hal ini mengindikasikan bahwa pola atau modelsertifikasi guru kejuruan harus berorientasi pada unjuk kerja, bukan semata-mata pada dokumenportofolio. Maksudnya bahwa pengembangan model sertifikasi guru kejuruan dapat dilakukan melaluipenilaian portofolio tetapi harus diikuti dengan penilaian unjuk kerja. Pengembangan model sertifikasiguru kejuruan ini dapat dimanifestasikan dalam bentuk : (a). Proses sertifikasi guru kejuruan perlumelibatkan dunia industri, dunia usaha, dan atau asosiasi profesi sebagai representatif berbagaikomponen masyarakat pelaku dan pemerhati pendidikan. (b). Keterlibatan dunia industri, dunia usaha,dan atau asosiasi profesi, dimaksudkan untuk menilai aspek unjuk kerja guru kejuruan. (c). LPTK-PTKperlu dilibatkan untuk menilai kompetensi guru kejuruan melalui dokumen portofolio (jika penilaianportofolio masih digunakan). (d). Perlu ada semacam penyegaran (recharging) dan atau peningkatanilmu dari para guru secara periodik, misalnya setiap 5 tahunan, agar dinamisasi perkembangan IlmuPengetahuan dan Teknologi dapat diikuti.Kata kunci: LPTK-PTK, Pengembangan model sertifikasi, guru SMK, pendidikan kejuruan
PENGEMBANGAN MODEL SERTIFIKASI GURU SMK Rolly R. Oroh
Prosiding APTEKINDO Tahun 2010
Publisher : FTK Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bagi kebanyakan orang, guru merupakan jabatan mulia, karena tugas, fungsi dan perannyadalam mendidik anak bangsa. Tapi tingkat kesejahteraan guru masih pada kategori masyarakat prasejahtera. Tidak heran banyak oknum guru masih mencari-cari pekerjaan sampingan sebagai upayauntuk memenuhi kebutuhan harian keluarga. Jangankan untuk mencapai suatu pendapatan lebih,kategori cukuppun terasa jarang bahkan masih jauh dari kenyataan. Akibatnya profesi guru masihmenjadi profesi alternatif paling akhir, ketika tidak ada lagi pekerjaan lain yang diharapkan. Maknanyabahwa, banyak yang menjadi guru bukan karena betul-betul menjadi guru, tetapi menjadi guru karenakebetulan.Suatu langkah maju telah dilakukan oleh pemerintah bersama DPR, dengan disahkannya UUNo 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Guru boleh berbangga karena UU tersebut memberiruang untuk menjadikan guru sebagai profesi yang harus diapresiasi lebih. Bentuk apresiasi tersebutberupa program sertifikasi profesi melalui penilaian portofolio. Walaupun program sertifikasi ini belumtentu berkorelasi signifikan dengan peningkatkan profesionalisme guru sebagai pendidik, tetapimenjadi angin penyejuk bagi guru, karena bagi guru ini berarti peningkatan kesejahteraan.Kenyatannya, pola sertifikasi guru melalui portofolio banyak memberikan peluang untuk melakukanhal-hal manipulatif bukti tertulis yang dapat membawa pada perilaku guru yang kurang terpuji.Ciri khas guru kejuruan atau guru sekolah menengah kejuruan (SMK) memiliki tingkatketrampilan kerja tertentu dengan tahapan dan unjuk kerja yang tertentu pula, jika dibandingkandengan guru non-kejuruan. Ketrampilan kerja guru kejuruan dikembangkan dari tingkat pengetahuansecara teoritis dan praktis. Artinya guru kejuruan dapat menerapkan profesi sebagai pendidik padatiga aspek yaitu, kognitif, afektif dan psikomotor. Hal ini mengindikasikan bahwa pola atau modelsertifikasi guru kejuruan harus berorientasi pada unjuk kerja, bukan semata-mata pada dokumenportofolio. Maksudnya bahwa pengembangan model sertifikasi guru kejuruan dapat dilakukan melaluipenilaian portofolio tetapi harus diikuti dengan penilaian unjuk kerja. Pengembangan model sertifikasiguru kejuruan ini dapat dimanifestasikan dalam bentuk : (a). Proses sertifikasi guru kejuruan perlumelibatkan dunia industri, dunia usaha, dan atau asosiasi profesi sebagai representatif berbagaikomponen masyarakat pelaku dan pemerhati pendidikan. (b). Keterlibatan dunia industri, dunia usaha,dan atau asosiasi profesi, dimaksudkan untuk menilai aspek unjuk kerja guru kejuruan. (c). LPTK-PTKperlu dilibatkan untuk menilai kompetensi guru kejuruan melalui dokumen portofolio (jika penilaianportofolio masih digunakan). (d). Perlu ada semacam penyegaran (recharging) dan atau peningkatanilmu dari para guru secara periodik, misalnya setiap 5 tahunan, agar dinamisasi perkembangan IlmuPengetahuan dan Teknologi dapat diikuti.Kata kunci: LPTK-PTK, Pengembangan model sertifikasi, guru SMK, pendidikan kejuruan
PENINGKATAN KETERAMPILAN TEKNIK PENGERINGAN KAYU BAGI KELOMPOK PENGRAJIN KAYU DI DESA RUMOONG ATAS Rolly R Oroh
ABDIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 11, No 3 (2018): DESEMBER 2018
Publisher : LPPM UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (804.09 KB) | DOI: 10.36412/abdimas.v11i3.896

Abstract

Kemampuan kerja kayu yang dimiliki oleh kelompok pengrajin kayu di desa mitra masih kurang dan belum bisa menjamin mutu produksi rumah kayu. Permasalahan inti mitra adalah kurangnya informasi, pengetahuan, keterampilan, dan wadah pelatihan tentang bagaimana teknik pengeringan kayu pada penyiapan bahan baku kayu pada industri rumah kayu. Target luaran yang dapat dicapai dalam kegiatan ini, adalah: (a) Terbentuknya masyarakat mitra yang memiliki pengetahuan dan keterampilan yang baik tentang teknologi pengeringan kayu pada industri rumah kayu, sehingga produktifitas dan pola kerja mitra menjadi meningkat; dan (b) Terciptanya profil manajemen usaha yang produktif dan informatif dalam usaha industri rumah kayu. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini, berdasarkan kesepakatan dengan masyarakat mitra, adalah: (1) sosilaisasi, (2) pendidikan, dan (3) pendampingan. Hasil yang dicapai dalam pelaksanaan pengabdian ini adalah masyarakat mitra telah memiliki peningkatan pengetahuan dan ketrampilan tentang teknologi pengeringan kayu dalam membangun rumah kayu.
Pengaruh Pengetahuan Keselamatan Kerja Dan Lingkungan Kerja Terhadap Perilaku Pekerja Konstruksi Pada Proyek Jalan Tol Manado – Bitung Laura Sojow; Agus Takaredase; Shirly Lumeno; Parabelem D.T Rompas; Rolly Oroh
SEIKO : Journal of Management & Business Vol 4, No 3 (2022)
Publisher : Program Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/sejaman.v4i3.2945

Abstract

Abstrak Pemerintah melakukan upaya percepatan pembangunan, namun dalam pelaksanaan proses pembangunan, banyak terjadi kecelakaan kerja. Untuk itu pengetahuan keselamatan kerja dan lingkungan kerja terhadap perilaku pekerja perlu dicermati, agar terciptanya target zero accident, terjaminnya kualitas, keamanan dan keselamatan konstruksi proyek jalan tol Manado Bitung. Setiap kecelakaan pasti ada sebab dan akibatnya yang biasanya diawali oleh unsafe action atau unsafe condition. Oleh karena itu perlu diketahui pengaruh pengetahuan keselamatan dan lingkungan kerja terhadap perilaku pekerja konstruksi. Metode penelitian survey yang digunakan dengan analisis korelasi dan regresi pada sampel 71 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang positif antara pengetahuan keselamatan kerja dan lingkungan kerja terhadap perilaku pekerja. Kata kunci : Pengetahuan keselamatan, lingkungan kerja, perilaku pekerja.
THE EFFECT OF PARENTS' MOTIVATION ON STUDENT'S LEARNING ACHIEVEMENT DEPARTMENT OF BUILDING SMK NEGERI 3 TONDANO: Motivasi orang tua Rifa Tingon; Rolly R. Oroh; Djubir R.E. Kembuan
GEARBOX: Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol. 3 No.2: Desember 2022
Publisher : Pendidikan Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT This research is a research with a correlational survey method which aims to determine the effect of parental motivation on student achievement in the construction department of SMK Negeri 3 Tondano which was carried out from August to November 2019. The data collection techniques and tools in this study used research instruments in the form of questionnaires and report cards. Based on these data, it is known that the significance value is 0.000 with a large correlation coefficient of 0.901 with a coefficient of determination of 81.18%, which means that any changes that occur in learning outcomes are influenced by the teacher's personality competence of 81.18% and the rest is influenced by other variables. And to determine the level of influence of parental motivation on student achievement, that is by comparing the values ​​of t count and t table. This correlation test shows the value of t count > t table (19,386 > 1,660). Thus the researcher concludes that the role of parents in improving student achievement in the Department of Building SMK Negeri 3 Tondano is quite large,
Analysis of Construction Service Requirements towards Minimum Standards of Work Knowledge of Vocational High School Students Rolly Robert Oroh
Journal of Vocational Education Studies Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/joves.v6i2.9037

Abstract

Vocational high school graduates in Indonesia still show a low level of employment in the construction services industry sector. The aim of this research is to find a classification of vocational high school students' occupational knowledge attainment levels that construction services require in carrying out concrete construction work. This research uses descriptive research methods. This research data was obtained through surveys, observations and focus group discussions with construction service actors. The research data collected was then categorized based on work indicators, and analyzed for conformity with Indonesian national work competency standards in the concrete structure work category. The results of the study found that the minimum work knowledge standards of vocational high school students who must meet the needs of construction services in carrying out concrete construction work are understanding about the installation of scaffolding, the making of formwork, the assembling of reinforcement, the installation of reinforcement, and the casting of concrete.
The Influence of Vocational School Graduates on Sustainable Tourism Development of Manado Bay Beach Warouw, Felly Ferol; Ponto, Hance; Oroh, Rolly; Rotty, Viktory Nicodemus Joufree; Kembuan, Djubir
Asia Pacific Journal of Management and Education (APJME) Vol 4, No 2 (2021): July 2021
Publisher : AIBPM Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (131.211 KB) | DOI: 10.32535/apjme.v4i2.1126

Abstract

The regional characteristics of Manado city show its enormous potential as a center of tourism development, especially coastal tourism. This study aims to determine the influence of vocational school graduates in Manado City to develop its sustainable tourism. We involved tourism service actors who employing vocational schools, purposively selected as the sample. For the data analysis, we used descriptive and non-parametric statistical analysis with quantitative methodology aided with the SPSS software. The findings indicate a significant influence of vocational school graduates on the development of sustainable tourism in Manado. Thus, their role should be increased by adjoining tourism-based skills accentuated on tourism sustainability.
Development of Web-Based Digital System Learning Media Togas, Peggy V.; Naharia, Orbanus; Manggopa, Hiskia; Rompas, Parabelem D.T; Oroh, Rolly
Asia Pacific Journal of Management and Education (APJME) Vol 4, No 3 (2021): November 2021
Publisher : AIBPM Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.058 KB) | DOI: 10.32535/apjme.v4i3.1263

Abstract

In classroom learning, students frequently face challenges to understand the material since the learning media deviates from the subject content. The media usage as an intermediary for delivering information makes it more varied, easy to understand, and interactive. Utilizing web-based learning media promises the independence of time and place and helps the learning process. This study aims to develop a web-based digital system learning media that is feasible and useful. The study uses the waterfall model software development method, namely the Multimedia Development Life Cycle (MDLC). The findings indicate that the web-based digital system learning media is feasible and useful in the learning process.
The Relationship Between Learning Independence and The Intensity of 3-Dimensional Drawing Practice with Student Learning Achievement DPIB Department of SMK Negeri 1 Mopuya Hayaji; Sutirtayasa, Gde; Oroh, Rolly Robert; Daud, Metsi
International Journal of Information Technology and Education Vol. 2 No. 1 (2022): December 2022
Publisher : JR Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62711/ijite.v2i1.90

Abstract

The aim of this study was to find out the relationship between learning independence and the intensity of 3D drawing practice using the ArchiCAD application with the learning achievement of DPIB students at SMK Negeri 1 Mopuya. The method used in this study is a quantitative method with data collection techniques used are questionnaires and documentation while the data analysis technique used is multiple regression analysis with the help of SPSS 24. The results showed that there is a positive and significant relationship between student learning independence and the learning achievement of students majoring in DPIB SMK Negeri 1 Mopuya, Bolaang Mangondow Regency, with a t value of learning independence variable (X1) 2.279 ≥ 1 .67943 t table so Ho is rejected and Ha is accepted, meaning that the higher the learning independence, the higher the student achievement, there is a positive and significant relationship between the intensity of 3-dimensional drawing practice using the ArchiCAD application and the learning achievement of students majoring in DPIB SMK Negeri 1 Mopuya Bolaang Mangondown Regency with the t value of the practice intensity variable (X2) 6.381 ≥ 1 .67943 t table, so Ho is rejected and Ha is accepted, meaning that the higher the practice intensity, the higher the student achievement. There is a positive and significant relationship between independent learning and the intensity of 3D drawing practice using the ArchiCAD application with the learning achievement of students majoring in DPIB SMK Negeri 1 Mopuya, Bolaang Mangondow Regency and the contribution of independent learning variables and intensity of practice to the learning achievement of DPIB students majoring in DPIB SMK Negeri 1 Mopuya, Bolaang Mangondow Regency is 89.7%, while the rest is influenced by other variables that were not studied in this research.
The Effect of Modular Building Model Learning Media and Student Skills on Learning Outcomes Construction and Property Business Expertise Program at Siwa Lima Vocational School, St Yosep Langgur Namsa, Yohanis Paulus; Daud, Metsi; Oroh, Rolly Robert; Rompas, Parabelem Tino Dolf
International Journal of Information Technology and Education Vol. 2 No. 2 (2023): March 2023
Publisher : JR Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62711/ijite.v2i2.102

Abstract

Is there any influence of the modular building model learning media and student skills on student learning outcomes at Siwa Lima St Yosep Langgur High School is a question that is the aim of this research. This study used quantitative methods by collecting data using questionnaires, documentation and tests while analyzing data using multiple regression analysis with the help of the SPSS 24 program. The results showed that there was a positive and significant relationship between the Modular Building Model Learning Media and Student Skills on the Learning Outcomes of the Construction and Property Business Skills Program at Siwa Lima St. 1 .67943 t table so Ho is rejected and Ha is accepted, meaning that the more creative the learning media used, the higher the student learning outcomes, there is a positive and significant relationship between student practice and Learning Outcomes of the Construction and Property Business Skills Program at Siwa Lima High School St Yosep Langgur with a t value of the practice intensity variable ( X 2 ) 6.381 ≥ 1 .67943 t table so Ho is rejected and Ha is accepted meaning that the higher the student's practice, the higher the student learning outcomes, there is a positive and significant relationship between Learning Media Modular Building Models and Student Skills Against Learning Outcomes in the Construction and Property Business Skills Program in SMA Siwa Lima St Yosep Langgur and the contribution of the variable Learning Media Modular Building Models and Student Skills to Learning Outcomes of the Construction and Property Business Expertise Program at SMA Siwa Lima St Yosep Langgur is 89.7%, while the rest is influenced by other variables that do not become study in research.