Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Proporsi Sepeda Motor Terhadap Panjang Antrian Kendaraan Pada Simpang Bersinyal Jalan Yos Sudarso Paal 2. Randy Voller Surentu; Semuel Rompis; Lucia Lefrandt
Jurnal Teknik Sipil Terapan Vol 6 No 2 (2024): E-ISSN: 2714-7843
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47600/jtst.v6i2.894

Abstract

Jumlah Kendaraan yang semakin lama semakin bertambah sangat mempengaruhi kondisi lalu lintas. Bahkan Bertambahnya jumlah kendaraan Sepeda motor sangat mempengaruhi kondisi suatu ruas jalan. Pertumbuhan jumlah kendaraan sepeda motor yang cukup tinggi di Indonesia dari tahun ke tahun yang sulit dibendung. Penelitian ini bertujuan Menganalisis Karakteristik lalu lintas Simpang Bersinyal dan pengaruh proporsi Sepeda Motor Terhadap Panjang Antrian Kendaraan pada simpang bersinyal jalan Yos Sudarso Paal 2. Penelitian ini dilakukan selama 3 hari di simpang bersinyal jalan Yos Sudarso Paal 2. Data yang diambil yaitu Volume lalu lintas, kecepatan kendaraan, geometrik jalan, dan durasi lampu lalu lintas. Analisis data diawali dengan menghitung nilai kepadatan lalu lintas kemudian menghitung karakteristik lalu lintas antara Volume, kecepatan dan kepadatan. Karakteristik lalu lintas dihitung dengan metode Greenshield, Greenberg dan Underwood. Hasil dari perhitungan Karakteristik lalu lintas diambil nilai koefisien Determinasi (R2) tertinggi kemudian dilanjutkan dengan perhitungan Gelombang Kejut (Shockwave). Penelitian ini dilanjutkan dengan pembagian Proporsi Sepeda Motor untuk setiap ruas Jalan. Pemodelan simulasi lalu lintas dengan Software PTV. Vissim, untuk membandingkan hasil Nilai Panjang antrian dengan hasil Hitungan Analisa Gelombang Kejut. Pada kondisi volume maksimum berdasarkan hasil Analisa gelombang kejut didapatkan nilai Panjang antrian 1171,11 untuk jalan pendekat Tikala, 645,78 m untuk jalan pendekat Kairagi, 452,45 m untuk jalan pendekat perkamil dan 210,76 m untuk jalan pendekat Terminal paal 2. Pada hasil simulasi PTV. Vissim diperoleh Nilai Panjang antrian 219,29 m untuk jalan pendekat tikala, 469,81 m untuk jalan pendekat kairagi, 237,73 m untuk jalan pendekat perkamil dan 149,01 m untuk jalan pendekat terminal paal 2. Bertambahnya proporsi sepeda motor pada suatu ruas jalan maka secara langsung Panjang antrian kendaraan juga akan meningkat.
Pelatihan Edukatif Pengunaan Canva Sebagai Media Pembelajaran di Kalangan SMP Latumeten, Imanuel; Kamasi, Nadya V. V.; Barahama, Ameiliani Dianira; Marbun, Nasib; Surentu, Randy Voller; Panggabean, Siti Munawarah; Kusumadewi, Ni Ketut Evi; Sorongan, Dedi; Yuhasnita, Angeline
RESPINARIA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : PT Katersi Minar Permata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66785/respinaria.v2i2.139

Abstract

Perkembangan teknologi di era modern menuntut adanya inovasi dalam proses pembelajaran, termasuk di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP). Pemanfaatan media pembelajaran berbasis digital menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran yang lebih menarik, interaktif, efektif, serta menumbuhkembangkan kreatifitas. Pengupayaan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran memiliki berbagai kendala salah satunya yaitu masih banyak siswa yang belum memiliki keterampilan memadai dalam menggunakan aplikasi desain grafis sederhana sebagai media pembelajaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan kreativitas siswa SMP dalam memanfaatkan aplikasi Canva sebagai media pembelajaran. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap persiapan, tahap pelaksanaan didalamnya terdapat sosialisasi, penyampaian materi, pelatihan praktik langsung, serta pendampingan dan tahap evaluasi hasil karya peserta. Para siswa SMP diberikan pemahaman mengenai fitur dasar Canva dan dilatih untuk membuat media pembelajaran berupa poster edukatif dan presentasi sederhana sesuai dengan materi pelajaran serta lingkungan sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar peserta mampu menggunakan Canva secara mandiri dan menghasilkan media pembelajaran yang kreatif dan edukatif. Dengan demikian, pelatihan edukatif penggunaan Canva sebagai media pembelajaran dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran inovatif yang dapat diterapkan di lingkungan SMP.
Pemodelan Kuat Tekan Beton Ber-Fly Ash Menggunakan Analisis Regresi Linier Berganda Angeline Yuhasnita; Mayawi; Jeffrey Andre Delarue; Emil Padila; Randy Voller Surentu; Imanuel Latumeten
Impression : Jurnal Teknologi dan Informasi Vol. 5 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jti.v5i1.1820

Abstract

Pemanfaatan limbah abu terbang (fly ash) mendukung material konstruksi yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan memodelkan pengaruh persentase substitusi fly ash dan umur beton terhadap kuat tekan menggunakan regresi linier berganda (Ordinary Least Squares). Penelitian ini menggunakan data sekunder dari 20 observasi terdahulu (Kindangen et al., 2024), untuk mencapai efisiensi sumber daya tanpa melakukan repetisi uji laboratorium. Dalam memastikan validitas statistik terhadap heteroskedastisitas, analisis dioptimalkan dengan Robust Standard Errors (HC3). Hasil pemodelan menunjukkan bahwa secara simultan, umur beton dan kadar fly ash mampu memprediksi variasi kuat tekan beton secara akurat. Secara parsial, umur beton menjadi prediktor kuat yang meningkatkan kuat tekan secara signifikan. Sebaliknya, persentase fly ash (hingga 40%) tidak memberikan pengaruh signifikan saat umur dikontrol, mengonfirmasi keamanannya sebagai material substitusi. Model regresi robust menghasilkan persamaan Kuat Tekan (MPa) = 6,865 + 0,346(Umur) - 0,023(FA). Sebagai rekomendasi, praktisi konstruksi dapat mengaplikasikan persamaan ini sebagai pendekatan awal yang efisien untuk memprediksi kuat tekan beton tanpa harus melalui tahapan eksperimen yang panjang   The utilization of fly ash waste supports sustainable construction materials. This study aims to model the simultaneous effects of fly ash substitution percentage and concrete age on compressive strength using multiple linear regression via Ordinary Least Squares. This research utilizes secondary data from 20 previous observations (Kindangen et al., 2024.) to achieve resource efficiency without repeating laboratory tests. To ensure statistical validity against heteroskedasticity constraints, the analysis was optimized using Robust Standard Errors (HC3). Modeling results indicate that simultaneously, concrete age and fly ash content accurately predict variations in compressive strength. Partially, concrete age is a strong predictor that significantly increases compressive strength. Conversely, adding fly ash (up to 40%) does not exert a statistically significant effect when age is controlled, confirming its safety as a substitute material. The robust regression model yields the equation Compressive Strength (MPa) = 6.865 + 0.346(Age) - 0.023(FA). As a recommendation, construction practitioners can apply this equation as an efficient initial approach to predict concrete compressive strength without undergoing lengthy experimental phases