Riza Eka Putri
Pendidikan Guru Sekolah Dasar, STKIP Widyaswara Indonesia, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penerapan Modul Ajar dengan Metode Deep Learning untuk Mendorong Pembelajaran Aktif dan Kolaboratif di SD Negeri 06 Pekan Selasa Riza Eka Putri; Afrimon; Rosmadiana; Dinda Lusti Amelia; Efni Dwi Rachma Nasti; Mulia Novemberi; Regi Anggara; Valenia Dwi Putri
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Widyaswara Indonesia Vol. 1 No. 3 (2025): JPMWI-JULI
Publisher : LPPM Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpmwi.v1i3.77

Abstract

Deep Learning di sekolah dasar tidak menekankan kepada penggunaan teknologi mutakhir tetapi lebih menekankan kepada konsep memahami, mengaitkan, dan mengaplikasikan pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan nyata. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mensosialisasikan kepada guru di SD Negeri 06 Pekan Selasa mengenai Metode Deep Learning dan penerapannya dalam pembuatan modul ajar agar guru bisa mengintegrasikan prinsip belajar yang berkesadaran, bermakna, dan menyenangkan. Kegiatan ini dilakukan dalam tiga tahap, pertama melakukan observasi awal dengan memberikan kuisioner. Kedua membuat surat ijin. Ketiga melakukan pelatihan tentang konsep pelaksanaan metode Deep Learning dan penerapannya dalam pembuatan modul ajar. Hasil kuisioner menunjukkan hanya sebagian kecil guru memiliki pemahaman dasar tentang deep learning tetapi masih sebatas konsep. Pemahaman otodidak yang diperoleh melalui internet dan belum adanya pelatihan resmi membuat guru berusaha memahami secara mandiri dan merasa kesulitan untuk menerapkan dalam pembuatan modul ajar agar pembelajaran aktif dan kolaboratif bisa terlaksana. Kegiatan diadakan selama satu hari. Tim PKM STKIP Widyaswara Indonesia memberikan materi tentang konsep mendasar dan mendalam tentang konsep Deep Learning kemudian dilanjutkan dengan memberikan contoh penerapan modul ajar sesuai kepakaran masing-masing. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mengimplementasikan Deep Learning di Sekolah Dasar serta membuka peluang kolaborasi lanjutan antara sekolah dengan perguruan tinggi.
Pelaksanaan PLP Mahasiswa STKIP PGSD sebagai Upaya Peningkatan Profesionalisme Guru di UPT SD Negeri 12 Sungai Manau Kabupaten Solok Selatan Maghfira Aulia; Riza Eka Putri
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Widyaswara Indonesia Vol. 1 No. 4 (2025): JPMWI-OKTOBER
Publisher : LPPM Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpmwi.v1i4.129

Abstract

Abstrak Pelaksanaan Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) merupakan bagian penting dalam membekali mahasiswa calon guru dengan pengalaman nyata di sekolah dasar. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan PLP mahasiswa STKIP PGSD Widyaswara Indonesia di UPT SD Negeri 12 Sungai Manau Kabupaten Solok Selatan serta menganalisis kontribusinya terhadap peningkatan profesionalisme guru. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan partisipatif, di mana mahasiswa terlibat langsung dalam observasi, praktik pembelajaran terbimbing, praktik mandiri, pengembangan media pembelajaran, pengelolaan kegiatan kurikuler dan ekstrakurikuler, serta pemahaman manajemen sekolah. Subjek kegiatan adalah siswa kelas V yang berjumlah 19 orang dengan guru pamong dan kepala sekolah sebagai pendamping. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mahasiswa memperoleh pengalaman berharga dalam merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran sesuai kurikulum merdeka, sekaligus meningkatkan keterampilan sosial dan profesional. Selain itu, keterlibatan mahasiswa juga memberikan manfaat bagi guru dalam memperkaya variasi metode pembelajaran serta memperkuat kolaborasi sekolah dengan perguruan tinggi. Dengan demikian, PLP terbukti berperan sebagai jembatan antara teori di kampus dengan praktik di sekolah serta menjadi wahana pembentukan guru yang inovatif dan adaptif.
Penerapan Metode One Step Each (OSE) untuk Merangsang Kemampuan Kognitif dan Kreativitas Belajar melalui Kegiatan Ekstrakurikuler di Sekolah Dasar Riza Eka Putri; Fitriani; Afrimon; Dwi Sefti Hendro; Isma Sukni Lastri
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Widyaswara Indonesia Vol. 2 No. 1 (2026): JPMWI-JANUARI
Publisher : LPPM Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpmwi.v2i1.157

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan mengenalkan Metode One Step Each (OSE), yangmerupakan pendekatan pembelajaran bertahap yang menekankan aktivitas sederhana, berurutan, danmenyenangkan sesuai dengan karakteristik siswa Sekolah Dasar, untuk merangsang kemampuan kognitifdan kreativitas siswa dalam belajar. Kegiatan ini dilaksanakan di UPT SD Negeri 11 Bancah Kec. KPGDKabupaten Solok Selatan atas permintaan sekolah yang mengeluhkan bahwa masih ada siswa yang belumlancar membaca. Karena di Sekolah ini juga sudah di ajarkan Bahasa Inggris, maka sekaligus meminta agardiberikan pelatihan untuk pembelajaran Bahasa Inggris. Pelatihan melibatkan guru-guru mengenaipelaksanaan pembelajaran membaca dan Bahasa Inggris yang dipadukan dalam kegiatan ekstrakurikuler.Pelaksanaan kegiatan meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi, yang diwujudkan melalui aktivitasmembaca bertahap, permainan bahasa, latihan kosakata, serta praktik komunikasi sederhana. Hasil simulasikegiatan melalui guru-guru yang berperan sebagai siswa menunjukkan bahwa penerapan Metode OSEmampu merangsang kemampuan kognitif dan kreativitas siswa dalam belajar. Guru-guru bisa merasakansiswa mereka nantinya akan menjadi lebih aktif, percaya diri, dan antusias dalam mengikuti kegiatanpembelajaran. Dengan demikian, penerapan Metode OSE dapat menjadi solusi alternatif yang efektif dalamkegiatan Pengabdian kepada Masyarakat untuk mendukung peningkatan kualitas pembelajaran di SekolahDasar.