Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat kapasitas kewirausahaan pelaku UMKM produk tenun sutera Sengkang di Kelurahan Pattirosompe, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo melalui pendampingan rebranding, penyusunan model bisnis sederhana, literasi keuangan dasar, dan digitalisasi pemasaran. Program dirancang pada Januari 2026 dengan pendekatan partisipatif berbasis praktik, dimulai dari observasi kebutuhan mitra, koordinasi dengan pemangku kepentingan lokal, pelatihan kewirausahaan, klinik produk, praktik pembuatan konten, hingga evaluasi luaran usaha. Substansi kegiatan difokuskan pada penguatan identitas produk, penyusunan narasi budaya sutera Sengkang, perhitungan harga pokok sederhana, pemanfaatan katalog digital, serta optimalisasi WhatsApp Business dan media sosial sebagai kanal promosi. Hasil kegiatan diarahkan pada luaran konkret berupa rancangan profil usaha, contoh katalog mini, template pencatatan keuangan, kalender konten promosi, dan model pendampingan kewirausahaan yang dapat direplikasi pada pelaku UMKM berbasis kerajinan lokal. Secara konseptual, kegiatan ini menunjukkan bahwa penguatan UMKM kerajinan tidak cukup bertumpu pada kemampuan produksi, tetapi membutuhkan integrasi antara pengetahuan tradisional, inovasi produk, literasi keuangan, kemampuan membaca pasar, dan pemanfaatan teknologi digital. Program ini diharapkan menjadi kontribusi praktis bagi pengembangan ekonomi kreatif berbasis sutera Sengkang yang adaptif, bernilai budaya, dan berorientasi keberlanjutan usaha.