Nur Halim
Prodi Kewirausahaan, Fakultas Ekonomi Dan Bisnis, Universitas Negeri Makassar, Indonesia

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Mengembangkan Karakter Entrepreneur Siswa Melalui Pelatihan Kewirausahaan di SMK Negeri 1 Sidrap Andika Isma; Muhammad Rakib; Nur Halim
Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 2 No 2 (2022): JIPPM - Desember 2022
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (465.345 KB) | DOI: 10.54082/jippm.32

Abstract

Pelatihan kewirausahaan merupakan kegiatan yang menjadi salah satu solusi untuk mengembangkan karakter Entrepreneur siswa. Mitra kegiatan pengabdian ini adalah SMK Negeri 1 Sidrap, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan. Salah satu permasalahan khususnya bagi siswa SMK yaitu banyak dari mereka yang membantu usaha/bisnis orangtua, akan tetapi kebanyakan dari siswa belum memiliki pemahaman mengenai cara berwirausaha. Oleh karena itu, perlu adanya motivasi, pemahaman, dan pelatihan tentang bagaimana mengembangkan karakter kewirausahaan bagi siswa. Metode pelaksanaan pengabdian ini yakni ceramah, diskusi, tanya jawab, praktik, dan pendampingan. Prosedur pelaksanaan kegiatan yaitu Pretest dan post-test, penyajian materi, praktik, dan pendampingan. Untuk mengukur tingkat keberhasilan program kegiatan ini dilakukan dengan mengukur: (1) tingkat partisipasi Mitra, (2) tingkat keaktifan peserta pelatihan, dan (2) tingkat pengetahuan dan keterampilan peserta pelatihan. Hasil pelaksanaan pengabdian ini, daintaranya: (1) Meningkatnya pengetahuan dan pemahaman Mitra mengenai kewirausahaan, (2) Mengembangkan karakter siswa dalam berwirausaha, (3) Meningkatnya motivasi siswa untuk menjadi seorang Entrepreneur, (4) Meningkatnya pengetahuan dan pemahaman Mitra mengenai pengelolaan bisnis atau usaha yang baik, dan (5) Meningkatnya keterampilan Mitra dalam membuat/mendirikan usaha atau bisnis.
KREATIVITAS GURU, KETERSEDIAAN LITERATUR, DAN SOFT SKILL PENGARUHNYA TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA Rahmatullah; Nur Halim
Indonesian Journal of Economics, Entrepreneurship, and Innovation Vol. 1 No. 3 (2021): Januari
Publisher : ILIN Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.762 KB) | DOI: 10.31960/ijoeei.v1i3.822

Abstract

This study aims to determine and analyze the effect of teacher creativity, the availability of literature and soft skills on interest in entrepreneurship. The research method used is a quantitative method. Data collection methods are through observation, questionnaires or questionnaires and documentation. The number of samples in this study were 94 students from 7 majors at SMK Negeri 1 Pangkep then analyzed using multiple linear regression analysis. Based on the results of the study, it shows that the results of tests carried out simultaneously, the three variables (X) have a positive effect on the growth of entrepreneurial interest in students of SMK 1 Pangkep (Y). However, partially the teacher creativity variable (X1) does not have a significant effect, while the other two variables, namely the availability of literature (X2) and soft skills (X3), have a significant effect on the growth of students' entrepreneurial interest (Y).
Pendampingan Inovasi Kewirausahaan Kepariwisataan Berbasis Agrowisata Edukasi di Desa Kanreapia, Kecamatan Tombolopao, Kabupaten Gowa Nur Rahmi; Asmayanti; Andi Anggi Kemalasari; Nur Halim; Hasniaty
CITAKARYA Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 02 (2026): Mei - Juni
Publisher : CITAKARYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63922/citakarya.v4i02.3999

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat kapasitas kewirausahaan kepariwisataan masyarakat Desa Kanreapia, Kecamatan Tombolopao, Kabupaten Gowa, melalui pendampingan inovasi paket agrowisata edukasi berbasis potensi hortikultura lokal. Kanreapia memiliki posisi strategis sebagai desa dataran tinggi dengan karakter pertanian yang kuat, tetapi potensi tersebut belum sepenuhnya dikemas sebagai produk wisata yang memiliki narasi, alur layanan, struktur harga, kanal promosi, dan kemitraan pasar yang jelas. Program dilaksanakan pada Januari 2026 dengan pendekatan partisipatif melalui observasi kebutuhan mitra, pemetaan aset wisata, pelatihan dasar kewirausahaan pariwisata, klinik penyusunan paket wisata edukasi, praktik digital storytelling, serta evaluasi luaran. Hasil pendampingan menunjukkan bahwa penguatan kewirausahaan pariwisata perlu diarahkan pada tiga luaran utama, yaitu prototipe paket wisata edukasi pertanian, model perhitungan harga paket yang sederhana, dan rancangan promosi digital yang menonjolkan pengalaman belajar, lanskap, dan produk lokal. Kegiatan ini menegaskan bahwa inovasi kewirausahaan di desa agrowisata tidak cukup berhenti pada promosi destinasi, tetapi harus membangun desain produk wisata yang aman, edukatif, bernilai ekonomi, dan dapat dikelola secara kolaboratif oleh masyarakat lokal.
Pelatihan Digital Marketing dalam Upaya Pengembangan Usaha Berbasis Teknologi pada UMKM di Kota Makassar Kecamatan Tamalanrea Nur Halim; Ratnah S; Herawan Hisanan; Nur Rahmi; Agus
CITAKARYA Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 02 (2026): Mei - Juni
Publisher : CITAKARYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63922/citakarya.v4i02.4028

Abstract

Salah satu permasalahan yang dihadapi oleh UMKM di Kecamatan Tamalanrea adalah masalah pemasaran dan keterampilan menggunakan teknologi. UMKM di Kecamatan Tamalanrea memerlukan pengembangan usaha berbasis teknologi sehingga dapat bersaing dengan usaha-usaha baru yang bersifat online. Tujuan dari penulisan artikel ini adalah mengidentifikasi penggunaan media pemasaran pada UMKM di Kota Makassar Kecamatan Tamalanrea dan menggambarkan upaya pengembangan usaha berbasis teknologi melalui pelatihan digital marketing. Metode yang digunakan dalam identifikasi penggunaan media pemasaran adalah observasi, wawancara, penyebaran kuesioner, dan FGD. Metode yang digunakan dalam upaya pengembangan usaha berbasis teknologi adalah pendidikan masyarakat dan pelatihan. Materi pelatihan meliputi penumbuhan jiwa kewirausahaan, sharing session, serta praktik digital marketing melalui pendaftaran dan pengelolaan layanan GrabFood dan GoFood. Hasil identifikasi menunjukkan bahwa sebagian besar UMKM masih menggunakan teknologi sederhana dalam pemasaran, terutama WhatsApp dan Facebook, bahkan sebagian masih menjalankan usaha secara offline. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kegiatan pelatihan memperoleh tanggapan positif, dinilai memberikan wawasan, ilmu, dan inspirasi, serta mendorong hampir seluruh pelaku usaha untuk mempraktikkan bisnis online dalam pengembangan usahanya.