Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pola Komunikasi Keluarga Terhadap Remaja Pecandu Game Online di Desa Tiram, Tukak Sadai, Bangalore Selatan Kurdeniansyah Kurdeniansyah; Joko Mohamat Santoso; Pingky Romadhan
Buana Komunikasi (Jurnal Penelitian dan Studi Ilmu Komunikasi) Vol 7 No 1 (2026): April
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik USB YPKP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32897/buanakomunikasi.2026.7.1.5354

Abstract

The phenomenon of online gaming addiction among adolescents in Tiram Village yields various psychosocial repercussions, including a decline in academic performance, diminished social interactions, and deteriorating family intimacy, notably in the intensity of communication. The dynamics of family communication patterns concerning adolescents addicted to online gaming constitute a critical issue that necessitates comprehensive investigation. This study analyzes the focal problem by employing McLeod and Chaffee’s Family Communication Patterns Theory, which encompasses four distinct communicative typologies: consensual, pluralistic, protective, and laissez-faire. This research adopts a descriptive qualitative approach, utilizing in-depth interviews with parents and adolescents exhibiting tendencies toward online gaming addiction. Furthermore, the researcher conducted casual observations, ensuring the trustworthiness and validity of the collected data through prolonged engagement in the research locale. The findings indicate that family communication patterns play a pivotal role in shaping online gaming addiction behaviors among adolescents in Tiram Village, Tukak Sadai Subdistrict, South Bangka Regency.
SOSIALISASI PENCEGAHAN BULLYING PADA SISWA SMA X DI KOTA PALEMBANG Amarisma Gusria; Ibrahim Mifthafariz Mirza; Kurdeniansyah Kurdeniansyah; Jihan Sulaiman
Journal of Community Empowerment Vol 5, No 2 (2026): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v5i2.39800

Abstract

ABSTRAK                                                                                     Bullying merupakan salah satu permasalahan sosial yang masih sering ditemukan di lingkungan sekolah dan dapat memberikan dampak negatif terhadap kesehatan mental maupun hubungan sosial siswa. Kurangnya pemahaman siswa mengenai bentuk, dampak, serta cara pencegahan bullying menyebabkan perilaku tersebut sering dianggap sebagai candaan biasa. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai pencegahan bullying melalui kegiatan sosialisasi pada siswa SMA X di Kota Palembang. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 05 Januari 2026 dengan melibatkan 200 siswa SMA kelas satu, dua dan tiga. Metode yang digunakan berupa penyuluhan dengan pendekatan ceramah interaktif, diskusi, tanya jawab, dan pemberian studi kasus. Tahapan kegiatan meliputi persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Evaluasi dilakukan menggunakan metode pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa pada seluruh materi yang diberikan. Peningkatan tertinggi terdapat pada topik cara mencegah bullying sebesar 60%, diikuti jenis-jenis bullying sebesar 50%, serta dampak bullying dan faktor penyebab bullying masing-masing sebesar 40%. Selain itu, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi selama kegiatan berlangsung dan mulai memahami pentingnya empati, komunikasi positif, serta penghargaan terhadap perbedaan antar siswa. Dengan demikian, kegiatan sosialisasi pencegahan bullying dinilai efektif dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman siswa mengenai pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari perilaku bullying.Kata kunci: Bullying; Remaja; Sosialisasi Kesehatan Mental; Sekolah aman. ABSTRAKBullying is one of the social problems frequently found in school environments and may negatively affect students’ mental health and social relationships. The lack of students’ understanding regarding the forms, impacts, and prevention of bullying often causes such behavior to be perceived merely as joking behavior. Therefore, this community service activity aimed to improve students’ knowledge and awareness regarding bullying prevention through a socialization program for students at Senior High School X in Palembang City. The activity was conducted on January 5, 2026, involving 200 students from grades X to XII. The methods used included interactive lectures, discussions, question-and-answer sessions, and case studies. The activity stages consisted of preparation, implementation, and evaluation. Evaluation was carried out using pre-test and post-test methods to measure participants’ improvement in understanding. The results showed an increase in students’ understanding across all presented topics. The highest improvement was found in the topic of bullying prevention strategies (60%), followed by types of bullying (50%), and the impacts and causes of bullying (40% each). In addition, participants showed high enthusiasm throughout the activity and began to understand the importance of empathy, positive communication, and respect for differences among students. Thus, the bullying prevention socialization program was considered effective in increasing students’ awareness and understanding of the importance of creating a safe, comfortable, and bullying-free school environment.Keywords: Bullying; Adolescents; Socialization; Mental Health; Safe School.
Sosialisasi Komunikasi Kelompok Wanita Tani Prabumulih dalam Menguatkan Engagement Anggota Kelompok Rama Sanjaya; Catherine Wahyuning Wilujeng; A. Rachman Para Buana; Etika Oktasari; Kurdeniansyah Kurdeniansyah
AJAD : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): DECEMBER 2025
Publisher : Divisi Riset, Lembaga Mitra Solusi Teknologi Informasi (L-MSTI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59431/ajad.v5i3.675

Abstract

Community empowerment involving Kelompok Wanita Tani (Women Farmer Groups) represents an environmentally conscious agricultural empowerment initiative implemented as part of a Corporate Social Responsibility (CSR) program. In Tanjung Menang Village, Prabumulih. This empowerment effort was initiated by the Community Involvement and Development (CID) Team of PT Pertamina EP Limau Field in collaboration with academic partners engaged two hundred fifty of people and classify in eight Women Farmer Groups from the village. Group communication served as a key mechanism to strengthen engagement among members, aiming to enhance their psychological well-being and serve as an indicator of sustainable community empowerment. Data collection followed the standard criteria established by the CID Pertamina EP Limau Field team including participant profiling and characterization. The implementation methods included observation, interviews, focus group discussions, and direct interaction. Findings indicated that effective group communication significantly contributes to individual empowerment levels and can be applied both internally and externally to foster strong, sustainable group relations.
OPTIMALISASI POTENSI DIRI UNTUK MENDORONG JIWA ENTERPRENEURSHIP PADA MAHASISWA PRODI ILMU TANAH UNIVERSITAS SRIWIJAYA Amarisma Gusria; Kurdeniansyah Kurdeniansyah
Journal of Community Empowerment Vol 4, No 3 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v4i3.36310

Abstract

ABSTRAK                                                                                Indonesia saat ini sudah menyadari bahwa pendidikan terkait kewirausahaan sejak dini bagi mahasiswa adalah hal yang sangat penting. Namun, di prodi ilmu tanah universitas sriwijaya didapatkan masih banyak mahasiswa yang belum termotivasi, merasa bingung untuk memulai, tidak tahu bagaimana cara membagi waktu antara kegiatan perkuliahan dengan berwirausaha dan merasa takut gagal. Padahal melalui kegiatan wirausaha, dapat membentuk kepribadian yang positif seperti kreatif, inovatif, inisiatif, mandiri, tekun, dapat memiliki kemampuan adaptasi yang baik dan dapat berpikir secara cepat. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat ini ditujukan kepada mahasiswa program studi ilmu tanah di Universitas Sriwijaya sebanyak kurang lebih 50 mahasiswa. Tujuan kegiatan adalah untuk meningkatkan pengetahuan pentingnya berwirausaha, cara memulainya, serta meningkatkan keterampilan mengenali minat dan bakat diri sendiri (termasuk kelebihan dan kekurangan diri sendiri). Metode yang digunakan adalah penyuluhan dengan ceramah dan pendampingan secara partisipatif, dan evaluasi kegiatan dilakukan melalui post-test dan pre-test. Hasil dari pengabdian masyarakat ini adalah peningkatan pengetahuan sebanyak 20% terkait pentingnya kewirausahaan, 40% peningkatan cara mulai melakukan kewirausahaan, peningkatan 40% cara mengetahui kelebihan dan kekurangan diri guna memilih bidang kewirausahaan yang akan ditekuni.Kata kunci: Penyuluhan Mahasiswa; Kewirausahaan; Kepribadian Positif; Kepribadian Proaktif. ABSTRAKDespite the national emphasis on early entrepreneurship education in Indonesia, Soil Science students at Universitas Sriwijaya frequently face barriers such as low motivation to do business, time management difficulties between academic’s activity with enterpreneurship, and fear of failure to do enterpreneurship. To address these challenges, this community service initiative aimed to 50 students at Soil Science students at Universitas Sriwijaya. The program focused to increase knowledge about the entrepreneurship importance, how to start being entrepreneurship, and self-identification of talent which help students to choose the business field. The methodology in this activity use presentation, participatory, and pre-test and post-test evaluations that demonstrated significant progress. Such as 20% increase in students' understanding of entrepreneurial importance and a 40% improvement in both business initiation knowledge and self-assessment capabilities (self strength and weaknenss). These results indicate that the program effectively empowered students to identify personal strengths and navigate potential entrepreneurial pathways. Keywords: Student Socialization; Entrepreneurship; Positive Personality; Proactive Personality.