Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Generasi Remaja Bebas Diabetes melalui Edukasi Pola Hidup Sehat di Sekolah Zulkifli Walangadi; Jasmin Ambas; Nurul Anisa; Samsiana; Irwandi Rachman
Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS Vol. 5 No. 2 (2026): Mei
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/pimas.v5i2.2143

Abstract

Diabetes mellitus is a non-communicable disease with a continuously increasing prevalence and poses a significant public health challenge. Early prevention efforts, particularly among junior high school adolescents, are essential to reduce the risk of developing diabetes in adulthood. This community service activity aimed to improve students’ knowledge of diabetes prevention through the adoption of a healthy lifestyle. The activity was conducted among 23 ninth-grade students at SMP Negeri 3 Bontonompo Selatan Satap Salajo. A pre-experimental design using a one group pretest–posttest approach was applied. The intervention consisted of contextual and interactive health education delivered through lectures, discussions, and question-and-answer sessions. Students’ knowledge levels were assessed using a 10-item questionnaire administered before and after the educational intervention. The results demonstrated an improvement in students’ knowledge, indicated by an increased proportion of students categorized as having good knowledge and a rise in the mean knowledge score from 59.13 in the pretest to 70 in the posttest. These findings indicate that school-based health education is an effective promotive and preventive strategy for early diabetes mellitus prevention.
Analisis Pengembangan Sistem Informasi Manajemen Kesehatan (SIMKES) Menggunakan Metode Software Development Life Cycle (SDLC) di Dinas Kesehatan Kota Makassar: Analysis of the Development of Health Management Information System (SIMKES) Using the Software Development Life Cycle (SDLC) Method at the Makassar City Health Office Irwandi Rachman; Samsiana; Mujtahidah
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 4: April 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i4.10495

Abstract

Ketersediaan data kesehatan yang akurat dan terintegrasi merupakan aspek penting dalam perencanaan serta pengambilan keputusan pelayanan kesehatan. Namun, implementasi Sistem Informasi Manajemen Kesehatan (SIMKES) di Dinas Kesehatan Kota Makassar masih menghadapi tantangan, sehingga diperlukan analisis pengembangan menggunakan metode Software Development Life Cycle (SDLC) untuk menilai efektivitas dan keberlanjutannya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis proses pengembangan SIMKES berdasarkan kesesuaian tahapan SDLC serta mengidentifikasi hambatan dalam implementasi. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan studi kasus melalui wawancara mendalam dan telaah dokumen dengan tiga informan kunci yang dipilih secara purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan SIMKES di Dinas Kesehatan Kota Makassar berkontribusi positif terhadap pengumpulan, pengolahan, dan penyajian data kesehatan, meskipun tahapan SDLC seperti analisis kebutuhan, perancangan, pengujian, dan pemeliharaan belum berjalan optimal. Keterbatasan sumber daya manusia di bidang teknologi informasi dan ketergantungan pada vendor eksternal menjadi kendala utama. Kesimpulan: Diperlukan strategi peningkatan kapasitas SDM, pembentukan tim IT internal, serta perencanaan pengembangan yang lebih terstruktur untuk memastikan kualitas dan keberlanjutan SIMKES di Dinas Kesehatan Kota Makassar.
Analisis Sistem Pencatatan Kartu Stok Obat di Puskesmas Batua Kota Makassar Meliana Handayani; Irwandi Rachman; Andi Adhayana Akbar; Andi Atssam Mappanyukki; Wahyudin Wahyudin
Jurnal Riset Ilmu Kesehatan Umum dan Farmasi (JRIKUF) Vol. 2 No. 4 (2024): Oktober: Jurnal Riset Ilmu Kesehatan Umum dan Farmasi (JRIKUF)
Publisher : LPPM STIKES KESETIAKAWANAN SOSIAL INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/jrikuf.v2i4.464

Abstract

Recording drug stock cards is an important process in managing drug inventory at Batua Health Center, Makassar City. This study aims to evaluate the drug stock card recording system and its effectiveness in inventory monitoring. The methods used include in-depth interviews with informants, direct observation, and document analysis related to drug recording. The results showed that all aspects of the recording system were well fulfilled, reflecting a structured and accurate system, as well as the use of distribution books to verify the suitability of the data. Although the recording system was considered efficient, some informants recommended improvements in the layout of the storage space to increase accessibility. In conclusion, the application of technology in drug stock management needs to be improved to increase the efficiency and accuracy of inventory management at Puskesmas Batua.
Peran Artificial Intelligence dan Interoperabilitas Data dalam Transformasi Layanan Kesehatan Digital di Indonesia: Literature Review Mujtahidah Mujtahidah; Irwandi Rachman
HORIZON: Indonesian Journal of Multidisciplinary Vol. 4 No. 3 (2026): HORIZON: Indonesian Journal of Multidisciplinary
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/cax59k19

Abstract

Digital health transformation has become an important strategy for strengthening Indonesia’s healthcare system. The development of artificial intelligence and health data interoperability offers opportunities to improve access, efficiency, service quality, and data-driven decision-making. This article aims to examine the role of artificial intelligence and data interoperability in digital health transformation, particularly in the implementation of digital health services in Indonesia through the SATUSEHAT ecosystem. This study used a narrative literature review method by analyzing relevant scientific articles, institutional reports, and policy documents published between 2020 and 2026. Data analysis was carried out using a narrative thematic synthesis approach with 5 main themes. The review shows that artificial intelligence has the potential to support diagnosis, disease risk prediction, clinical decision support, remote patient monitoring, and healthcare service efficiency. Meanwhile, data interoperability serves as a fundamental basis for integrating electronic medical records and enabling data exchange among healthcare facilities. SATUSEHAT plays an important role as a national health data ecosystem that supports standardization and integration of digital health services. However, its implementation still faces challenges related to infrastructure readiness, digital literacy, data security, patient privacy, metadata quality, and regulation. This review emphasizes that successful digital health transformation requires strong data governance, adaptive regulation, and cross-sector collaboration
Deteksi Dini Sindrom Metabolik: Screening Penanda dan Edukasi sebagai Upaya Preventif Samsiana; Irwandi Rachman; Sarinah Basri K; Nur Inayah Ismaniar
LITERA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): Juli
Publisher : PT. Mediatama Zayna Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59734/lajpm.v2i2.196

Abstract

Sindrom metabolik (SM) merupakan kelompok kondisi yang meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan diabetes tipe 2. Penanda sindrom metabolik, yang meliputi obesitas abdominal, hipertensi, kadar glukosa darah tinggi, dislipidemia, dan resistensi insulin, menjadi indikator penting dalam mendeteksi kondisi ini sejak dini. Tujuan pengabdian ini adalah untuk memberikan edukasi dan screening awal dalam mendeteksi adanya penanda sindrom metabolik pada pegawai. Metode penyampaian yang dilakukan adalah dengan edukasi terkait sindrom metabolik, pencegahan, dan pemeriksaan fisik metabolik secara langsung dalam mendeteksi adanya penanda sidroma metabolik. Sasaran dalam pengabdian ini adalah pegawai Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) sebanyak 30 orang. Pengabdian masyarakat ini berjalan dengan lancar dan komunikatif serta pemeriksaan kesehatan dapat terlaksana dengan baik. Hasil yang ditemukan yaitu 27% mengalami berat badan lebih dan 20% obesitas, 70% dengan lingkar perut berisiko, 10% mengalami tekanan darah berisiko serta 7% mengalami prediabetes.
Pengaruh Literasi Digital Pasien terhadap Aksesibilitas Pendaftaran Online Berbasis Mobile JKN di RSU Bahagia Makassar Anugerah Nur Adela; Muh Adnan Hudain; Irwandi Rachman; Haeril Haeril; Nur Inayah Ismaniar
Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/sehatrakyat.v5i3.8307

Abstract

Advances in digital technology have driven the transformation of healthcare services, including the implementation of online registration via the Mobile JKN app. However, the app has not yet been utilized effectively because many patients still face limitations in using and operating digital devices, meaning that the potential for digital efficiency has not been fully realized. This study aims to determine the influence of patients’ digital literacy on the accessibility of online registration via the Mobile JKN app at RSU Bahagia Makassar. This study employs a quantitative design of the explanatory research type with a cross-sectional approach. A sample of 77 respondents was selected using purposive sampling, specifically BPJS patients who use the Mobile JKN app for online registration. Data collection was conducted using a 1–5 Likert scale questionnaire. The results of the simple linear regression test indicate that patients’ digital literacy significantly influences the level of accessibility of online registration via the Mobile JKN app, with p = 0.000 and a p-value ≤ 0.05. Based on these findings, it can be concluded that patients’ digital literacy influences the accessibility of online registration via the Mobile JKN app at RSU Bahagia Makassar.
Perencanaan SIMKES dalam Transformasi Pelayanan Kesehatan: Studi Kasus Dinas Kesehatan Kota Makassar: SIMKES Planning in Health Service Transformation: A Case Study of the Makassar City Health Office Samsiana; Mujtahidah; Irwandi Rachman
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - November 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i11.9294

Abstract

Perencanaan dan implementasi Sistem Informasi Manajemen Kesehatan (SIMKES) di Dinas Kesehatan Kota Makassar menunjukkan dinamika adaptif terhadap kebutuhan pelayanan kesehatan dan kebijakan yang berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses perencanaan SIMKES sebagai upaya peningkatan transformasi pelayanan Kesehatan. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif dengan pendekatan studi kasus menggunakan teknik wawancara mendalam dan telaah dokumen terhadap tiga informan kunci yang telah memenuhi kriteria inklusi. Analisis data dilakukan secara tematik, dan penelitian dilaksanakan pada April 2025. Pengembangan SIMKES diawali dengan kolaborasi bersama Universitas Gadjah Mada melalui sistem SISFOMAS serta dukungan GLOBAL FUND dalam penyusunan roadmap. Perubahan sistem berlangsung dari SIGDA generik menuju SIMPUS, hingga akhirnya puskesmas memperoleh otonomi memilih sistem akibat keterbatasan model terpusat. Saat ini, pengembangan diarahkan pada SIMKES berbasis klaster melalui kerjasama dengan vendor dan pelatihan pengguna. Evaluasi perencanaan tercermin dalam kebijakan edaran pemilihan vendor yang menekankan aspek keamanan data. Meskipun terdapat upaya adaptasi dalam perencanaan SIMKES, ketergantungan pada vendor dan risiko keamanan data masih menjadi hambatan utama. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kapasitas SDM, standarisasi sistem antar-puskesmas, serta penetapan indikator evaluasi dan perjanjian pengelolaan data yang lebih jelas untuk mewujudkan SIMKES yang optimal dan berkelanjutan.