Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Biosynthesis of Copper Nanoparticles from Syzygium cumini (L.) Skeels Leaf Extract: Effect of Precursor-to-Extract Ratio on Particle Size and Antioxidant Activity Annisa Humaira; Dikki Miswanda; Haris Munandar Nasution; Ainil Fitri Pulungan
Indonesian Journal of Science and Pharmacy Vol. 3 No. 3 (2026): Indonesian Journal of Science and Pharmacy
Publisher : Pustaka Media Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63763/ijsp.v3i3.174

Abstract

Copper nanoparticles are widely developed for their physicochemical and biological properties, and plant-based green synthesis offers an environmentally friendly alternative. This study aimed to synthesize copper nanoparticles using an aqueous leaf extract of Java plum (Syzygium cumini (L.) Skeels) as a bioreductor and stabilizing agent, and to evaluate their antioxidant activity. The extract was obtained by hot-water extraction and mixed with Cu(NO₃)₂ solution at various precursor-to-extract ratios (1:1, 1:2, 1:3, and 1:4). The dried material was characterized and phytochemically screened, the synthesized product was analyzed using a Particle Size Analyzer (PSA), and antioxidant activity was assessed by the DPPH method. Phytochemical screening revealed flavonoids, tannins, alkaloids, saponins, and glycosides. Copper particle formation was indicated by a colour change to greenish-brown and precipitate formation. The smallest particle size (175.41 nm) was obtained at the 1:4 ratio, although still within the submicron range. The synthesized copper particles exhibited very strong antioxidant activity (IC₅₀ 41.24 µg/mL), higher than the extract alone (IC₅₀ 72.63 µg/mL). These results indicate that S. cumini leaf extract is a promising eco-friendly bioreductor for producing antioxidant-active copper particles, with further optimization needed to reach the nanoscale.
Masyarakat Sadar Dispepsia: Edukasi Gaya Hidup Sehat dan Penggunaan Obat Lambung yang Aman Ziza Putri Aisyia Fauzi; Cut Intan Annisa Puteri; Haris Munandar Nasution; Ferina Septiani Damanik
Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/pimas.v5i3.2450

Abstract

Dispepsia merupakan salah satu gangguan saluran pencernaan yang umum terjadi di masyarakat dan berkaitan erat dengan pola hidup tidak sehat serta penggunaan obat yang tidak rasional. Rendahnya literasi kesehatan masyarakat mengenai faktor risiko dispepsia dan penggunaan obat lambung yang aman menjadi permasalahan yang perlu mendapat perhatian. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai dispepsia, mendorong penerapan gaya hidup sehat, serta meningkatkan penggunaan obat lambung yang rasional. Kegiatan dilaksanakan di Puskesmas Teladan Kota Medan dengan melibatkan 87 peserta yang terdiri dari pasien rawat jalan, keluarga pasien, dan kader kesehatan. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, edukasi interaktif, distribusi media edukasi (leaflet, booklet, dan video), pendampingan, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor pengetahuan peserta dari 55,6 menjadi 83,6 dengan selisih sebesar 28,0 poin. Selain itu, terjadi perubahan perilaku kesehatan, dimana 71% peserta mulai menerapkan pola makan teratur, 64% mengurangi konsumsi makanan pemicu, dan 58% mulai berkonsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum menggunakan obat lambung. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat serta mendorong perubahan perilaku terkait pencegahan dan pengelolaan dispepsia. Program ini berpotensi untuk dikembangkan secara berkelanjutan dan direplikasi di fasilitas kesehatan lainnya.