Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Edukasi Masyarakat Tentang Pemanfaatan Zingiber Officinale dan Cymbopogon Citratus dalam Pencegahan Diabetes Mellitus Artha Meithia; Kurnia Eryani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi : Pharmacare Society Vol 5, No 2 (2026)
Publisher : State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/phar.soc.v5i2.38404

Abstract

Diabetes mellitus merupakan penyakit kronis dengan prevalensi yang terus meningkat di Indonesia dan menjadi salah satu masalah kesehatan utama yang memerlukan upaya pencegahan yang efektif. Pemanfaatan tanaman herbal lokal seperti jahe (Zingiber officinale) dan sereh (Cymbopogon citratus) diketahui memiliki potensi sebagai agen antidiabetes, namun pengetahuan masyarakat mengenai cara penggunaan dan pengolahan yang tepat masih tergolong rendah. Pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi kesehatan terhadap tingkat pengetahuan masyarakat tentang pemanfaatan jahe dan sereh sebagai obat herbal antidiabetes di Desa Cipadang, Kabupaten Pesawaran. Pengabdian ini menggunakan desain quasi-experimental dengan pendekatan one group pre-test post-test. Sebanyak 20 responden dipilih secara purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi yang telah ditentukan. Intervensi edukasi dilaksanakan pada 7 Desember 2023 di Balai Desa Cipadang dengan menggunakan metode ceramah, demonstrasi langsung, serta media audiovisual berupa video edukasi dan banner. Hasil uji normalitas Shapiro–Wilk menunjukkan bahwa data tidak berdistribusi normal (p=0,0380,05), sehingga analisis dilanjutkan dengan uji Wilcoxon Signed-Rank dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari 35,0 pada pre-test menjadi 90,0 pada post-test, dengan selisih rerata sebesar 54,0. Uji Wilcoxon menunjukkan nilai p0,001 yang menandakan adanya perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah intervensi. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan berbasis multimedia efektif meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pemanfaatan herbal jahe dan sereh dalam pencegahan diabetes mellitus serta berpotensi mendorong perubahan perilaku kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, metode edukasi berbasis multimedia dan demonstrasi langsung direkomendasikan sebagai model intervensi promotif-preventif berbasis komunitas di wilayah pedesaan secara berkelanjutan
STUDI KIMIA KLINIK & FORENSIK: CEMARAN LIMBAH MEDIS DARI RUMAH TERAPI BEKAM DI DEPOK Saddam Husein; Kurnia Eryani; Yovita Endah Lestari; Rachmi Nurkhalika
Jurnal Analis Farmasi Vol 11, No 1 (2026): JURNAL ANALIS FARMASI
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jaf.v11i1.25723

Abstract

Terapi bekam menghasilkan limbah medis berupa darah dan material terkontaminasi yang berisiko terhadap kesehatan dan pencemaran lingkungan jika tidak dikelola dengan baik. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik cemaran limbah medis dari rumah terapi bekam di Depok melalui pendekatan kimia lingkungan, kimia klinik, dan mikrobiologi, serta mengevaluasi praktik pengelolaannya. Metode yang digunakan mixed-method melalui observasi lapangan, dokumentasi visual, dan analisis laboratorium. Hasil menunjukkan bahwa limbah dibuang sebagai sampah domestik tanpa pemisahan dan sterilisasi. Parameter kimia lingkungan menunjukkan nilai biological oxygen demand (BOD) 320 mg/L, chemical oxygen demand (COD) 780 mg/L, dan total suspended solids (TSS) 450 mg/L yang melebihi baku mutu. Analisis kimia klinik menunjukkan kadar hemoglobin 14,5 g/dL dan protein total 7,8 g/dL yang tinggi, sedangkan analisis mikrobiologi menunjukkan total plate count (TPC) sebesar 1,2 × 10⁶ CFU/mL. Temuan ini menunjukkan limbah bersifat infeksius, berpotensi mencemari lingkungan, dan meningkatkan risiko kesehatan masyarakat. Limbah bekam dikategorikan sebagai limbah B3 infeksius yang memerlukan pengelolaan sesuai standar yang berlaku.
STUDI KIMIA KLINIK & FORENSIK: CEMARAN LIMBAH MEDIS DARI RUMAH TERAPI BEKAM DI DEPOK Saddam Husein; Kurnia Eryani; Yovita Endah Lestari; Rachmi Nurkhalika
Jurnal Analis Farmasi Vol 11, No 1 (2026): JURNAL ANALIS FARMASI
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jaf.v11i1.25723

Abstract

Terapi bekam menghasilkan limbah medis berupa darah dan material terkontaminasi yang berisiko terhadap kesehatan dan pencemaran lingkungan jika tidak dikelola dengan baik. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik cemaran limbah medis dari rumah terapi bekam di Depok melalui pendekatan kimia lingkungan, kimia klinik, dan mikrobiologi, serta mengevaluasi praktik pengelolaannya. Metode yang digunakan mixed-method melalui observasi lapangan, dokumentasi visual, dan analisis laboratorium. Hasil menunjukkan bahwa limbah dibuang sebagai sampah domestik tanpa pemisahan dan sterilisasi. Parameter kimia lingkungan menunjukkan nilai biological oxygen demand (BOD) 320 mg/L, chemical oxygen demand (COD) 780 mg/L, dan total suspended solids (TSS) 450 mg/L yang melebihi baku mutu. Analisis kimia klinik menunjukkan kadar hemoglobin 14,5 g/dL dan protein total 7,8 g/dL yang tinggi, sedangkan analisis mikrobiologi menunjukkan total plate count (TPC) sebesar 1,2 × 10⁶ CFU/mL. Temuan ini menunjukkan limbah bersifat infeksius, berpotensi mencemari lingkungan, dan meningkatkan risiko kesehatan masyarakat. Limbah bekam dikategorikan sebagai limbah B3 infeksius yang memerlukan pengelolaan sesuai standar yang berlaku.