Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Korelasi Pengetahuan dan Perilaku Ibu dalam Upaya Pencegahan Stunting Balita di Wilayah Kerja BLUD UPT Puskesmas Pahandut Kota Palangka Raya: Correlation Analysis between Mothers’ Knowledge and Behavior in Efforts to Prevent Stunting among Toddlers in the Working Area of BLUD UPT Puskesmas Pahandut, Palangka Raya City Melisa Frisilia; Riska Ovany; Stefanicia Stefanicia; Neneng Safitri
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v12i1.12819

Abstract

Stunting merupakan gangguan yang terjadi pada tumbuh kembang balita yang ditandai dengan panjang atau tinggi badan anak tidak sesuai dengan anak seusianya. Adanya ibu balita yang belum memahami cara mencegah stunting, terutama dalam hal pengolahan makanan, pemenuhan kebutuhan gizi, penerapan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS), serta pentingnya melakukan pemantauan tumbuh kembang anak akan berpengaruh pada kejadian stunting. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan  rancangan cross sectional. Sampel pada penelitian ini adalah semua ibu yang memiliki balita sebanyak 45 orang dengan menggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Analisis yang dilakukan adalah menggunakan uji rank spearman’s. Penelitian ini menunjukan hasil uji rank spearman’s, di dapatkan (p = 0,003< α = 0,05). Hal itu berarti ada hubungan pengetahuan ibu dengan perilaku pencegahan stunting pada balita di wilayah kerja BLUD UPT puskesmas Pahandut. Ibu dengan pemahaman dasar mengenai stunting yang cukup cenderung telah menerapkan sebagian besar praktik pencegahan stunting, seperti pemberian ASI eksklusif, MP ASI tepat, dan pengawasan pertumbuhan pada balita meskipun belum sepenuhnya optimal. Oleh karena itu, upaya menurunkan prevalensi stunting melalui pencegahan primer harus semakin ditingkatkan dengan optimalisasi promosi kesehatan, agar ibu mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam dan pengetahuan yang lebih luas tentang stunting, sehingga mampu menerapkan perilaku pencegahan secara tepat.
EFEKTIVITAS EDUKASI PENYULUHAN IVA TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN, MINAT, DAN KEIKUTSERTAAN PEMERIKSAAN IVA PADA WANITA USIA 30–50 TAHUN Angga Arsesiana; Putri Carolina; Suryagustina Suryagustina; Rena Oki Alestari; Melisa Frisilia
Jurnal Bidan Pintar Vol. 7 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jubitar.v7i1.7575

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas edukasi penyuluhan inspeksi visual asam asetat terhadap peningkatan pengetahuan, minat, dan keikutsertaan pemeriksaan pada wanita usia 30–50 tahun. Penelitian menggunakan desain quasi experimental dengan pendekatan pretest-posttest with control group. Sampel penelitian terdiri dari 80 responden yang dibagi menjadi kelompok intervensi dan kelompok kontrol, dengan pengumpulan data menggunakan kuesioner pengetahuan, minat, dan lembar observasi keikutsertaan pemeriksaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa edukasi penyuluhan mampu meningkatkan pengetahuan responden tentang pentingnya deteksi dini kanker serviks, meningkatkan minat untuk melakukan pemeriksaan, serta mendorong keikutsertaan nyata dalam pemeriksaan dibandingkan kelompok yang tidak mendapatkan intervensi secara terstruktur. Hasil pendukung juga menunjukkan bahwa karakteristik responden pada kedua kelompok relatif sebanding sehingga perubahan yang terjadi dapat dikaitkan dengan intervensi yang diberikan. Temuan ini menunjukkan bahwa penyuluhan yang dilakukan secara interaktif dan sistematis memudahkan responden memahami manfaat pemeriksaan, membentuk sikap yang lebih positif, dan memperkuat kesiapan untuk bertindak. Dengan demikian, edukasi penyuluhan dapat menjadi strategi promosi kesehatan yang efektif untuk meningkatkan partisipasi pemeriksaan inspeksi visual asam asetat dan mendukung upaya deteksi dini kanker serviks di pelayanan kesehatan primer. Kata kunci: deteksi dini, inspeksi visual asam asetat, kanker serviks, minat, pengetahuan