Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

SOSIALISASI PENCEGAHAN BULLYING PADA SISWA SMA X DI KOTA PALEMBANG Amarisma Gusria; Ibrahim Mifthafariz Mirza; Kurdeniansyah Kurdeniansyah; Jihan Sulaiman
Journal of Community Empowerment Vol 5, No 2 (2026): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v5i2.39800

Abstract

ABSTRAK                                                                                     Bullying merupakan salah satu permasalahan sosial yang masih sering ditemukan di lingkungan sekolah dan dapat memberikan dampak negatif terhadap kesehatan mental maupun hubungan sosial siswa. Kurangnya pemahaman siswa mengenai bentuk, dampak, serta cara pencegahan bullying menyebabkan perilaku tersebut sering dianggap sebagai candaan biasa. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai pencegahan bullying melalui kegiatan sosialisasi pada siswa SMA X di Kota Palembang. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 05 Januari 2026 dengan melibatkan 200 siswa SMA kelas satu, dua dan tiga. Metode yang digunakan berupa penyuluhan dengan pendekatan ceramah interaktif, diskusi, tanya jawab, dan pemberian studi kasus. Tahapan kegiatan meliputi persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Evaluasi dilakukan menggunakan metode pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa pada seluruh materi yang diberikan. Peningkatan tertinggi terdapat pada topik cara mencegah bullying sebesar 60%, diikuti jenis-jenis bullying sebesar 50%, serta dampak bullying dan faktor penyebab bullying masing-masing sebesar 40%. Selain itu, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi selama kegiatan berlangsung dan mulai memahami pentingnya empati, komunikasi positif, serta penghargaan terhadap perbedaan antar siswa. Dengan demikian, kegiatan sosialisasi pencegahan bullying dinilai efektif dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman siswa mengenai pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari perilaku bullying.Kata kunci: Bullying; Remaja; Sosialisasi Kesehatan Mental; Sekolah aman. ABSTRAKBullying is one of the social problems frequently found in school environments and may negatively affect students’ mental health and social relationships. The lack of students’ understanding regarding the forms, impacts, and prevention of bullying often causes such behavior to be perceived merely as joking behavior. Therefore, this community service activity aimed to improve students’ knowledge and awareness regarding bullying prevention through a socialization program for students at Senior High School X in Palembang City. The activity was conducted on January 5, 2026, involving 200 students from grades X to XII. The methods used included interactive lectures, discussions, question-and-answer sessions, and case studies. The activity stages consisted of preparation, implementation, and evaluation. Evaluation was carried out using pre-test and post-test methods to measure participants’ improvement in understanding. The results showed an increase in students’ understanding across all presented topics. The highest improvement was found in the topic of bullying prevention strategies (60%), followed by types of bullying (50%), and the impacts and causes of bullying (40% each). In addition, participants showed high enthusiasm throughout the activity and began to understand the importance of empathy, positive communication, and respect for differences among students. Thus, the bullying prevention socialization program was considered effective in increasing students’ awareness and understanding of the importance of creating a safe, comfortable, and bullying-free school environment.Keywords: Bullying; Adolescents; Socialization; Mental Health; Safe School.
Work Engagement and Psychological Capital as Determinants of Employee Performance: The Mediating Role of Organizational Commitment in Indonesian Retail Employees Fahmi Sulaiman; Jihan Sulaiman
Fundamental and Applied Management Journal Vol. 4 No. 2 (2026): June
Publisher : Global Research Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66314/famj.v4i2.564

Abstract

This study investigates how work engagement and psychological capital relate to employee performance and whether organizational commitment explains part of these relationships in Indonesia's retail sector. The research used an explanatory quantitative approach with questionnaire data from 90 employees working in a retail company in North Sumatra, Indonesia. The data were processed with Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) through SmartPLS. The analysis shows that work engagement (β = 0.28, p = 0.004) and psychological capital (β = 0.26, p = 0.008) significantly improve employee performance. Both predictors also contribute to organizational commitment (β = 0.34 and β = 0.31), and commitment has a substantial positive relationship with performance (β = 0.40, p < 0.001). The indirect effects indicate that organizational commitment acts as a partial mediator between work engagement and employee performance (indirect effect = 0.14, p = 0.014) and between psychological capital and employee performance (indirect effect = 0.12, p = 0.021). The model accounts for 55% of organizational commitment and 62% of employee performance. Because the study uses one organization and self-assessed responses, the findings should be generalized carefully. Future studies are advised to use wider samples and multiple sources of performance data. The article contributes by combining engagement, psychological capital, commitment, and performance in one empirical framework for Indonesian retail employees.
MENINGKATKAN KOMUNIKASI LAYANAN BARISTA UNTUK MEMPERKUAT KEPUASAN PELANGGAN TREAT COFFEE AND BEANS Jihan Sulaiman
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.5273

Abstract

Abstract: This community service activity was carried out at Treat Coffee and Beans, with the aim of improving barista service communication skills to strengthen customer satisfaction and support sales growth. The training was conducted using a participatory action approach and work-based learning that emphasized active participant involvement and reflection on work experiences. Activities included needs analysis, development of service communication modules, interactive training through role-play, and evaluation with pre- and post-tests and customer surveys. Results showed a 24.7% improvement in participants' communication skills and an increase in customer satisfaction from 78% to 90%. These findings confirm that experience-based training is effective in fostering positive communication behaviors that directly impact customer satisfaction and business performance in the coffee shop sector. Keywords: service communication, customer satisfaction, work-based learning  Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Treat Coffee and Beans, dengan tujuan meningkatkan kemampuan komunikasi pelayanan barista untuk memperkuat kepuasan pelanggan dan mendukung peningkatan penjualan. Pelatihan dilaksanakan menggunakan pendekatan participatory action approach dan work-based learning yang menekankan keterlibatan aktif peserta serta refleksi atas pengalaman kerja. Kegiatan mencakup analisis kebutuhan, penyusunan modul komunikasi layanan, pelatihan interaktif melalui role-play, serta evaluasi dengan pre–posttest dan survei pelanggan. Hasil menunjukkan peningkatan keterampilan komunikasi peserta sebesar 24,7%, peningkatan kepuasan pelanggan dari 78% menjadi 90%. Temuan ini menegaskan bahwa pelatihan berbasis pengalaman efektif dalam membentuk perilaku komunikasi positif yang berdampak langsung terhadap kepuasan pelanggan dan performa bisnis di sektor coffee shop. Kata kunci: komunikasi pelayanan, kepuasan pelanggan, work-based learning
PERAN WORK LIFE BALANCE TERHADAP WORK ENGAGEMENT PADA KARYAWAN WANITA MENIKAH PADA BANK ABC CABANG MEDAN Fahmi Sulaiman; Jihan Sulaiman; Amarisma Gusria
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4320

Abstract

Abstract: This study aims to determine the role of work-life balance on work engagement among married female employees at Bank ABC Medan Branch. The population in this study consisted of 55 employees. Sampling in this study was conducted using total sampling technique, where the entire population became the sample. This study used a quantitative approach. The instruments used were validated and reliable work-life balance and work engagement questionnaires. The data were analyzed using simple regression analysis. The results indicate that work-life balance plays a role in work engagement, with a calculated F value of 62.276 > table F value of 4.03 and a significance level of 0.000 (p < 0.05).. Keyword: work life balance; work engagement; bank; employee; medan Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran work life balance terhadap work engagement Pada Karyawan Wanita Menikah Pada Bank ABC Cabang Kota Medan. Populasi dalam penelitian ini adalah 55 karyawan. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dengan teknik total sampling, dimana seluruh populasi yang menjadi sampel. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif. Instumen yang digunakan adalah angket work life balance dan work engagement yang telah valid dan reliabel. Penelitian ini dianalisis dengan uji analisi regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  Ada peran work life balance terhadap work engagment dengan F hitung = 62.276 > nilai F tabel = 4.03dengan nilai signifikansi 0.000 (p< 0.05). Kata kunci: work life balance, work engagement
STUDI KASUS: PERENCANAAN SDM MENGGUNAKAN ANALISA BEBAN KERJA MENTAL DENGAN METODE NASA-TLX PADA BANK DAERAH XY Amarisma Gusria; Rifda Alda Ufaira; Jihan Sulaiman
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4545

Abstract

Abstract: The banking industry is currently facing numerous challenges due to the high level of competition from modern digital products and increasing external environmental demands. In response, Regional Bank XY has made efforts to maintain strong competitiveness by restructuring its organization as part of its Human Resource Planning (HRP). Unfortunately, the implementation of HRP has not been optimal, as it was not supported by standardized calculations such as a Workload Mental Analysis. As a result, many employees have complained about an uneven distribution of workload across various divisions, ultimately affecting employee well-being. Therefore, this study uses a qualitative approach with a pragmatic paradigm and employs a case study method. Data collection techniques used to explore the issue include interviews, observations, and document analysis. Participants in this study were selected using a random sampling technique, consisting of 20 employees from 5 different divisions, and were assessed using the NASA-TLX workload analysis method. The results show that 11 respondents experienced mental overload, with a NASA-TLX score > 80, 8 respondents were in the Optimal Load category; and 1 respondent was classified as underload with a score < 50. Based on these findings, it is recommended that regular mental workload analyses be conducted, along with the establishment of programs to collect and address employee complaints related to workload in a more systematic and responsive manner. Keyword: Human Resources Management, Mental Workload Analysis; NASA-TLX method Abstrak: Industri perbankan saat ini sedang dipenuhi dengan tantangan karena tingginya daya saing kompetitor dengan produk digital modern dan tututan lingkungan eskternal. Upaya Bank Daerah XY untuk tetap memiliki daya saing yang tinggi adalah dengan melakukan restrukturiasi organisasi sebagai bagian dari Perencanaan Sumber Daya Manusia. Namun sayangnya pelaksanaan PSDM tersebut belum optimal karena tidak diiringi dengan perhitungan baku seperti Analisa Beban Kerja. Sehingga banyanya karyawan yang mengeluh adanya beban kerja yang tidak tersebar secara merata di berbagai divisi yang akhirnya mempengaruhi kesejahteraan karyawan. Oleh karena itu, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigm pragmatis, dan jenis kualitatif studi kasus. Metode pengumpulan data untuk memperdalam permasalahan adalah wawancara, observasi, serta analisa dokumen. Partisipan pada penelitian ini diambil menggunakan teknik random sampling, terdiri dari 20 karyawan dari 5 divisi yang berbeda untuk dilakukan analisa beban kerja NASA-TLX. Hasilnya Terdapat 11 responden yang memiliki klasifikasi beban kerja mental overload dengan skor NASA-TLX >80, 8 responden di Optimal Load, dan 1 responden di klasifikasi underload dengan skor <50. Adapun Rekomendasi yang diberikan adalah melakukan analisa beban kerja mental secara rutin dan membuat program untuk menampung keluhan karyawan terkait pekerjaan agar ditindak lebih lanjut. Kata kunci: Manajemen Sumber Daya Manusia, Analisa Beban Kerja Mental, Metode NASA-TLX
DAMPAK JOB STRESS DAN JOB SATISFACTION TERHADAP PSYCHOLOGICAL WELL-BEING PADA KARYAWAN PTS KOTA MEDAN Jihan Sulaiman; Fahmi Sulaiman; Amarisma Gusria
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4805

Abstract

Abstract: This study aims to determine the impact of job stress and job satisfaction on psychological well-being among employees of private universities in Medan. The population in this study consisted of 3,000 employees of private universities in Medan. The sample was selected using purposive sampling, where the population was selected based on specific criteria and using the Slovin formula, resulting in a sample size of 352 employees of PTS City of Medan. The study employed a quantitative approach. The instruments used were validated and reliable questionnaires on Job Stress, Job Satisfaction, and Psychological Well-Being. This study was analyzed using multiple regression analysis. The results of the study indicate that: (1) There is an impact of Job Stress and Job Satisfaction on Psychological Well-Being with F calculated = 168.053 > F table value = 3.02 with a significance value of 0.000 (p< 0.05) (2) There is a negative and significant impact of Job Stress on Psychological Well-Being with a calculated T value of -4.071 > T table = 1.967, and a significance level of 0.000 (p<0.05) (3) There is a positive and significant impact of Job Satisfaction on Psychological Well-Being with a calculated T value of 3.982 > T table = 1.967, and a significance level of 0.000 (p<0.05). Keyword: Job Stress, Job Satisfaction, Psychological Well-Being Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak Job Stress dan Job Satisfaction Terhadap Psychological Well-Being Pada Karyawan PTS Kota Medan. Populasi dalam penelitian ini adalah 3000 Karyawan PTS Kota Medan. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dengan teknik total sampling, dimana seluruh populasi akan menjadi sampel, sehingga jumlah sampelnya adalah 35 Karyawan PTS Kota Medan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif. Instumen yang digunakan adalah angket Job Stress dan Job Satisfaction dan Psychological Well-Being yang telah valid dan reliabel. Penelitian ini dianalisis dengan uji analisi regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Ada dampak Job Stress dan Job Satisfaction terhadap Psychological Well-Being dengan F hitung= 168.053 > nilai F tabel = 3.02 dengan nilai signifikansi 0.000 (p< 0.05) (2) Ada dampak negatif dan signifikan Job Stress terhadap Psychological Well-Being dengan nilai T hitung= -4.071 > T tabel = 1,967, dan tarag signifikansi 0.000 (p<0.05) (3) Ada dampak positif dan signifikan Job Satisfaction terhadap Psychological Well-Being dengan nilai T hitung= 3.982 > T tabel = 1,967, dan taraf signifikansi 0.000 (p<0.05). Kata kunci: Job Stress, Job Satisfaction, Psychological Well-Being