This Author published in this journals
All Journal Karimah Tauhid
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Perbandingan Penggunaan Direct Vat Set (DVS) dan Bulk Starter dalam Industri Fermentasi Susu: Literature Review Detya Zalfa; Andita Nurintania M; Rizka Rahmania; Syifa Fauziyah Febriyani; Siti Anisa; Tiara Amanda Lestari; Intan Kusumaningrum
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 6 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i6.24764

Abstract

Fermentasi susu merupakan salah satu teknologi pengolahan pangan yang telah berkembang pesat, khususnya dalam penggunaan kultur starter untuk produksi yogurt, keju, dan produk susu fermentasi lainnya. Tinjauan literatur ini bertujuan untuk membandingkan secara komprehensif dua sistem starter utama dalam industri fermentasi susu, yaitu Direct Vat Set (DVS) dan bulk starter, dari aspek teknologi produksi, kualitas produk, risiko kontaminasi, keunggulan fungsional, dan pertimbangan ekonomis. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur sistematis terhadap publikasi ilmiah 10 tahun terakhir (2015–2025). Hasil tinjauan menunjukkan bahwa DVS menawarkan kemudahan penggunaan, konsistensi kualitas produk, dan perlindungan lebih baik terhadap kontaminasi bakteriofag, sementara bulk starter lebih ekonomis pada skala produksi besar dengan infrastruktur memadai. Inovasi teknologi freeze-drying dan optimasi krioprotektan terbukti meningkatkan viabilitas sel DVS secara signifikan. Temuan ini memberikan dasar ilmiah bagi industri susu nasional dalam memilih sistem starter yang tepat sesuai kapasitas produksi dan tujuan mutu produk. Kesimpulan tinjauan ini menegaskan bahwa pemilihan jenis starter harus mempertimbangkan skala produksi, kapasitas sumber daya manusia, dan infrastruktur laboratorium yang tersedia.
Formulasi dan Evaluasi Snack Fungsional Berbasis Pisang untuk Pemenuhan Gizi Anak Siti Anisa; Syifa Fauziyah Febriyani; Difa Nur Asyah; Aji Jumiono
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 12 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i12.22220

Abstract

Perubahan pola konsumsi masyarakat Indonesia menuju makanan praktis dan olahan instan menyebabkan menurunnya asupan gizi seimbang serta meningkatnya risiko penyakit degeneratif. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah formulasi dan evaluasi produk pangan fungsional berbasis bahan lokal seperti pisang kepok, garut, bekatul, dan kedelai dalam upaya pemenuhan gizi anak serta mendukung ketahanan pangan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur (literature review) dengan pendekatan deskriptif kualitatif, melalui penelusuran artikel ilmiah dari Google Scholar dan Taylor & Francis Online yang relevan dengan topik functional food, banana-based snack formulation, local food ingredients, dan nutritional evaluation. Hasil kajian menunjukkan bahwa kombinasi tepung pisang kepok dan bekatul pada rasio sekitar 30%:20% berpotensi meningkatkan kadar protein (7,8–12,6%), serat pangan (2,9–6,4%), dan kalsium (36–53 mg/100 g produk) tanpa menurunkan mutu sensori. Beberapa studi juga melaporkan bahwa pelatihan dan edukasi berbasis praktik langsung mampu meningkatkan pengetahuan gizi hingga 36% dan keterampilan teknis peserta sebesar 42%. Secara umum, hasil telaah ini menegaskan bahwa pemanfaatan bahan pangan lokal memiliki potensi besar dalam meningkatkan nilai gizi, stabilitas produk, serta penerimaan konsumen. Selain itu, pengembangan pangan fungsional berbasis bahan lokal juga dapat memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan literasi gizi, dan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
Pengembangan Sorbet Campolay (Pouteria campechiana) sebagai Produk Pangan Fungsional Lokal Noviyanti Sutisna; Siti Anisa; Desi Nurlitasari; Naura Nadzhifatul Bilbina; Arti Hastuti
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 1 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i1.22255

Abstract

Buah campolay (Pouteria campechiana) merupakan komoditas lokal Indonesia yang kaya karotenoid, serat pangan, dan senyawa bioaktif, namun pemanfaatannya masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sorbet campolay sebagai produk pangan fungsional dengan menilai penerimaan konsumen melalui uji hedonik dan uji sensori. Dua formulasi digunakan: (1) sorbet campolay tanpa jeruk nipis dan (2) sorbet dengan tambahan perasan jeruk nipis. Uji organoleptik dilakukan oleh 32 panelis menggunakan skala hedonik 1–5 dan sensori deskriptif. Data dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, regresi linear sederhana, uji-t, dan ANOVA. Hasil menunjukkan bahwa atribut aroma (mean 4,84) dan warna (4,75) menjadi faktor paling disukai panelis, sedangkan aftertaste mendapat nilai terendah (3,06) akibat rasa pahit alami campolay. Instrumen sensori dinyatakan valid (r-hitung 0,47–0,61) dan reliabel (α = 0,81). Regresi menunjukkan mutu sensori berpengaruh signifikan terhadap tingkat kesukaan (R² = 0,52; t-hitung 6,01 > t-tabel 2,04). Uji F mengonfirmasi adanya perbedaan signifikan antar atribut (F-hitung 42,8). Secara keseluruhan, sorbet campolay diterima baik oleh panelis dan berpotensi dikembangkan sebagai produk pangan fungsional lokal. Pengembangan lanjutan dapat difokuskan pada perbaikan aftertaste dan stabilitas tekstur.