Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengembangan Buku Ajar Fisika Berbasis Eksperimen di Kelas VII Semester Ganjil Nanda Julfa Rezeki; Derlina; Abd. Hakim S
Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpf.v14i1.66693

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat tingkat validitas, efektivitas dan kepraktisan buku ajar berbasis eksperimen pada materi fisika Kelas VII semester ganjil. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian R&D (Research and Development) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluate). Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa-siswi kelas VII di UPTD SMP Negeri 5 Kisaran. Data penelitian diperoleh melalui uji validitas, uji efektivitas dan uji kepraktisan. Berdasarkan uji validitas diperoleh hasil yaitu, pada uji validitas ahli materi mendapatkan skor 92,94% dan pada ahli media sebesar 94,19% yang artinya buku ajar valid dan berada pada kategori sangat baik, pada uji efektivitas didapatkan hasil skor N-Gain 0,75 atau secara persentase 75% yang artinya buku dapat meningkatkan keterampilan kinerja siswa pada kriteria sedang atau cukup efektif, pada uji kepraktisan didapatkan skor persentase sebesar 87,5% yang menunjukkan tingkat kepraktisan buku ajar berbasis eksperimen berada pada kategori sangat layak/ sangat praktis. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa buku ajar berbasis eksperimen telah memenuhi kriteria valid, efektif dan praktis sehingga dapat digunakan sebagai media pembelajaran pada materi fisika Kelas VII di UPTD SMP Negeri 5 Kisaran.
Pengembangan Instrumen Tes Literasi Sains Model PISA Pada Materi Optik Maulida Rahmi Sagala; Derlina; Wawan Bunawan
Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpf.v14i1.67160

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan instrumen tes literasi sains model PISA pada materi Optik untuk siswa SMA guna meningkatkan kemampuan literasi sains, yang masih rendah berdasarkan hasil PISA. Metode penelitian menggunakan model pengembangan Borg & Gall dengan tahapan potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi, revisi, uji coba produk, serta analisis butir soal. Instrumen divalidasi oleh ahli dan diujicobakan pada siswa kelas XI MIA SMA Negeri 11 Medan. Hasil validasi menunjukkan skor keidealan rata-rata 88,7% (sangat valid). Uji coba kelompok kecil menghasilkan 30 soal valid (78,9%) dan kelompok besar 28 soal valid (93,3%). Reliabilitas tes sangat tinggi (α = 0,802). Analisis butir soal meliputi tingkat kesukaran (20% sukar, 40% sedang, 40% mudah), daya pembeda (40% sangat baik, 46,7% baik), dan efektivitas pengecoh (93,3% berfungsi maksimal). Sebanyak 25 soal (83,3%) memenuhi kriteria kualitas baik, sementara 3 soal (10%) perlu perbaikan, dan 2 soal (6,7%) ditolak. Instrumen ini layak digunakan untuk mengukur literasi sains siswa dan dapat dikembangkan lebih lanjut.
Pengaruh Model Inkuiri Terbimbing Menggunakan Laboratorium Riil dan Virtual terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan Kolaborasi Siswa Firmansyah Simanjuntak; Derlina
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol. 5 No. 2 (2026): September 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v5i2.8625

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model inkuiri terbimbing menggunakan laboratorium rill dan virtual terhadap kemampuan berpikir kritis dan kolaborasi siswa pada materi fluida statis di kelas XI SMA. Metode penelitian yang digunakan berupa kuasi eksperimen dengan desain pretest-posttest nonquivalent group design. Populasi penelitian seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 1 Sunggal yang berjumlah 12 kelas. Sampel penelitian terdiri dari 2 kelas yaitu kelas XI-8 sebagai kelas eksperimen I diterapkan model inkuiri terbimbimbing menggunakan laboratorium riil dan kelas XI-1 sebagai kelas eksperimen II diterapkan model inkuiri terbimbing menggunakan laboratorium virtual, kedua kelas sampel masing-masing berjumlah 35 siswa. Sampel dipilih dengan teknik purposive sampling. Instrumen kemampuan berpikir kritis dan kolaborasi sudah divalidasi oleh ahli. Hasil pretest dan posttest berpikir kritis kelas eksperimen I sebesar 30,81 dan 75,36, pada kelas eksperimen II nilai pretest 33,86 dan posttest 72,55. Hasil observasi awal dan akhir kemampuan kolaborasi kelas eksperimen I sebesar 39,48 dan 78,14, pada eksperimen II observasi awal dan akhir sebesar 39,33 dan 74,24. Data dianalisis menggunakan uji t dua pihak, uji Man Whitney, Multiivariate Analysis of Variance (MANOVA), dan N-gain. Hasil uji t dua pihak menunjukkan kesamaan kemampuan awal berpikir kritis, uji Man Whitney menunjukkan kemampuan awal kolaborasi siswa sama. Hasil uji MANOVA diperoleh ada pengaruh yang signifikan penerapan model inkuiri terbimbing menggunakan laboratorium riil dan virtual terhadap kemampuan berpikir kritis dan kolaborasi siswa. Peningkatan N-gain kelas eksperimen I kemampuan berpikir kritis sebesar 0,65 dan kolaborasi sebesar 0,64 dikategorikan sedang. Peningkatkan N-gain kelas eksperimen II kemampuan berpikir kritis sebesar 0,58 dan kolaborasi sebesar 0,57 dikategorikan sedang.
Optimization of Digital Business to Support MSMEs Growth in the Industry 4.0 Transformation Aswadi Jaya; Farhan Saputra; Derlina; Dwi Nur Ramadhan; Thomas Green
CORISINTA Vol 3 No 1 (2026): February
Publisher : Pandawan Sejahtera Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33050/corisinta.v3n1.147

Abstract

Digital transformation has become essential for Micro, Small, and Medium-Sized Enterprises (MSMEs) in the Industry 4.0 age in order to improve resilience and competitiveness in spite of restricted resources. The influence of digital optimization techniques on MSME growth is investigated in this study. These tactics include digital marketing adoption, e-commerce platform usage, and digital financial management tools. Data from 100 MSMEs was gathered quantitatively using structured questionnaires, and the correlations between the variables were examined using SmartPLS 3. E-commerce platform usage has the biggest impact, followed by digital financial management tools and digital marketing adoption, according to the results, which show that all digital strategies have a favorable impact on MSME growth. According to the model's R Square value of 0.694 for MSME Growth, the examined strategies account for around 69.4% of the growth variation. These results demonstrate how crucial it is for MSMEs to embrace digital technology in order to increase their market reach, boost operational effectiveness, and fortify financial management. Future research is urged to examine other factors impacting digital adoption and to apply these findings in a variety of sector scenarios. The study concludes that MSMEs must invest in digital skills in order to achieve sustainable development in a competitive digital world.