Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pelatihan Teknologi Pengolahan Rice Crackers Sebagai langkah Antisipasi Food waste di Kelompok Tani Desa Ngusikan Jombang Muhammad Kris Yuan Hidayatulloh; Azidni Rofiqo; Purbowo
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 10 No 2 (2026): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v10i2.28373

Abstract

Kelompok Tani dusun Ngusikan desa Ngusikan kecamatan Ngusikan kabupaten Jombang memiliki potensi komoditas padi yang ditanam sepanjang tahun. Luas lahan sawah produksi padi rata-rata 11 hektar dengan varietas padi yang sering ditanam yaitu Inpari 32, Inpari 42, dan Ciherang. Kondisi selama ini sering terjadi waste food atau kelebihan pangan karena adanya tradisi masyarakat “kundangan”. Konsekuensinya yaitu nasi menumpuk di rumah tidak termakan dan bahkan dibuang begitu saja. Tujuan kegiatan pengabdian ini yaitu memberikan pemahaman tentang aspek produksi dengan teknologi pengolahan dan pengemasan produk rice crackers. Metode pelaksanaan terdiri dari tahapan sosialisasi, pelatihan dan penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi serta keberlanjutan program. Metode pendekatan yang diterapkan yaitu 20% ceramah dan 80% praktik. Hasil kegiatan pengabdian ini menyatakan bahwa peserta yang berpartisipasi didominasi oleh wanita kelompok tani dengan rentan usia 50-65 tahun. Peningkatan level keberdayaan peserta dengan parameter pre-test dan post-test. Nilai rata-rata pre-test peserta pelatihan yaitu 2,5 sedangkan post-test mencapai 7. Hasil uji T berpasangan, terdapat perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah mengikuti pelatihan teknologi pengolahan dan pengemasan produk rice crackers. Diperlukan dukungan dari pemerintah daerah setempat untuk mendukung proses keberlanjutan inisiasi usaha berupa pendampingan sertifikasi halal, pengajuan PIRT dan berbagai program pelatihan lain yang mendukung usaha rice crackers.
Pemberdayaan Produk Olahan Lokal Bersertifikat Halal untuk Meningkatkan Daya Saing UMKM: Pendekatan Berbasis Komunitas di Wiyung, Surabaya A'rasy Fahrullah; Khusnul Fikriyah; Ahmad Ajib Ridlwan; Moch Khoirul Anwar; Azidni Rofiqo
Abimanyu : Jornal of Community Engagement Vol 7 No 1 (2026): February 2026 (In Press)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di era digital, integrasi nilai-nilai Islam dengan praktik bisnis menjadi krusial bagi pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan etis. Studi ini bertujuan untuk memberdayakan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal di Wiyung, Surabaya, melalui pengembangan produk pangan olahan bersertifikat halal. Program ini mencakup sesi pelatihan dan pendampingan yang berfokus pada produksi halal, prosedur sertifikasi, strategi pemasaran digital, dan branding produk. Dengan menggunakan metode pra-tes dan pasca-tes yang melibatkan 25 wirausaha perempuan dari kelompok PKK setempat, studi ini mengamati peningkatan pemahaman peserta sebesar 50% tentang standar halal. Hasil studi ini menegaskan bahwa peningkatan literasi halal dan kapabilitas digital meningkatkan daya saing dan keberlanjutan UMKM lokal. Model ini dapat menjadi kerangka kerja yang dapat direplikasi untuk mempromosikan ekonomi halal dan nilai-nilai ESG di tingkat akar rumput.
Enhancing Wealth Distribution Literacy Based on Mawaris Principles among Urban Muslim Families Azidni Rofiqo; Fira Nurafini; Clarashinta Canggih; Nurwinsyah Rohmaningtyas; Taufiq Kurniawan
Journal of Islamic Economy and Community Engagement Vol. 7 No. 1 (2026): Volume 7 No.1 2026
Publisher : FEBI UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jiecem.2026.7.1.2985

Abstract

The low level of wealth distribution literacy based on mawaris principles among urban Muslim families has the potential to generate injustice and conflict within households. This community service activity aimed to enhance the understanding and awareness of urban Muslim families regarding the importance of applying mawaris principles in family wealth distribution. The activity was conducted at the PKK Women’s Community of Wiyung Brantas Permai on April 19, 2025, involving 23 participants. An educative and participatory approach was employed through interactive lectures, group discussions, case studies, and evaluation using pre-test and post-test instruments. The results indicate an improvement in participants’ understanding of the basic concepts and mechanisms of mawaris, accompanied by changes in attitudes and awareness toward planning family wealth distribution in accordance with Islamic principles. The activity also received positive responses from participants and has the potential to generate sustainable impact through the strategic role of women within the family. Thus, this community service initiative contributes to strengthening Islamic financial literacy and promoting equitable wealth distribution in urban Muslim communities.