Roslina Roslina
Universitas Serambi Mekkah

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EFEKTIVITAS INDIRECT ENVIRONMENTAL LEARNING BERBASIS VIDEO PANGKAL BABU TERHADAP LITERASI SAINS DAN KESADARAN LINGKUNGAN SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR Maria Melani Ika Susanti; Muhammad Isa; Roslina Roslina; Armi Armi; Maulidar Maulidar
Edumedia : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 10 No 1 (2026): Edumedia: Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Kapuas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51826/edumedia.v10i2.1903

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya literasi sains dan kesadaran lingkungan siswa sekolah dasar yang disebabkan oleh pembelajaran IPA yang masih bersifat abstrak dan kurang kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas pembelajaran IPA berbasis lingkungan wisata Pangkal Babu melalui pendekatan indirect environmental learning dalam meningkatkan literasi sains dan kesadaran lingkungan siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimen pretest–posttest control group. Sampel penelitian terdiri atas 40 siswa kelas V yang dibagi ke dalam kelompok eksperimen dan kontrol. Instrumen yang digunakan berupa tes literasi sains dan angket kesadaran lingkungan. Analisis data dilakukan menggunakan uji independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kontrol dengan nilai signifikansi 0,000 (<0,05). Rata-rata nilai posttest kelompok eksperimen (82,75) lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol (70,20), serta nilai N-gain kelompok eksperimen (0,62) berada pada kategori sedang dan lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol (0,35). Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis lingkungan melalui representasi video ekosistem Pangkal Babu efektif dalam meningkatkan literasi sains dan kesadaran lingkungan siswa. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan pembelajaran IPA yang kontekstual, adaptif, dan berbasis lingkungan melalui integrasi media digital.
The Effectiveness of the Probing-Prompting Learning Model on Students' Mathematics Learning Mastery in Three-Variable Linear Equation Systems Muhamad Saleh Ginting; Rifaatul Mahmuzah; Mirsal Hadi; Manovri Yeni; Cut Morina Zubainur; Yuhasriati Yuhasriati; Roslina Roslina; Bukhari Usman
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 14 No. 4 (2025): October
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v14i4.3472

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan penguasaan hasil belajar matematika di kalangan siswa kelas X di SMAN 1 Peukan Bada melalui penerapan model pembelajaran Probing-Prompting. Populasi penelitian terdiri dari seluruh siswa kelas X di SMAN 1 Peukan Bada, dengan sampel dipilih menggunakan purposive sampling. Sampel terdiri dari 20 siswa dari kelas X-2. Data dikumpulkan melalui tes akhir yang terdiri dari tiga pertanyaan esai yang diberikan setelah perlakuan. Hasil menunjukkan rata-rata sampel sebesar 86,15, melebihi kriteria penguasaan minimum (KKM) sebesar 70. Pengujian hipotesis menggunakan uji-t dengan tingkat signifikansi α=0,05 dan 19 derajat kebebasan (df) menghasilkan tobserved > ttable (7,78 > 1,729). Akibatnya, H0 ditolak dan Ha diterima. Dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa menggunakan model Probing-Prompting berhasil mencapai penguasaan. This study aims to determine the mastery of mathematics learning outcomes among Grade X students at SMAN 1 Peukan Bada through the implementation of the Probing-Prompting learning model. The research population consisted of all Grade X students at SMAN 1 Peukan Bada, with the sample selected using purposive sampling. The sample included 20 students from class X-2. Data were collected through a post-test consisting of three essay questions administered after the treatment. The results showed a sample mean of 86.15, exceeding the minimum mastery criterion (KKM) of 70. Hypothesis testing using a t-test with a significance level of α=0,05 and 19 degrees of freedom (df) resulted in tobserved > ttable (7,78 > 1,729). Consequently, H0 was rejected and Ha was accepted. It can be concluded that student learning outcomes using the Probing-Prompting model successfully achieved mastery.