Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Quality Assurance, Monitoring, and Accreditation in Teacher Professional Education: A Conceptual Study of Relations, Challenges, and Development Directions Muhammad Iqbal; Rila Hardiansyah; Ahmad Muslim; M. Rasyid Ridlo
Jurnal Diferensiasi: Jurnal Hasil Penelitian, Pengembangan dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan Vol. 1 No. 3 (2025): Desember
Publisher : Yayasan Masyarakat Cita Insani (YAMACITA): Bergerak Dibidang Penelitian, Pendidikan, Pelatihan, Reasearch

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66957/6qwexx70

Abstract

Abstract: The Teacher Professional Education Program (Program Pendidikan Profesi Guru/PPG) is a strategic instrument within the national education system for producing competent professional teachers. In its implementation, PPG involves various quality mechanisms, including internal quality assurance, monitoring and evaluation (monev), and external accreditation. This conceptual study aims to analyze the position and function of these three quality mechanisms, identify areas of overlapping functions and instruments, and formulate directions for developing a more integrated PPG quality system. Using a critical analysis and theoretical synthesis approach on policy documents, regulations, and scientific literature, this study reveals substantial similarities in the indicators and assessed aspects across quality mechanisms, the dominance of a compliance-based approach oriented towards administrative completeness, and unclear role boundaries between mechanisms. This study also critiques the validity of evaluating the impact of the PPG program, given its relatively short duration (one year), which is theoretically inadequate for measuring substantial impact on teacher or prospective teacher performance. The implications of this study point to the need for a quality system integration oriented towards continuous improvement and outcome-based evaluation with long-term impact. Abstrak: Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) merupakan instrumen strategis dalam sistem pendidikan nasional untuk menghasilkan guru profesional yang kompeten. Dalam penyelenggaraannya, PPG melibatkan berbagai mekanisme mutu yang meliputi penjaminan mutu internal, monitoring dan evaluasi (monev), serta akreditasi eksternal. Kajian konseptual ini bertujuan untuk menganalisis posisi dan fungsi ketiga mekanisme mutu tersebut, mengidentifikasi area tumpang tindih fungsi dan instrumen, serta merumuskan arah pengembangan sistem mutu PPG yang lebih terintegrasi. Dengan menggunakan pendekatan analisis kritis dan sintesis teoretik terhadap dokumen kebijakan, regulasi, dan literatur ilmiah, kajian ini mengungkap bahwa terdapat kesamaan substansial dalam indikator dan aspek yang dinilai antar mekanisme mutu, dominasi pendekatan compliance-based yang berorientasi pada kelengkapan administratif, serta ketidakjelasan batas peran antar mekanisme. Kajian ini juga mengkritisi validitas evaluasi dampak program PPG mengingat durasi program yang relatif singkat (satu tahun) yang secara teoretis tidak memadai untuk mengukur dampak substantif terhadap kinerja guru atau calon guru. Implikasi kajian ini mengarah pada kebutuhan integrasi sistem mutu yang berorientasi pada perbaikan berkelanjutan dan evaluasi berbasis outcome dan dampak jangka panjang.
Adapting Systematic Literature Reviews for Undergraduate Thesis Projects: A Conceptual Framework Muhammad Iqbal; M. Rasyid Ridlo; Agus Jayadi; Nuraeni Nuraeni
Pedagogia: Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol. 18 No. 1 (2026)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS PAKUAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55215/pedagogia.v18i1.90

Abstract

This article aims a explore conceptual analysis of authoritative SLR guidelines to develop the Undergraduate SLR Model - a simplified yet rigorous seven-stage framework specifically designed for undergraduate thesis projects. Systematic literature review (SLR) has gained increasing adoption in undergraduate educational research, yet most established SLR guidelines were developed for advanced research contexts and impose procedural demands that exceed undergraduate students' capacity in terms of time, database access, methodological training, and team composition. This study employed a conceptual research design through the systematic analysis and synthesis of authoritative SLR guidelines to identify essential methodological principles and adapt them to undergraduate research contexts. The results is unlike existing SLR guides that target graduate or professional researchers, this framework explicitly addresses the constraints of single-researcher settings by introducing supervisor validation as a quality assurance substitute for dual-reviewer screening, limiting database requirements to one primary source with a mandatory supplementary search strategy, and recommending thematic narrative synthesis as a feasible alternative to meta-analysis. The model also provides a decision guide for choosing between SLR and scoping review approaches, practical tools including a simplified PRISMA Flow Diagram and self-assessment checklist, and guidance for collaborative multi-researcher scenarios. This framework offers a methodological reference that enables undergraduate students and their supervisors to conduct literature reviews that are both rigorous in principle and realistic in practice.
Pelatihan Kepemimpinan Dan Modernisasi Manajemen Organisasi Dalam Meningkatkan Kapasitas Pengurus Daerah Pemuda NWDI Se Pulau Lombok Ahmad Muslim; M. Rasyid Ridlo
Jurnal Sistem Informasi Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): Juni, Jurnal Sistem Informasi Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurnal Sistem Informasi Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Organisasi kepemudaan memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, kapasitas kepemimpinan, dan kompetensi manajerial generasi muda. Namun, dinamika organisasi pada era transformasi digital menuntut adanya pembaruan tata kelola agar lebih profesional, adaptif, transparan, dan akuntabel. Pengurus organisasi kepemudaan dituntut tidak hanya memiliki kemampuan memimpin, tetapi juga mampu mengelola organisasi dengan pendekatan manajemen modern yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas kepemimpinan dan kemampuan manajemen organisasi bagi Pengurus Daerah PEMUDA NWDI melalui pelatihan yang dilaksanakan di Gedung TGB Center, Kota Mataram, pada tanggal 4–6 Juni 2026 dengan melibatkan 35 peserta. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan identifikasi kebutuhan, penyampaian materi, diskusi interaktif, simulasi kepemimpinan, studi kasus, dan refleksi bersama. Materi yang diberikan meliputi kepemimpinan transformasional, komunikasi organisasi, penyusunan program kerja, tata kelola administrasi, pemanfaatan teknologi digital dalam organisasi, serta evaluasi organisasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya kepemimpinan yang kolaboratif, penyusunan program kerja yang terarah, serta pengelolaan administrasi organisasi yang lebih sistematis. Selain meningkatkan pengetahuan, kegiatan ini juga memperkuat komitmen peserta dalam menerapkan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan inovasi dalam menjalankan organisasi. Pelatihan ini diharapkan menjadi model penguatan kapasitas organisasi kepemudaan yang berkelanjutan serta mendukung lahirnya kader-kader organisasi yang profesional, adaptif, dan berdaya saing.