Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peningkatan Kapasitas Karang Taruna Kabupaten Barru Sebagai Mitra Pemerintah Desa Dalam Fungsi Pengawasan Pembangunan Didin Halim; Aditya Sulthony Ahmad Khan; Ahmad Difa Awlia Aslim; Tri Cahyo Nugroho; Irfan. B
DEDIKASI Vol 28, No 1 (2026): JURNAL DEDIKASI
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/dedikasi.v28i1.86467

Abstract

Abstract. Karang Taruna is a youth organization that plays a strategic role in supporting village development through active community participation. However, the institutional capacity and technical competencies of Karang Taruna organizations in Barru Regency still face various challenges, particularly in carrying out development oversight functions. This community service program aimed to strengthen the capacity of Karang Taruna as a partner of village governments in monitoring and supervising village development. The methods employed included socialization, training, mentoring, digital technology implementation, and the development of a sustainability strategy. The training covered organizational governance, youth leadership, participatory village development monitoring, administrative management, and the utilization of information technology for reporting and transparency. The results demonstrated an improvement in the knowledge and skills of Karang Taruna members regarding village development mechanisms, participatory monitoring practices, and systematic reporting procedures. Furthermore, the program successfully enhanced collaboration between Karang Taruna and village governments in promoting more transparent, participatory, and accountable development governance. Program sustainability was supported through the establishment of village monitoring teams, the development of institutional partnerships, and the provision of participatory development monitoring guidelines. Therefore, Karang Taruna in Barru Regency has strengthened its potential to serve as a social control agent and a strategic partner of village governments in fostering sustainable development.Keywords: Karang Taruna, village development oversight, youth empowerment, institutional capacity, community participation, Barru Regency.
PENGUATAN KAPASITAS MAHASISWA DALAM MENGHADAPI DAMPAK KEBIJAKAN GLOBAL TERHADAP KEHIDUPAN LOKAL Nurul Ayuni; Ahmad Difa Awlia Aslim; Andi Adhe Amalya
JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 4 No. 3 (2026): Mei
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/japm.v4i3.9929

Abstract

Kebijakan global semakin mempengaruhi kehidupan masyarakat lokal dan menimbulkan peluang serta tantangan bagi mahasiswa sebagai agen perubahan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas mahasiswa dalam memahami dan merespons dampak kebijakan global terhadap kehidupan lokal. Metode yang digunakan meliputi pelatihan partisipatif, diskusi, dan pembelajaran berbasis kasus. Hasil menunjukkan adanya peningkatan kesadaran kritis, kemampuan analisis, serta kapasitas adaptif mahasiswa. Mahasiswa mampu mengidentifikasi keterkaitan global-lokal dan merumuskan solusi kontekstual. Kegiatan ini berkontribusi dalam membangun komunitas mahasiswa yang tangguh dan responsif terhadap tantangan globalisasi.
Pemanfaatan Atificial Intelligence (AI) Secara Etis Dalam Pembelajaran Mahasiswa Ahmad Difa Awlia Aslim; Nurul Ayuni; Nina Agustina; Putri Dzakilla Handayani; Annisa Fitri
JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 4 No. 6 (2026): November
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/japm.v4i6.13048

Abstract

Artikel pengabdian kepada masyarakat ini mengkaji implementasi pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) secara etis melalui edukasi literasi digital bagi mahasiswa di Universitas Negeri Makassar. Didorong oleh pesatnya adopsi AI generatif, mahasiswa sering kali dihadapkan pada tantangan terkait integritas akademik, privasi data, validitas informasi, serta transparansi pengungkapan. Melalui pengembangan e-modul "Optimalisasi Penggunaan AI dalam Pembelajaran Mahasiswa", kegiatan sosialisasi interaktif, dan diskusi komparasi studi kasus, program ini dirancang untuk menumbuhkan kesadaran kritis serta integrasi teknologi yang bertanggung jawab. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa edukasi terstruktur ini berhasil meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam membedakan pemanfaatan AI yang konstruktif sebagai mitra berpikir dengan tindakan plagiarisme atau pengumpulan tugas pasif, sekaligus memperkuat keterampilan verifikasi informasi, kesadaran keamanan data, dan etika pengungkapan akademik. Secara keseluruhan, inisiatif ini menjembatani efisiensi teknis dan etika pedagogis sebagai model praktis untuk menjaga integritas akademik di perguruan tinggi.