Novita Ashari
Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Institut Agama Islam Negeri Parepare

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Video Senam Ceria Berbasis Kecerdasan Kinestetik Untuk Anak Usia Dini Sri Maya Abdullah; Syarifah Halifah; Novita Ashari; Andi Tien Asmara Palintan
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 3 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i3.8329

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media video senam ceria berbasis kecerdasan kinestetik guna meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia 4–5 tahun di TK Aisyiyah Bustanul Athfal Punnia, Pinrang. Metode yang digunakan adalah model Research and Development (R&D) Borg and Gall yang dilaksanakan hingga tahap ketujuh. Instrumen pengumpulan data mencakup lembar validasi ahli materi, ahli media, dan ahli bahasa, lembar observasi perkembangan kinestetik anak, serta angket respons guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validasi ahli materi memperoleh skor 83%, ahli media 86%, dan ahli bahasa 92%, seluruhnya berkategori sangat layak. Observasi kecerdasan kinestetik anak menghasilkan rata-rata persentase 96,4% dengan kategori sangat baik, dan respons guru mencapai 84% (sangat layak). Video senam ceria terbukti efektif dalam menstimulasi kecerdasan kinestetik anak pada aspek koordinasi, keseimbangan, ketangkasan, kelenturan, dan kecepatan gerak.
Pengembangan Kartu Seri Bergambar dalam Meningkatkan Kemampuan Bahasa Reseptif Pada usia 5-6 tahun Luvitha Sari; Novita Ashari; Sri Mulianah; A. Tien Asmara Palintan
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 4 (2026): in Progress
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i4.8650

Abstract

Kemampuan bahasa reseptif anak usia dini masih menjadi tantangan dalam pembelajaran, khususnya dalam memahami alur cerita, menangkap pesan, dan mengikuti instruksi yang disampaikan melalui media pembelajaran. Penelitian terdahulu umumnya berfokus pada penggunaan media digital atau permainan tertentu, sedangkan pengembangan media konkret berbasis kearifan lokal untuk meningkatkan kemampuan bahasa reseptif masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media kartu seri bergambar berbasis dongeng cerita rakyat Parepare untuk meningkatkan kemampuan bahasa reseptif anak usia 5–6 tahun. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) model Borg & Gall dengan melibatkan 20 peserta didik yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, angket validasi ahli materi dan ahli media, angket respon guru, serta tes kemampuan bahasa reseptif anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan memperoleh tingkat validitas sebesar 84,75% (sangat baik), kepraktisan sebesar 93,33% (sangat baik), dan keefektifan sebesar 72,08% (baik), dengan rata-rata keseluruhan sebesar 83,39% yang termasuk kategori sangat baik. Temuan ini menunjukkan bahwa media kartu seri bergambar berbasis cerita rakyat lokal valid, praktis, dan efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan bahasa reseptif anak usia dini. Secara praktis, media ini dapat menjadi alternatif bagi guru dalam menyediakan pembelajaran bahasa yang lebih interaktif, kontekstual, dan berorientasi pada pelestarian budaya lokal.
Penerapan Aktivitas Seni Rupa Teknik Percik dalam Meningkatkan Kepercayaan Diri Anak Usia 5-6 Tahun Mubassyirah Rasyid; Syarifah Halifah; Novita Ashari; Andi Tien Asmara Palintan
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 2 (2026): Desember In Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i2.2523

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan diri anak usia dini melalui kegiatan seni rupa dengan teknik percik. Desain penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah anak usia dini yang diamati perkembangan kreativitas, kepercayaan diri, dan kemampuan sosialnya. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada setiap indikator, seperti keberanian tampil, kemampuan komunikasi, kreativitas dalam mencampur warna, kerja sama, empati, serta sikap santun. Pada akhir Siklus II, seluruh indikator yang ditetapkan berhasil dicapai secara optimal. Temuan ini menunjukkan bahwa teknik percik tidak hanya efektif dalam meningkatkan aspek estetika dan kreativitas, tetapi juga berperan dalam pengembangan kepercayaan diri dan sosial emosional anak. Dengan demikian, kegiatan seni berbasis teknik percik dapat dijadikan sebagai strategi pembelajaran yang inovatif, menyenangkan, dan holistik dalam pendidikan anak usia dini serta relevan untuk diterapkan dalam konteks pembelajaran yang lebih luas.