Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemanfaatan Limbah Cangkang Telur Menjadi Pupuk Organik Cair di Desa Pallimae, Kecamatan Sabbangparu Amelia Putri; Besse Nur Afifa; Husnul Fatimah; Sulfiana; Darwis; Kartika Eka Paksi; Andi Badli Rompegading; Yetti Anita; Tenri Sau; Yusran; Andi Sulfanita
MAMMIRI: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 3 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/mammiri.v3i2.4839

Abstract

Peningkatan volume limbah rumah tangga menjadi salah satu permasalahan lingkungan yang perlu mendapat perhatian. Salah satu limbah organik yang belum dimanfaatkan secara optimal adalah cangkang telur yang kaya akan kalsium dan mineral penting bagi tanaman. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memanfaatkan limbah cangkang telur sebagai bahan baku pupuk organik cair (POC) sekaligus meningkatkan pengetahuan masyarakat di Desa Pallimae, Kecamatan Sabbangparu dalam pengelolaan limbah ramah lingkungan. Metode yang digunakan meliputi pelatihan, demonstrasi pembuatanĀ  POC, dan pendampingan masyarakat melalui proses fermentasi menggunakan EM4 selama 14 hari. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa POC yang dihasilkan memiliki warna cokelat muda hingga kecokelatan, aroma fermentasi yang tidak menyengat, pH relative netral hingga sedikit basa, serta menghasilkan endapan halus pada dasar wadah. Selain menghasilkan pupuk yang berpotensi dimanfaatkan sebagai sumber nutrisi tanaman, kegiatan ini juga meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan limbah organik dan mengurangi pemanfaatan limbah cangkang telur menjadi POC dapat menjadi alternatif pengelolaan limbah yang ekonomis, ramah lingkungan, dan melindungi pertanian berkelanjutan.
Hubungan Striae Gravidarum dengan Tingkat Kecemasan pada Ibu Hamil Ricda Nurhikmayanti Hamzah; Sitti Nurjannah; Sulfiana; Mughni Wahdaniyah; Asrida
Jurnal Keperawatan Florence Nightingale Vol 9 No 1 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Stella Maris Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52774/jkfn.v9i1.487

Abstract

Pregnancy is a physiological process involving various physical and psychological changes in women. One common physical change is striae gravidarum, which may affect body image and contribute to anxiety among pregnant women (Lestari & Rahmawati, 2020). This study aimed to determine the relationship between striae gravidarum and anxiety levels among pregnant women at Puskesmas Mootilango in 2026. This study employed an analytical observational design with a cross-sectional approach. A total of 68 pregnant women were selected using a purposive sampling technique. Data were collected using observation sheets and structured questionnaires and were analyzed using the Chi-Square test. The results showed that pregnant women without striae gravidarum were mostly not anxious (44.4%). In the mild striae gravidarum group, most respondents experienced mild anxiety (40.0%), while in the moderate striae gravidarum group, most respondents experienced moderate anxiety (44.4%). Meanwhile, most respondents in the severe striae gravidarum group experienced severe anxiety (75.0%). The Chi-Square test showed a p-value of < 0.001, indicating a significant relationship between striae gravidarum and anxiety levels among pregnant women. In conclusion, more severe striae gravidarum was associated with higher anxiety levels among pregnant women. Therefore, healthcare providers are expected to provide education and psychological support during pregnancy.