Sugiyanto Sugiyanto
Poltekkes Kemenkes Bandung

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Smart Youth For Diabetes Prevention: Transformation of Adolescents' Health Cadre Knowledge Through School-Based Educational Media at SMA Pasundan 3 Bandung City Dian Yuniar Syanti Rahayu; Supriadi Supriadi; Susi Susanti; Sugiyanto Sugiyanto
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 6 (2026): Volume 9 Nomor 6 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i6.25952

Abstract

ABSTRACT The prevalence of Diabetes Mellitus (DM) among adolescents shows an increasing trend, yet adequate health literacy within school settings remains insufficient. This community service program aimed to improve the knowledge of Adolescent Health Cadres (KKR) regarding DM prevention through the Smart Youth for Diabetes Prevention initiative. The program applied a community empowerment approach incorporating health education, cadre training, dissemination of booklets and video media, and peer educator practice mentoring, involving 25 students from SMA Pasundan Bandung. Evaluation results demonstrated significant cognitive transformation, with all participants (100%) achieving the "Good" knowledge category and a mean score increase from 72.2 to 92.8. The program recommends institutionalizing activities within the School Health Unit (UKS) and strengthening cross-sector collaboration among schools, primary health centers, and academics to sustain early detection of Noncommunicable disease risk factors among adolescents. Keywords: Adolescent Health Cadre, Diabetes Mellitus, Educational Media, Health Literacy, Peer Educator.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan melalui Media Sosial Tiktok terhadap Pengetahuan Remaja tentang Bahaya Merokok Muhammad Ziddan Aulia; Achmad Husni Husni; Supriadi Supriadi; Tjutju Rumijati; Sugiyanto Sugiyanto
Jurnal Keperawatan Indonesia Florence Nightingale Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : UPPM. Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jkifn.v5i1.3342

Abstract

Masalah merokok pada remaja merupakan isu kesehatan yang berdampak jangka panjang. Beberapa data menunjukkan usia mulai merokok dimulai dari usia 10 tahun. Perilaku ini meningkatkan risiko penyakit tidak menular, sehingga diperlukan edukasi yang sesuai karakteristik remaja, salah satunya melalui media sosial TikTok. Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi sejauh mana pendidikan kesehatan yang disampaikan melalui platform TikTok dapat memengaruhi tingkat pengetahuan remaja mengenai bahaya merokok. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain quasi experiment one group pretest-posttest. Sampel terdiri dari 85 siswa kelas VII dan VIII. Intervensi berupa video animasi edukatif di TikTok selama tujuh hari. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner pilihan ganda berisi 30 soal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi dan setelah diberikan intervensi berupa tujuh video animasi edukasi yang diunggah setiap hari ke akun TikTok peneliti dan dibagikan kepada siswa, terjadi peningkatan pengetahuan. Uji paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (p<0,05), yang menunjukkan adanya pengaruh signifikan edukasi melalui TikTok terhadap peningkatan pengetahuan remaja tentang bahaya merokok. TikTok efektif digunakan sebagai media edukasi yang menarik dan mudah dipahami oleh remaja. Penggunaan platform digital ini dapat menjadi alternatif strategi promosi kesehatan di kalangan remaja.
Sikap Ibu tentang Higiene Pangan berhubungan dengan Kejadian Diare pada Balita Meisya Alieffa Syakir; Supriadi Supriadi; Sugiyanto Sugiyanto; Lia Meilianingsih; Achmad Husni
Jurnal Keperawatan Indonesia Florence Nightingale Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : UPPM. Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jkifn.v5i2.3406

Abstract

Balita termasuk dalam kelompok usia yang rentan terhadap infeksi saluran pencernaan seperti diare, yang umumnya disebabkan oleh konsumsi makanan yang tidak bersih. Sikap ibu dalam menjaga kebersihan pangan, mulai dari pemilihan bahan, proses pengolahan, hingga penyajian makanan, menjadi faktor dalam upaya pencegahan diare. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara sikap ibu tentang higiene pangan dengan kejadian diare pada balita. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan cross-sectional. Sampel terdiri dari 91 ibu yang memiliki balita dan dipilih menggunakan teknik purposive. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian sebagian besar ibu (51,6%) memiliki sikap yang mendukung, dan sebagian besar balita (58,2%) tidak mengalami diare. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang menandakan adanya hubungan sikap ibu tentang higiene pangan dan kejadian diare pada balita. Kesimpulannya adalah sikap ibu yang mendukung terhadap higiene pangan berperan dalam mencegah diare pada balita, sehingga disarankan agar ibu mempertahankan dan meningkatkan sikap tersebut dengan aktif mencari informasi dari sumber terpercaya.