Achmad Husni Husni
Poltekkes Kemenkes Bandung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perubahan Self-Efficacy Berhenti Merokok pada Remaja melalui Pendidikan Kesehatan Video Animasi Ersa Syahra Gunawan; Kuslan Sunandar; Achmad Husni Husni; Lia Meilianingsih
Jurnal Keperawatan Indonesia Florence Nightingale Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : UPPM. Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jkifn.v6i1.4845

Abstract

Perilaku merokok pada kelompok remaja masih menjadi tantangan kesehatan yang berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap aspek fisik, psikologis, maupun sosial. Upaya pencegahan tidak cukup dilakukan melalui peningkatan pengetahuan semata, tetapi juga perlu diarahkan pada penguatan self-efficacy sebagai faktor yang mendukung kemampuan remaja untuk menghindari perilaku merokok. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan adalah pendidikan kesehatan berbasis video animasi yang mampu menyampaikan informasi secara menarik melalui kombinasi unsur visual dan audio. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pendidikan kesehatan berbasis video animasi terhadap self-efficacy berhenti merokok pada remaja. Penelitian menggunakan desain preexperimental dengan rancangan one-group pretest–posttest. Populasi dalam penelitian ini 317 siswa dengan jumlah sampel sebanyak 29 siswa kelas X dan XI SMA dipilih sebagai responden melalui teknik simple random sampling. Pengukuran self-efficacy berhenti merokok dilakukan menggunakan instrumen Smoking Abstinence Self-Efficacy Questionnaire (SASEQ). Data dikumpulkan sebelum dan sesudah pelaksanaan intervensi, kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan rerata skor self-efficacy berhenti merokok dari 16,86 pada pengukuran awal menjadi 20,41. Analisis statistik memperoleh nilai p sebesar 0,001 (p < 0,05), yang menandakan adanya perbedaan bermakna antara skor sebelum dan sesudah intervensi. Temuan tersebut menunjukkan bahwa pendidikan kesehatan berbasis video animasi memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan self-efficacy berhenti merokok pada remaja. Dengan demikian, video animasi berpotensi dimanfaatkan sebagai media pendidikan kesehatan yang efektif dalam mendukung program pencegahan merokok di lingkungan sekolah melalui penguatan keyakinan diri remaja untuk menolak perilaku merokok.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan melalui Media Sosial Tiktok terhadap Pengetahuan Remaja tentang Bahaya Merokok Muhammad Ziddan Aulia; Achmad Husni Husni; Supriadi Supriadi; Tjutju Rumijati; Sugiyanto Sugiyanto
Jurnal Keperawatan Indonesia Florence Nightingale Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : UPPM. Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jkifn.v5i1.3342

Abstract

Masalah merokok pada remaja merupakan isu kesehatan yang berdampak jangka panjang. Beberapa data menunjukkan usia mulai merokok dimulai dari usia 10 tahun. Perilaku ini meningkatkan risiko penyakit tidak menular, sehingga diperlukan edukasi yang sesuai karakteristik remaja, salah satunya melalui media sosial TikTok. Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi sejauh mana pendidikan kesehatan yang disampaikan melalui platform TikTok dapat memengaruhi tingkat pengetahuan remaja mengenai bahaya merokok. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain quasi experiment one group pretest-posttest. Sampel terdiri dari 85 siswa kelas VII dan VIII. Intervensi berupa video animasi edukatif di TikTok selama tujuh hari. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner pilihan ganda berisi 30 soal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi dan setelah diberikan intervensi berupa tujuh video animasi edukasi yang diunggah setiap hari ke akun TikTok peneliti dan dibagikan kepada siswa, terjadi peningkatan pengetahuan. Uji paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (p<0,05), yang menunjukkan adanya pengaruh signifikan edukasi melalui TikTok terhadap peningkatan pengetahuan remaja tentang bahaya merokok. TikTok efektif digunakan sebagai media edukasi yang menarik dan mudah dipahami oleh remaja. Penggunaan platform digital ini dapat menjadi alternatif strategi promosi kesehatan di kalangan remaja.