Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Corporate Governance Terhadap Determinan CSRD Berdasarkan Standar AAOIFI (Studi Kasus Bank Umum Syariah Indonesia) Sufirna Nofri Yanti; Alfina Alfina; Susi Nofitasari
Benefit: Journal of Bussiness, Economics, and Finance Vol. 4 No. 3 (2026): BENEFIT: Journal Of Business, Economics, and Finance
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/benefit.v4i3.1812

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan bukti empiris tentang pengaruh tata Kelola dengan determinan CSRD yang sesuai dengan standar AAOIFI pada Bank Umum Syariah yang ada di negara Indonesia. Variabel tata kelola dalam penelitian ini mencakup Ukuran Dewan, Rapat Dewan, Ukuran Dewan Pengawas Syariah, dan Ukuran Komite Audit. CSRD sebagai variabel independen akan diukur mengunakan standar AAOIFI. Populasi merupakan semua Bank Umum Syariah yang terdaftar di OJK. Jumlah BUS yang dijadikan sampel sebanyak 11 Bank dengan kriteria sudah memiliki laporan tahunan yang dipublish pada website perusahaan. Analisis yang digunakan adalah SPSS versi 26.0 dengan alat analisis regresi berganda. Hasil penelitian Ukuran Dewan dan Ukuran Komite berpengaruh positif terhadap praktik pengungkapan CSR. Rapat Dewan dan Ukuran Dewan Pengawas Syariah tidak berpengaruh terhadap praktik CSRD. Kata Kunci : (CSRD, AAOIFI, tata kelola).
Analisis Kontribusi Pajak Hotel dan Restoran terhadap Pendapatan Asli Daerah Kota Bekasi Bagus Rizky Faturachman; Deviana Sari; Sufirna Nofri Yanti
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i5.64336

Abstract

Pendapatan Asli Daerah (PAD) merupakan indikator penting dalam menilai kemandirian fiskal daerah. Pajak hotel dan pajak restoran merupakan komponen pajak daerah yang memiliki potensi besar dalam mendukung PAD, terutama di wilayah perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan penerimaan pajak hotel dan pajak restoran, mengukur kontribusinya terhadap PAD, serta merumuskan rekomendasi kebijakan untuk optimalisasi pendapatan daerah di Kota Bekasi selama periode 2019–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pendapatan Daerah, laporan keuangan daerah, dan publikasi resmi. Analisis data dilakukan melalui rasio pertumbuhan, kontribusi, dan efektivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerimaan pajak hotel dan pajak restoran mengalami fluktuasi, terutama pada tahun 2020 akibat pandemi COVID-19, namun kembali meningkat pada periode 2021–2024. Kontribusi pajak hotel terhadap PAD berada pada kisaran 2,92%–4,42%, sedangkan pajak restoran sebesar 12,08%–14,42%, sehingga pajak restoran memberikan kontribusi lebih besar dibandingkan pajak hotel. Tingkat efektivitas kedua pajak secara umum berada pada kategori efektif hingga sangat efektif karena realisasi penerimaan sebagian besar mencapai bahkan melampaui target. Dengan demikian, pajak hotel dan pajak restoran memiliki peran strategis dalam meningkatkan PAD dan memperkuat kapasitas fiskal daerah. Optimalisasi kebijakan dapat dilakukan melalui digitalisasi sistem perpajakan, perluasan basis pajak, dan peningkatan kepatuhan wajib pajak.
Digitalisasi Literasi Perpajakan: Pemanfaatan Aplikasi Online untuk Masyarakat Desa Penengahan Chairian Tomy; Sufirna Nofri Yanti; Alfina Alfina; Addini Alifa Anwari; Jenny Anisa Fitri; Myta Aulia Al-Amin
Journal Liaison Academia and Society Vol 5 No 4: Desember 2025
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v5i4.1270

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan literasi perpajakan masyarakat. Namun, masyarakat pedesaan masih menghadapi tantangan dalam memahami penggunaan aplikasi perpajakan seperti DJP Online, e-Filing, dan e-Billing. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan untuk meningkatkan literasi perpajakan berbasis digital kepada masyarakat Desa Penengahan melalui program pelatihan dan pendampingan penggunaan aplikasi perpajakan online. Metode pelaksanaan mencakup sosialisasi, demonstrasi langsung, dan praktik penggunaan aplikasi perpajakan secara mandiri dengan pendampingan fasilitator. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam menggunakan layanan perpajakan digital, ditandai dengan meningkatnya kemampuan peserta mengakses DJP Online, membuat kode billing, serta melakukan pelaporan SPT Tahunan. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kepatuhan pajak masyarakat desa dan mendukung digitalisasi administrasi perpajakan nasional.
Penguatan Tata Kelola dan Pendampingan Penyusunan Laporan Keuangan Sederhana pada Kelompok Sadar Wisata Pantai Minang Rua, Lampung Selatan Sufirna Nofri Yanti; Alfina; Deviana Sari; Susi Nofitasari; Mela Desvia; Jenny Anisa Fitri; Rahmat Agus Wahyudi
Journal Liaison Academia and Society Vol 6 No 2: Juni 2026
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v6i2.1506

Abstract

Destinasi wisata berbasis masyarakat umumnya menghadapi kendala klasik dalam tata kelola organisasi dan pengelolaan keuangan. Pantai Minang Rua, yang dikelola oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Kelawi, Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan, masih mengelola administrasi secara manual tanpa sistem pencatatan keuangan yang tertib, sehingga menyulitkan pelaporan kepada anggota, pemerintah desa, maupun pemangku kepentingan lain. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat tata kelola organisasi dan menyusun sistem laporan keuangan sederhana yang aplikatif bagi pengurus Pokdarwis Pantai Minang Rua. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, Focus Group Discussion (FGD), pelatihan tata kelola, pendampingan penyusunan SOP, serta pelatihan pencatatan keuangan berbasis spreadsheet yang mengacu pada prinsip Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman pengurus terhadap prinsip good governance, tersusunnya struktur organisasi yang lebih jelas, serta tersedianya format pencatatan kas masuk-keluar, buku besar sederhana, dan laporan keuangan bulanan yang berkelanjutan. Evaluasi pascapelatihan mencatat peningkatan rata-rata skor pemahaman peserta dari 47 menjadi 78, atau meningkat sekitar 66%. Kegiatan ini diharapkan menjadi model replikasi bagi Pokdarwis lain dalam meningkatkan akuntabilitas dan keberlanjutan pengelolaan destinasi wisata berbasis komunitas.