Naomi Tirta Bertua Serepina Tobing
Universitas Negeri Medan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kemampuan Berpikir Kritis Siswa dalam Pembelajaran Berdasarkan Masalah Terintegrasi STEM pada Materi Aritmatika Sosial Elsa Noviyanti Br Sinaga; Rizky Ananda; Lukman Hakim Laia; Hany Mory Ferbiona Br Purba; Naomi Tirta Bertua Serepina Tobing; Anggi Wandini; Putri Aprilisia Simbolon; Maigani Maigani; Michael Christian Simanullang; Bornok Sinaga
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10 No 2 (2026): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 10 Nomor 2 Tahun 2026
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v10i2.5087

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa melalui penerapanpembelajaran berbasis masalah (Problem Based Learning) terintegrasi STEM pada materi aritmatika sosial.Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif yang dilaksanakan di UPT SMP Negeri 27 Medandengan subjek siswa kelas VII-5. Instrumen penelitian berupa soal pretest dan posttest yang disusun berdasarkanenam indikator kemampuan berpikir kritis menurut Facione, yaitu interpretasi, analisis, inferensi, evaluasi,eksplanasi, dan regulasi diri. Selain itu, penelitian juga mengembangkan perangkat pembelajaran berupa materiberbasis masalah, LKPD terintegrasi STEM, serta media berbasis web HTML “Simulator Aritmatika Sosial”.Validitas instrumen dianalisis menggunakan indeks Aiken’s V dan memperoleh kategori valid pada seluruh aspekpenilaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa pada kondisi awal berada padakategori rendah dengan persentase keseluruhan sebesar 58,65%. Setelah penerapan pembelajaran berbasis masalahterintegrasi STEM, terjadi peningkatan pada seluruh indikator kemampuan berpikir kritis. Indikator interpretasimencapai 61,2% dan inferensi mencapai 60,42% dengan kategori sedang, sedangkan indikator lainnya berada padakategori rendah namun tetap mengalami peningkatan dibanding kondisi awal. Hasil penelitian menunjukkanbahwa pembelajaran berbasis masalah terintegrasi STEM memberikan dampak positif terhadap kemampuanberpikir kritis siswa karena mampu mendorong keterlibatan aktif siswa dalam menganalisis, mengevaluasi, danmenyelesaikan masalah kontekstual secara kolaboratif dan bermakna.
Analisis Kesalahan Siswa MAN 1 Medan dalam Menyelesaikan Soal HOTS Geometri Bangun Ruang Balok Andini Syahrani Daulay; Elsa Noviyanti Br Sinaga; Naomi Tirta Bertua Serepina Tobing; Muhammad Amin Fauzi
Indonesian Journal of Education and Development Research Vol. 3 No. 2 (2025): Juli 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/ijedr.v3i2.6505

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan siswa kelas X MAN 1 Medan dalam menyelesaikan soal geometri bangun ruang balok berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS). Metode yang digunakan adalah studi kasus kualitatif dengan subjek sebanyak 22 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes uraian dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan kategori kesalahan Kastolan. Hasil penelitian menunjukkan seluruh siswa melakukan kesalahan. Kesalahan yang paling dominan adalah dalam memahami soal (25%), diikuti kesalahan konseptual (13%), prinsip (10%), perhitungan (5%), dan prosedural (4%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pemahaman terhadap soal masih menjadi kendala utama siswa. Disarankan agar guru memberikan lebih banyak latihan soal kontekstual dan siswa membiasakan menulis langkah penyelesaian secara sistematis.