Siti Aisyah
Universitas Sari Mulia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EFEKTIVITAS COOPERATIVE LEARNING MODEL (JIGSAW) TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN BULLYING PADA REMAJA BANJARMASIN Siti Aisyah; Paul Joae Brett Nito; Umi Hanik Fetriyah; Malisa Ariani
Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 14, No 1 (2026): FEBRUARI 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.14.1.2026.%p

Abstract

Latar Belakang: Bullying pada remaja masih menjadi masalah di lingkungan sekolah, termasuk di Sekolah Menengah Pertama Negeri 3 Banjarmasin, dimana sebagian siswa belum memahami bahwa perilaku seperti mengejek dan memberi julukan negatif termasuk bullying verbal. Kondisi ini berdampak pada kesehatan mental dan emosional korban maupun pelaku, seperti kecemasan, penurunan harga diri, dan berkembangnya perilaku agresif, serta diperparah oleh belum adanya program pencegahan bullying yang terstruktur di sekolah. Oleh karena itu, diperlukan intervensi edukasi melalui pembelajaran Cooperative Learning tipe Jigsaw sebagai solusi untuk meningkatkan pengetahuan siswa dan mencegah terjadinya bullying. Tujuan: Mengetahui efektivitas model pembelajaran Cooperative Learning tipe Jigsaw dalam meningkatkan pengetahuan siswa tentang bullying. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra- eksperimen (One Group Pretest-Posttest Design). Sampel terdiri dari 161 siswa kelas VII Sekolah Menengah Pertama Negeri 3 Banjarmasin yang dipilih melalui teknik proportional random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner pengetahuan bullying. Analisis data menggunakan uji statistik wilcoxon. Hasil: Mayoritas responden jenis kelamin perempuan sebesar 60,9% dan mayoritas umur berusia 13 tahun sebesar 76,4%. Rata-rata nilai pre-test tingkat pengetetahuan sebesar 82.23 meningkat menjadi 88.32 pada post-test, artinya ada peningkatan pengetahuan sebesar 6,09. Cooperative Learning tipe Jigsaw efektif untuk meningkatkan pengetahuan dengan nilai signifikansi α = 0,000 (p < 0,05). Simpulan: Model pembelajaran Cooperative Learning tipe Jigsaw efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja mengenai bullying di Sekolah Menengah Pertama Negeri 3 Banjarmasin. Metode ini disarankan untuk diterapkan pada remaja sebagai media edukasi dalam pencegahan bullying di lingkungan sekolah.
"Insta-Mother Care": The Impact of Micro-Counseling via Instagram Reels on Pregnant Women's Self-Care Behavior Latifah Latifah; Dwi Rahmawati; Chynthia Eka Fayuning Tjomiadi; M. Sobirin Mohtar; Siti Aisyah; Rizky Puteri Anggraini
Indonesian Journal of Global Health Research Vol. 7 No. 6 (2025): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v7i6.1030

Abstract

Limited access to adequate health education and support is a major challenge in improving self-care behaviors among pregnant women. Social media, specifically Instagram Reels, has the potential to be an innovative, affordable, and accessible micro-counseling platform to address this gap. This study aims to analyze the effectiveness of micro-counseling through Instagram Reels in improving pregnant women's self-care knowledge and behaviors, and to identify challenges and opportunities for its implementation. This quasi-experimental study with a pretest-posttest control group design involved 30 pregnant women in Banjarmasin City, selected using a purposive sampling technique. The sample was then divided into an intervention group and a control group. The intervention group received a micro-counseling intervention through Instagram Reels (@instamothercare) for 4 weeks, containing educational content on nutrition, exercise, stress management, and childbirth preparation. Data were collected using a questionnaire on knowledge, self-care behaviors, and the Edinburgh Depression Scale, and analyzed using Mann-Whitney test. The Mann-Whitney test results showed in knowledge scores between the control and intervention groups a p value = 0.511, behavior scores between the control and intervention groups 0.154, and mental health scores between the control and intervention groups 0.216. There was no statistically significant difference in knowledge scores between the control and intervention groups. There was no statistically significant difference in behavior scores between the control and intervention groups. And there was no statistically significant difference in mental health scores between the control and intervention groups.