Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Pendidikan Karakter Bagi Siswa Sekolah Dasar Melalui Media Poster Berbasis Teknologi Kurniawan, Ferdi; Nurkhotijah, Fitriyani; Ummah, Hafidlotul; Rahmasari, Hanidya; Wahyono, Wahyono
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 6, No 1 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (533.824 KB) | DOI: 10.20961/shes.v6i1.71100

Abstract

Penelitian ini bertujuan memanfaatkan teknologi untuk mengimplementasi pendidikan karakter siswa dasar. Metode yang digunakan menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi literatur. Teknik pengumpulan data yakni dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data menggunakan metode analisis data. Hasil penelitian dengan menggunakan media poster dalam pembelajaran siswa akan terbentuk pendidikan karakter dalam dirinya sendiri. Seiring perkembangan zaman, teknologi juga semakin canggih. Oleh karena itu peran pendidikan karakter sangat dibutuhkan agar siswa dapat memanfaatkan teknologi yang ada dengan bijak. Pendidikan karakter itu sendiri dapat divisualisasikan melalui media. Inovasi media yang digunakan untuk penguatan pendidikan karakter juga dapat memanfaatkan atau menyesuaikan dengan teknologi yang berkembang pada era modern. Salah satunya dengan media poster. Media poster dipilih sebagai bentuk pengembangan dari karakter siswa SD karena poster dianggap sebagai media yang efektif dan menarik. Terkadang siswa perlu melihat gambar visual untuk bisa memperkuat pemahaman mereka akan suatu materi. Simpulan dari hasil penelitian, di sinilah peran poster, yakni membantu para guru mempermudah materi yang bersifat abstrak, rumit dan belum dikenal oleh para siswa. Dengan menggunakan poster siswa SD akan lebih mudah untuk memahami tentang isi dari poster tersebut.
Community Empowerment Efforts Through Stunting Prevention Counseling for Teenagers Ready to Marry in Gemeksekti Village, Kebumen District Anggriawan, Rifki; Santoso, Akhmad Yusron; Rosyida, Anisa Luthfiyatur; Rahmadani, Diteana; Nurkhotijah, Fitriyani; Sabrina, Ivo Anggraeni Uzi; Mukhlisina, Mukhlisina; Fitriyani, Rahayu; Asna, Rosida; Ulfiana, Ulfiana; Salimi, Moh
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 6, No 3 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v6i3.82060

Abstract

Desa Gemeksekti merupakan salah satu desa yang memiliki kasus stunting cukup tinggi sehingga perlu diadakan penyuluhan pencegahan stunting. Sasaran dari kegiatan ini adalah remaja Desa Gemeksekti yang siap menikah. Tujuan utama kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk  meningkatkan  pengetahuan  remaja siap menikah terkait pencegahan stunting, kesadaran remaja untuk menjaga tubuh sejak dini, dan kesadaran apabila sudah menikah  untuk  melakukan  pemeriksaan  kehamilan dan balita secara rutin. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode penyuluhan yang meliputi perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil pemberdayaan ini meliputi penurunan kasus stunting dan pemahaman warga terkait stunting. Pertama, kegiatan penyuluhan pencegahan stunting dapat membantu program pemerintah dalam mengedukasi masyarakat mengenai stunting khususnya di Desa Gemeksekti sehingga dapat dilakukan pencegahan stunting sejak dini atau sejak sebelum menikah. Kedua, pemahaman warga terkait stunting mengalami peningkatan terutama terkait pemahaman tentang stunting, jumlah anak yang mengalami stunting, gejala stunting, penyebab stunting, cara pencegahan stunting, dampak stunting, makanan bergizi, serta perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Berdasarkan hasil tersebut, maka pemberdayaan masyarakat berdampak pada peningkatan pengadaan program untuk mengedukasi kasus stunting dan pemahaman warga tentang stunting serta antusias warga yang ikut dalam penyuluhan.