Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Teacher Assistance in Optimizing Elementary School Science Laboratory as a Facility for Implementing the Independent Curriculum Chamdani, Muhamad; Fatimah, Siti; Rahmadani, Diteana; Fitriani, Rahayu; Anjali, Lia; Cahya, Neelam
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 6, No 3 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v6i3.82322

Abstract

Penerapan kurikulum merdeka membutuhkan sarana dan prasarana yang memadai. Pendampingan ini bertujuan untuk mendampingi guru sekolah dasar dalam mengomptimalkan laboratorium IPA sebagai fasilitas implementasi kurikulum merdeka. Pengabdian ini dilaksanakan di SD Negeri 1 Kutosari Kebumen dengan jumlah peserta 15 guru. Kegiatan dilaksanakan selama 2 hari yaitu 26-27 Mei 2023 dengan tiga tahapan yaitu persiapan, pelaksaan, dan evaluasi. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa: 1) guru dapat memahami pentingnya laboratorium sebagai fasilitas dalam implementasi kurikulum merdeka; 2) guru mampu merancang kegiatan hands on activity sebagai bentuk optimalisasi laboratorium. Kesimpulan dari pengabdian ini adalah terlah berhasil dengan baik pelaksanaan pengabdian pengelolaan laboratorium bagi guru-guru di SD Negeri 1 Kutosari.
Community Empowerment Efforts Through Stunting Prevention Counseling for Teenagers Ready to Marry in Gemeksekti Village, Kebumen District Anggriawan, Rifki; Santoso, Akhmad Yusron; Rosyida, Anisa Luthfiyatur; Rahmadani, Diteana; Nurkhotijah, Fitriyani; Sabrina, Ivo Anggraeni Uzi; Mukhlisina, Mukhlisina; Fitriyani, Rahayu; Asna, Rosida; Ulfiana, Ulfiana; Salimi, Moh
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 6, No 3 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v6i3.82060

Abstract

Desa Gemeksekti merupakan salah satu desa yang memiliki kasus stunting cukup tinggi sehingga perlu diadakan penyuluhan pencegahan stunting. Sasaran dari kegiatan ini adalah remaja Desa Gemeksekti yang siap menikah. Tujuan utama kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk  meningkatkan  pengetahuan  remaja siap menikah terkait pencegahan stunting, kesadaran remaja untuk menjaga tubuh sejak dini, dan kesadaran apabila sudah menikah  untuk  melakukan  pemeriksaan  kehamilan dan balita secara rutin. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode penyuluhan yang meliputi perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil pemberdayaan ini meliputi penurunan kasus stunting dan pemahaman warga terkait stunting. Pertama, kegiatan penyuluhan pencegahan stunting dapat membantu program pemerintah dalam mengedukasi masyarakat mengenai stunting khususnya di Desa Gemeksekti sehingga dapat dilakukan pencegahan stunting sejak dini atau sejak sebelum menikah. Kedua, pemahaman warga terkait stunting mengalami peningkatan terutama terkait pemahaman tentang stunting, jumlah anak yang mengalami stunting, gejala stunting, penyebab stunting, cara pencegahan stunting, dampak stunting, makanan bergizi, serta perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Berdasarkan hasil tersebut, maka pemberdayaan masyarakat berdampak pada peningkatan pengadaan program untuk mengedukasi kasus stunting dan pemahaman warga tentang stunting serta antusias warga yang ikut dalam penyuluhan.
Learning Innovation of PjBL Model In The Era of Independent Learning Curriculum Rahmadani, Diteana; Handayani, Agil; Fuadhi, Adam Rizky; Wahyono, Wahyono
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 6, No 1 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (576.828 KB) | DOI: 10.20961/shes.v6i1.71070

Abstract

Inovasi pembelajaran merupakan sebuah upaya pembaharuan terhadap berbagai komponen yang diperlukan dalam penyampain materi pelajaran. Adanya inovasi ini dapat dilakukan melalui model pembelajaran salah satunya yaitu Model PjBL (Project Based Learning). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi inovasi pembelajaran model PjBL (Project Based Learning) pada Kurikulum Merdeka melalui teknologi informasi. Teknologi merupakan penerapan ilmu perilaku, alam dan pengetahuan lain secara bersistem dan mensistem untuk memecahkan masalah. Pengembangan model pembelajan PjBL (Project Based Learning) melalui teknologi informasi dapat dimanfaatkan dengan melalui google classroom, Zoom, Google Meet, dan Canva. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dengan teknik yang kami gunakan yaitu analisis deskriptif melalui berbagai macam sumber untuk dijadikan bahan pertimbangan. Prosedur penelitian tahapan  yang  dilakukan  sebagai  berikut; (1) Pengumpulan  data, (2) Pengolahan  data, (3)  Analisis  data,  data-data  yang  sudah  diperoleh  kemudian dianalisis dengan metode analisis deskriptif. (4) Hasil penelitian, hasil  yang  didapatkan  berupa  kesimpulan,  dimana  rekonstruksi  dapat  dilakukan  dengan beberapa tahap (Jamil, dkk, 2020). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan teknologi informasi khususnya pada media sosial berdampak bagi pembelajaran dengan model PjBL (Project Based Learning) karena dapat mengembangkan kreatifitas siswa secara mandiri dan meningkatkan kualitas pembelajaran. Sehingga simpulan dari penelitian ini adalah adanya inovasi pembelajaran melalui teknologi dengan menggunakan model PjBL sangat membantu adanya proses pembelajaran siswa untuk dapat mengembangkan kreativitasnya.
Pengaruh Guru Pendamping Khusus terhadap Implementasi Pendidikan Inklusif Chamdani, Muhamad; Wahyudi, Wahyudi; Suryandari, Kartika Chrysti; Rahmadani, Diteana
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107376

Abstract

GPK play a key role in the learning process for inclusive education, but some inclusive schools do not yet meet the need for special education teachers. The purpose of this study is to determine the influence of special education teachers on the implementation of inclusive education. This study uses a quantitative correlation method with data collection techniques through questionnaires, observations, and interviews. The population of this study consists of special education teachers in inclusive schools across Kebumen Regency, and the sample was selected using purposive sampling. Data analysis techniques employed Pearson's correlation with the assistance of SPSS. The results of the study indicate that the correlation coefficient at a significance level of 0.01 indicates a strong correlation between special education teachers and the implementation of inclusive education. This strong relationship should be considered to ensure that teachers are evenly distributed across all inclusive schools, enabling education for children with special needs to proceed smoothly and equitably. The conclusion of this study is that GPK have a positive influence on the implementation of inclusive education.GPK dalam proses pembelajaran untuk pendidikan inklusif menjadi bagian yang utama tetapi ada beberapa sekolah inklusi yang belum memenuhi kebutuhan akan guru pendamping khusus. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui pengaruh guru pendamping khusus terhadap implementasi pendidikan inklusif. Penelitian menggunakan metode kuantitatif korelasi dengan teknik pengumpulan data melalui angket, observasi, dan wawancara. Populasi dari penelitian ini yaitu guru pendamping khusus di sekolah inklusi se-Kebupaten Kebumen dan sampel diambil menggunakan purposive sampling. Teknik analisis data menggunakan korelasi pearson dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil korelasi pada signifikasi sebesar 0,01 yang menyatakan bahwa hubungan antara guru pendamping khusus dengan implementasi pendidikan inklusif berkorelasi kuat. Hubungan yang kuat dapat menjadi perhatian untuk meratakan guru di setiap sekolah inklusi sehingga pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus dapat berjalan dengan baik dan seimbang. Simpulan penelitian ini yaitu GPK berpengaruh positif terhadap implementasi pendidikan inklusif.